Benar atau salah

Siapa yg bisa tau pilihan kita benar atau salah?

mengapa pasangan ,yg pacaran selama lebih dari 5 tahun, hanya menikah kurang dari setahun kemudian bercerai?

mengapa pasangan ,yg dijodohkan oleh orang tuanya dulu ,malah awet sampai kakek nenek?

dari mana kita tahu bahwa kita benar atau salah memilih?

apapun pilihan kita,saat kita sudah menikah,itu adalah takdir Allah,dan itulah yg harus kita jalani dan ambil hikmahnya

karena waktu Allah bukan waktu kita

karena ukuran Allah bukan ukuran kita

karena kebijaksanaan Allah bukan kebijaksanaan kita

tapi takdir Allah pasti jadi takdir kita

Kemudian Dia menuju langit dan langit itu masih merupakan asap, lalu Dia berkata kepadanya dan kepada bumi: “Datanglah kamu keduanya menurut perintah-Ku dengan suka hati atau terpaksa”. Keduanya menjawab: “Kami datang dengan suka hati”.

terimalah takdir dengan suka atau terpaksa ,dengan senyuman atau tanpa senyuman,sekalipun benar atau salah dari kacamata kita,karena kalau Allah sudah mentakdirkannya buat kita,bukankah kita lebih baik suka dari pada tidak suka?

14 Komentar

  1. mohon maaf kalau belum sempat balas komennya satu2 karena kesibukan,ataupun untuk blogwalking ke rumah teman2 ,mudah2an bisa maen2 ke blognya teman2 sekalian segera ya🙂

  2. bener banget mas didot..
    Takdir Allah itu takdir kita..

  3. jadi pengen curhat nih ke elo Dot bacanya postingan ini…😥

  4. Karena itu istikharah-lah…
    Ikhlaslah…😀
    Hiks… berats…

  5. karena nya selalu ikhlas lah pd pilihan Allah swt ya Mas Didot.
    agar kita jadi pandai bersyukur
    salam

  6. tapi bener soal jodoh..
    hm, persetujuan, restu dari orang tua itu penting.
    feeling orang tua kadang juga bisa jadi bener lho.. hehe

    • Saya jadi inget paragraf terakhir dari Surat CIntanya Mbak Anna nih …
      🙂

  7. Betul Dot …
    KIta tidak pernah bisa Tau …
    Yang kita Tau hanyalah …
    Berbuat sebaik-baiknya di jalan NYA …

    Dan didalamnya adalah termasuk …
    SALING berbuat baik diantara kita dan pasangan kita …

    Salam saya

  8. sangat benar…
    ukurannya adalah Allah bukan manusia
    semoga manusia tidak terlalu percaya diri
    dan mengabaikan peran Allah dalam perjalanan hidupnya
    salam sukses…

    sedj
    http://sedjatee.wordpress.com

  9. hehe justr banyak pacaran nantinya cepet bosen wkwkw
    salah itu orang pacaran katanya untuk belajar kepribadian😀

  10. Kita harus ikhlas dan kedua pihak harus yakin bahwa menikah itu ibadah…sehingga selalu mensyukuri apa yang kita peroleh

  11. hmm … Ya Allah, tunjukkanlah seorang wanita untuk Kutu nikahi 4 tahun lg, hehe, mw nikah kapan juga pilihan kan y mas didot ^^ (nyindir yg pada blom nikah ahhh)

  12. Oleh karena itu kita harus ikhlas dan sabar menerima segala takdir dan ketentuan Nya. Meski pada kenyataannya hal itu tidaklah seperti membalikkan telapak tangan.

  13. itulah kenapa kita diminta untuk beriman kepada Qodho dan Qadr.

    saat qadr nya kita anggap buruk, seringkali kita mengingkarinya
    nah inilah kesalahan kita. Terkesan hny mengimani Qadr yg baik2nya saja


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s