Hati yang hitam

I look inside myself and see my heart is black
I see my red door and must have it painted black
Maybe then I’ll fade away and not have to face the facts
It’s not easy facin’ up when your whole world is black

Sepenggal lirik dari lagu Paint it Black milik The Rolling Stones diatas mengingatkan saya,bahwa hati saya ini hitam dan kotor,selalu kotor dan minta dibersihkan oleh dzikrullah,baik dzikir menyebut asmaNYA,ataupun membaca perkataanNYA.

Hingga suatu hari nanti tatkala hati ini mulai merasa bersih,maka sebaiknya diri ini selalu diingatkan kembali untuk sadar dan selalu merasa kurang ,bahwa hati ini pada dasarnya selalu bernoda hitam. Sebab tatkala diri ini mulai merasa bersih,tatkala hati ini mulai merasa putih dan bersih,disitulah bahayanya sifat2  sombong dan ujub pun mulai masuk ke dalam sela-sela hati.

Hindarilah pemikiran-pemikiran yang membuat diri kita sombong. Kita bukan hakim bagi yang lain,kadang sesuatu tidak nampak seperti yang terlihat oleh mata lahir kita. Lihatlah dengan mata batin kita,dengan kacamata spiritual kita,bahwa semuanya baik,dan bahwa semuanya perlu pertolongan Allah, jadi tidak ada yang perlu disombongkan.

Jangan pernah merasa lebih baik dari orang lain,sekalipun itu orang yang menurut anda paling hina sekalipun. karena bagaimana anda bisa jadi lebih baik bila anda tidak ditolong Allah? justru karena porsi pertolongan Allah yg jauh lebih besarlah anda bisa berhasil menjadi lebih baik,bukan karena besarnya usaha anda sendiri.

Demikian pula tak perlu merasa lebih buruk dari yg lain,karena tanpa pertolongan Allah pun ,pada hakekatnya orang lain takkan bisa sukses meraih apapun dalam hidup ini.  semua bisa jadi sukses tentu karena adanya izin dan pertolongan Allah juga.

Sayapun merenungi bahwasanya dosa saya amatlah sangat banyak di masa lalu ,dan saat ini pun juga saya selalu dalam keadaan berdosa,sehingga itu semua akan selalu membatasi saya untuk bersikap sombong dari anda semua,apalagi saya takkan pernah tahu akhir kisah hidup saya nanti,belum tentu saya berakhir lebih baik dari orang lain bukan? bukankah lebih baik untuk selalu waspada dengan merasa kurang daripada santai karena merasa lebih?

Sesuatu yang membuat Iblis keluar dari surga tidaklah pantas bagi kita untuk ikut-ikutan menirunya. penyakit sombong ini sungguh tidak terasa datangnya kawan,maka itu waspadalah,waspadalah….:mrgreen:

“Kemuliaan adalah pakaianKu dan sombong adalah jubahKu. Siapa yang mengambil sedikit dari keduanya akan Ku adzab.”  –  hadist Qudsi

aku berlindung kepadaMU  dari hati yang kotor dan hati yang takabur ya Allah..

Wahai Pembersih hati,bersihkanlah hatiku yang kotor ini…

Wahai Dokter hati ,sembuhkanlah hatiku yang sakit ini…

Wahai Sumber kehidupan,hidupkanlah hatiku yang mati ini..

Wahai Yang maha lembut,lembutkanlah hatiku ini…

10 Komentar

  1. sepertinya saya juga masih hitam hatinya…

  2. Mari putihkan hati…😐

  3. wahai Sang Pemilik Hati.. Selamatkan kami..

  4. Hati bagaikan cermin, yang akan jernih dan bercahaya dengan amal ibadah dan kebaikan-kebaikan; namun akan menjadi kotor dan buram oleh perbuatan dosa dan maksiat. Hati yang jernih dapat menyerap dan memancarkan cahaya Ilahi, sedangkan hati yang kotor akan mengundang setan bersarang di dalamnya.

  5. Semoga kita tidak terus berlumur dosa ya,Dot….

  6. Beruntuglah org2 yg mau membersihkan hatinya yg kotor agar tidak menjadi kotor….

  7. Kok, komen di blog ini ga muncul,Dot….

  8. Semoga kita selalu waspada akan kekurangan kita ya, Dot… bukannya terlena dengan kekurangan (kebangetan deh)

  9. Semoga Allah swt memudahkanku utk mempunyai hati yang bersih,amin
    salam

  10. itu gambar hati apa rawon yah … 🙂


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s