Qunut

Dulu sempat bingung kok ada masjid yg qunut sama ada yg gak pake qunut. Setelah belajar fikih dan tanya ustadz ternyata qunut dipakai oleh rasul dalam keadaan perang. Selama ini saya gak pakai qunut karena merasa bahwa negeri tidak dalam kondisi perang.

Yang jelas banyak jg mesjid yg pakai qunut dalam subuh,jika digolongkan katanya NU,kalau muhammadiyah itu tidak pakai.Entah qunut karena perang atau karena kebiasaan,tapi saya sekarang punya pemikiran lain tentang qunut 

Diam2 saya setuju bahwa kita sedang perang. Perang melawan apa? banyak,mulai dari : Liberalisme,Kapitalisme ,dll. Liat aja penjajahan gaya baru dunia barat terhadap kita, (hampir) Semua aset negara kita dikuasai oleh asing. Bukannya ini memang jamannya penjajahan gaya baru? Neo koloniasme namanya alias imperialisme gaya baru. Bukannya Dajjal dan antek2nya berhasil memperdayakan sebagian besar umat saat ini?

 

Coba lihat,berapa banyak pemuda kita yg rela berkorban untuk meramaikan sholat subuh? Di jaman rasul,jika beliau masih ada,bagi pemuda yg tidak ikut jamaah rasul berkata ingin membakar rumah mereka demikian disebutkan dalam hadist bukhari.

Pemuda2 yang rela sholat subuh jamaah berarti mengorbankan beberapa hal untuk mencapainya. Antara lain : tidur lebih awal ,yg artinya tidak nonton bola,film,kongkow ,dugem,nongkrong,pacaran,dll.

 

Karena itu jangan dipikir mudah sholat subuh berjamaah,karena itu sampai rasul katakan pembeda munafik ada pd sholat subuh. Jangan teriak2 jihad kalau subuh bangunnya aja masih susah ,apalagi mau jamaah di masjid 

 

Gak usah dulu ngurusin palestina dan rohingya kalau subuh aja masih suka kelewatan gak istiqomah 40 hari. Bukannya lebih baik mengurus diri sendiri dulu sebelum mengurus orang lain?

Karena itu menurut saya kita perlu qunut,karena umat sedang diserang tanpa tahu bahwa dirinya dalam perang Bukan perang fisik tapi perang pemikiran,alias gawzul fikri. Lihat aja dari cara pakaian sampai gaya hidup remaja saat ini  Semua mengacu kepada liberalisme dan kekafiran,bukan kepada nilai2 islam 

 

Tutup aurat hanya pas sholat,setelah itu buka kembali tanpa merasa malu kepada Allah.Pacaran dan free sex dimana2,coba lihat di flyover2, sekitar taman mini ,dalam ancol,bahkan skrg kuburan pun ayo aja.Sholat juga hanya sekenanya,kadang kena kadang kemana,padahal itu tiang agama. Bisa jalan2 tapi gak sholat walau harusnya sholat sekalipun pikiran masih jalan2. Korupsi bukannya tambah sedikit ,mulai dari polisi ,hakim,sampai departemen agama juga korupsi pula 

Karena itu siapa yg merasa ini bukan perangnya silahkan saja tidak usah berjuang memperbaiki ini semua. Saya tidak menunggu kebangkitan islam dengan menjadi penonton,tapi saya mewujudkannya dengan sebuah gerakan kecil 

Meski sekarang kecil,tapi saya yakin suatu hari akan jadi besar,sebesar cita2 kebangkitan islam dalam visi saya . Jika pemuda2 islam mau memenuhi masjid di waktu subuh sebagaimana waktu jumat,itu berarti 1 hal sudah pasti  yaitu pemuda2 tsb pasti jg sudah menjalankan syariat lainnya ,karena sholat subuh itu yg paling berat kata rasul 

Berarti karena itu yg paling berat,yg lain pasti jadi terasa ringan untuk dilakukan

 

Karena itu sekarang saya selalu berdoa dalam setiap qunut saya,ya Allah bangkitkan umat islam di negeri ini dan di dunia. Tegakkan syariatMU ya Allah di muka bumi ini agar kami terhindar dari azab dan murkaMU.Bagi kami ,keluarga kami dan keturunan kami,jangan KAU musnahkan kami karena kesalahan sebagian dari kami ya Allah

 Image

4 Komentar

  1. perang melawan hawa nafsu emang paling berat mas

  2. Ketika i’tikaf, setiap malamnya (di shalat witir) selalu dilaksanakan qunut. Ya, barangkali memang tidak berlebihan bahwa saat ini kita memang dalam keadaan berperang. Islam akan selalu diperangi dan permusuhannya adalah abadi. Kira-kira begitu🙂

  3. Kalo saya melihatnya sebagai khilafiyah mas. Sehingga sy senantiasa menganjurkan rekans yg memandang qunut sbg sunah muaqadah untuk mencari tahu usul fiqh-nya, sehingga minimal ybs sdh ber- ittiba’ dngn benar, bukan sekedar taqlid. Sy sendiri tdk ber-qunut, tetapi istri dan keluarga mertua melakukan qunut, dan hal inipun tdk masalah bagi kami bahkan dlm proses pencarian thdp dasar khilafiyah kami menemukan indahnya Islam. Nice posting mas😉

  4. iya mas….memang susah banget klo mau sholat subuh.pasti di ganggu oleh rasa ngantuk


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s