Jangan pernah merasa aman

Iblis terlempar dari surga hanya karena gak mau sujud kepada Adam, Adam terlempar dari surga hanya karena makan buah. betapa kecil dosa2 mereka2 ini sehingga bisa terlempar dari surga dibandingkan dosa2 kita?

coba kita bandingkan,berapa kali kita gak mau sujud kepada Allah? sering gak kita sengaja ninggalin sholat wajib? berapa sering kita makan sesuatu yg haram? baik asalnya yg haram maupun memang barang haram. sering gak kita menyentuh yang haram2? bahkan melakukan hal2 yg lebih keji lainnya?

lalu kalau iblis dan adam dibuang dari surga hanya karena satu kesalahan kecil saja,terus kita pantasnya masuk mana? sedangkan kita sering mengulang2 kesalahan2 yg sama terus menerus?  masuk surga jelas gak pantas,terus mau masuk neraka? bohong kalau kita bilang kita gak mau masuk neraka,sedangkan perbuatan kita sering mengarahkan kita kesana kok,betul gak??

“Ya Tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri, dan jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya pastilah kami termasuk orang-orang yang merugi. (QS 7  : 23 / doa nabi adam )

hati2 ,anda yg merasa aman dengan segala amalan baik anda hari ini,ketahuilah,tidak ada jaminan anda pasti masuk surga dengan segala amal baik anda itu,apalagi jika anda merasa lebih baik dari manusia lainnya yg manapun juga,seberapapun hina dan buruknya manusia lainnya itu. ketahuilah iblis selalu mengintai anda ,sekali anda terpeleset,akhir cerita anda bisa berbeda.

“Sesungguhnya telah disempurnakan salah seorang dari kalian dalam perut ibunya selama empat puluh hari dalam bentuk sperma, kemudian dia menjadi segumpal darah selama itu pula, kemudian menjadi segumpal daging selama itu pula, kemudian Alloh mengutus kepadanya Malaikat, kemudian ditiupkan ruh kepadanya, lalu Malaikat tersebut diperintahkan untuk menulis empat perkara; untuk menulis rezekinya, ajalnya dan amalan serta nasibnya (setelah mati) apakah ia celaka atau bahagia. Demi Alloh yang tidak ada ilah yang berhak di ibadahi selain Dia. Sesungguhnya salah seorang dari kalian benar-benar beramal dengan amalan ahli Surga, sehingga jarak antara dirinya dengan Surga hanya satu hasta, lalu dia didahului oleh catatan takdirnya, sehingga dia beramal dengan amalan ahli Neraka, sehingga dia memasukinya. Dan salah seorang di antara kalian benar-benar beramal dengan amalan ahli Neraka, hingga jarak antara dirinya dengan Neraka hanya sehasta, lalu dia didahului oleh catatan takdirnya, sehingga dia beramal dengan amalan ahli Surga hingga dia memasukinya.”

kapankah kita boleh merasa aman? saat kita benar2 telah memasuki surgaNYA Allah kelak

14 Komentar

  1. Wah benar juga mas, kita akan benar2 aman jika sudah disurgaNya, kita tetap kudu waspada terhadap semua godaan di dunia ini.XD

  2. makasih ingetin ini.. dosa kita pasti jauh lebih besar dr 2 contoh itu, tp kadang masih suka merasa santai..😦

  3. Benar Didot, kita harus selalu ingat, karena iblis akan selalu menggoda kita…..
    Tulisan yang mencerahkan

  4. saya merasa aman ketika sepenuhnya berserah kepada BELIAU

  5. “kemudian pasti aku akan mendatangi mereka dari depan, dari belakang, dari kanan dan dari kiri mereka. Dan Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka bersyukur” (Al-A’raf ayat 17)

    Ayat ini berisi janjinya Syaithon Mas untuk mengganggu manusia hingga akhir jaman. Memang mengelola hati itu susah-susah gampang, kita harus jadi seorang yang bijaksana dalam meng”iya”kan apa kata hati kita, karena bisa saja yang berkata itu Syaithon. Itulah mungkin kenapa Allah menyenangi hamba-Nya yang menyucikan diri (berwudhu), mungkin agar kita senantiasa terlindungi dari gangguan Syaithon..

    Wallahu Alam Bisawab…

  6. Makanya saya dalam berdo’a selalu mengarapkan ridho Allah agar selalu di berikan ketetapan dalam beriman dan beribadah kepada-Nya.

  7. saya jadi malu…karna ternyata saya pernah merasa ‘aman’ pedahal saya masih jauh dari surgaNYA T_T

  8. astaghfirullah…..terimakasih mas sudah selalu mengingatkan indah..🙂

  9. manusia hidup utk mengabdi. dan mengabdi harus lebih baik hari lepas hari.. aman dgn diri kita hari ini sama aja dgn stuck. kira2 gitu bro huehe:mrgreen:

  10. Tulisan yang mencerahkan. Aku kembali diingatkan untuk kudu waspada terhadap perkara yang kita merasa aman. Tapi kayanya aku lebih banyak salahnya. Jadi aku harus banyak2 istigfar dan koreksi diri.

  11. Jadi ingat kisah ahli ibadah yg akhirnya mati dgn su’ul khotimah….Na’udzubillah….Semoga kita dimatikan dalam keadaan sebaik2 akhir dari kehidupan di bumi ini dgn tidak meremehkan dosa-dosa yg kecil ya, Dot….

  12. Yes!
    Adam menyerah kalah dgn hanya satu larangan.
    Apa saktian kita, bisa menang dgn ribuan larangan?

    Salam Damai!

  13. makasi mas didot udah selalu ngingetin…🙂

  14. kalo saya mah masih banyak dosa
    ga bisa dibilang aman
    hehe


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s