Asuransi jiwa

Pengen banget nulis soal asuransi jiwa ini,meski ilmunya juga masih pas2an,tapi lantaran pernah juga terjun jadi agen asuransi jiwa (sekarang sih udah gak aktif lagi hehehe) ,dan kebetulan istri kerjanya juga di salah satu lembaga asuransi jiwa terbesar di indonesia ,makanya sebelum saya lupa mending ilmu ini saya sharing aja deh disini😀

jadi begini lho teman2 sekalian, pada dasarnya asuransi jiwa itu diperlukan untuk 3 perkara yg utama :

  1. Jika seandainya kita punya hutang yg cukup besar. jangan sampai kalau kita meninggal malah membuat keluarga yg ditinggalkan harus menanggung hutang kita. pastikan UP (uang pertanggungan) adalah sebesar nilai hutang kita tersebut.
  2. Untuk berjaga2 jika kita sampai sakit ataupun tidak bisa bekerja lagi karena kecelakaan. tapi premi asuransi untuk jenis ini sebenarnya murah,kecuali jika kita gabung dengan unit link. karena unit link adalah investasi. usahakan jangan menggabungkan investasi dengan asuransi,karena investasi adalah pertambahan nilai,sedangkan asuransi adalah biaya,jadi keduanya sifatnya kontradiktif.
  3. Untuk mempertahankan gaya hidup. ini yang sering dijual juga oleh agen asuransi,jadi misalnya kita punya gaji 5 juta,lalu jika kita punya anak istri yang sepenuhnya bergantung kepada kita untuk hidup,maka untuk mendapatkan 5 juta perbulan adalah dengan mengasuransikan diri. berapa UPnya?? ini rumusnya : (gaji x 12 bulan) /bunga deposito saat ini. contohnya gini,dengan gaji 5 juta dan tingkat bunga deposito sekarang 10% (biar gampang hitungnya hehe)  maka UP yang dibutuhkan adalah sebesar 600 juta.  jadi kalau 600 juta didepositokan dengan suku bunga 10% ,pertahun akan kita dapatkan 60 juta,yang sama dengan 5 juta per bulan.

khusus yang nomer 2 ada sedikit penambahan info : kalau ada asuransi yang katanya setelah menabung selama 10 tahun ,maka anda sudah tidak perlu menabung lagi, itu karena nilai tunainya (plus bunga tentunya) sudah cukup besar buat bayar premi asuransi itu sendiri. yang namanya asuransi pasti selalu bayar rutin tiap bulan. tapi semenjak unit link diperkenalkan,memang dunia asuransi jadi makin semarak,soalnya dengan unit link orang gak perlu lagi nabung sampai tua,cukup dimodifikasi sampai 10 tahun.

Dulu sebelum unit link diperkenalkan maka yg namanya asuransi itu pasti whole life,atau seumur hidup,dan kalau tidak terjadi resiko (baca : meninggal atau sakit atau cacat tetap) ,maka uang tadi hangus begitu saja. kalau dengan unit link ada uang yang dikembalikan lagi ,karena unit link itu sifatnya investasi.

tapi ya kalau mau jujur,investasi mending di emas deh,atau saham,jangan di unit link,soalnya lebih besar pendapatannya dari unit link hehehe. pokoknya saran saya mending dipisah antara asuransi dan investasi,gitu aja dulu sementara ini. tulisan berikutnya saya akan membahas tentang investasi di bidang emas ,yang sekarang lagi heboh banget dikalangan investor,sampai2 banyak sekali muncul gadai emas dimana2 🙂

N.B : kalau mau lebih jelas tentang investasi,bisa maen2 ke blognya Ahmad Gozali,beliau pakar banget soal investasi,dan beliau juga salah satu dosen saya sewaktu kursus. blognya ada di ahmadgozali.com ,atau tanya aja sama om google ya😛

10 Komentar

  1. *menyimak*

  2. baca postingan ini jadi inget.aku mesti punya asuransi jiwa sebelum awal juni ini..😀

  3. Aku cuma ikutan askes🙂

  4. Aku dulu pernah ikut asuransi pendidikan anak. Tapi, karena krismon di tahun 1998, asuransi itu terpaksa kuhentikan, lantaran dolar menggila. Sayangnya, ketika klaim, sulitnya minta ampun. Dan akupun patah arang, asuransi itu aku tinggalkan dan ikhlaskan saja, semoga ia bermanfaat untuk orang lain.

    Dengan pengalaman seperti itu, sampai sekarang aku belum ikut asuransi apapun, kecuali ASKES, itupun karena memang sudah otomatis sebagai PNS..🙂

    Aku setuju dengan investasi emas. Insya Allah itu tidak akan merugi.

    Apa kabar Dot? Main-mainlah ke surauku, lagi ada acara tuh di sana…😉

    • Saya juga mengalami hal yang sama pada waktu 1998 tidak bisa bayar lagi karena preminya saya buat dalam dollar sedangkan dollar sempat sampai Rp 17.000 pada waktu itu. Mereka menawarkan ganti ke rupiah. Saya minta keluar tetapi mereka menolak, katanya harus sampai habis masa kontrak.

  5. Sedia payung sebelum hujan. Pada pokoknya asuransi adalah proteksi buat hal buruk yang tidak diinginkan. Wajib, kudu bagi perlindungan.

  6. Sejujurnya, saya menghindari bertemu petugas asuransi. Kegigihan mereka mengejar calon nasabah seringkali membuat kita repot …🙂
    Baru-baru ini saya ‘terpaksa’ mengiyakan sebuah asuransi, karena capek dikejar-kejar dan bosan mendengarkan ceramahnya. Padahal sebenarnya asuransi itu perlu ya, cuma di Indonesia, klaimnya yang sering sulit membuat orang cenderung kurang percaya …

    Maaf kalau komen saya kurang berkenan …

  7. hahah setuju…

    dan soal bayaran 10 tahun saja terus gak usah bayar, itu emang gak menguntungkan karena abis itu dia akan potong langsung dari nilai invest 10 taun.

    contohnya produk berlatar merah itu😀

  8. Lebih baik mana asuransi kesehatan atau asuransi jiwa? Saya bingung nih…

  9. bunga asuransi termasuk haram atau ga???


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s