Manusia yang dikagumi Allah

Dikagumi oleh manusia itu bisa jadi baik,namun bisa jadi juga membuat kita jadi sombong dan berasa lebay alias lebih,dan ini tentu tidak baik.

tapi kalian tau gak,Allah bisa kagum kepada manusia? ini ada hadistnya ,baca sendiri ya :

Hadis riwayat Abu Hurairah ra., ia berkata:
Seorang lelaki datang menemui Rasulullah saw. lalu berkata: Aku sangat menderita. Rasulullah saw. bertanya kepada salah seorang istri beliau, tetapi mendapat jawaban: Demi Zat yang mengutusmu membawa kebenaran, aku hanya mempunyai air. Rasulullah saw. bertanya kepada istri beliau yang lain tetapi mendapat jawaban yang sama. Dan semua istri beliau memberikan jawaban yang sama: Tidak, demi Zat yang mengutusmu membawa kebenaran! Aku tidak mempunyai apapun selain air. Maka Rasulullah saw. mengumumkan: Siapakah yang mau menjamu orang ini, semoga Allah merahmatinya. Seorang sahabat dari Ansar berdiri dan berkata: Aku wahai Rasulullah! Lalu diajaknya orang itu ke rumah. Sahabat Ansar itu bertanya kepada istrinya: Apakah kamu mempunyai sesuatu? istrinya menjawab: Tidak, kecuali makanan anak-anakku. Sahabat itu berkata: Alihkanlah perhatian mereka dengan sesuatu. Nanti kalau tamu kita masuk, padamkanlah lampu dan perlihatkanlah seolah-olah kita sedang makan. Apabila ia hendak makan, maka hampirilah lampu dan matikanlah. Mereka pun duduk, sementara tamu mereka makan. Pada keesokan harinya, ketika bertemu Nabi saw., beliau bersabda: Allah benar-benar kagum terhadap perbuatan kalian berdua kepada tamu kalian tadi malam. (Shahih Muslim No.3829)

Subhanallah,sampai2 Allah saja bisa kagum,padahal Allah kan maha tahu ya apa yg akan diperbuat hambaNYA?  ah saya iri kepada manusia yg dikagumi Allah,semoga saya bisa meneladani mereka

Yang penting memang bukan dikagumi oleh  manusia ,tapi dikagumi oleh Allah. karena kita hidup  yg menilai bukan manusia lain,tapi Allah yg maha menilai dan maha menghakimi.

N.B : karena ada yg bertanya ,sekalian saya jelaskan disini ya , jadi lampu dimatikan,karena mereka tidak punya sesuatu apapun untuk dimakan selain yg diberikannya kepada tamu tsb. supaya si tamu merasa nyaman dan berpikir mereka sedang makan (maklum jaman dulu kan gak seterang sekarang kalau malam) ,jadi dengan pura2 duduk di meja makan seakan2 mereka sedang menikmati makan malam (padahal gak ada makanan sama sekali karena sudah diberikan untuk si tamu semuanya). karena itulah Allah kagum pada mereka,karena mereka memberikan makanan mereka,padahal mereka juga amat butuh kepada makanan tersebut. demi memuliakan tamu mereka rela kehilangan makan malam mereka. gak heran kan Allah aja kagum?

26 Komentar

  1. Masih kurang paham ni Mas.. kok, lampunya dipadamkan..???

    udah dijelasin ya mas dafid😀

    • Tahukah apa yang menyebabkan Bani Israel di azab oleh Allah?

      Karena mereka terlalu banyak bertanya, padahal sudah diterangkan.

      Wa Allah A’lam, itu adalah adab menghormati tamu dan mempersilahkannya. silahkan dilihat dalam Syarah Shahih Muslim karya Imam An-Nawawi Rahimahullah untuk lebih jelasnya.😉

      Bani israil juga ngeyel,udah dikasih banyak mukjizat masih terus gak percayaan,minta melulu🙄

  2. wah2, pernah denger ceramah ttg ini, tapi gak diperhatikan sejak ada tulisan tebal diatas…

    nah sekarang jadi lebih merhatiin ya??😀

  3. iya masih kurang mengerti, bisa dijelaskan lebih ringan mas🙂
    hehe..

    sudah dijelaskan,semoga lebih mengerti😉

  4. setuju ama postingan ini
    salam kenal bang

    salam kenal juga😉

  5. begini teman2 ,saya coba jelaskan sedikit menurut apa yg pernah diceritakan ustad saya ya😉

    jadi lampu dimatikan,karena mereka tidak punya sesuatu apapun untuk dimakan selain yg diberikannya kepada tamu tsb. supaya si tamu merasa nyaman dan berpikir mereka sedang makan (maklum jaman dulu kan gak seterang sekarang kalau malam) ,jadi dengan pura2 duduk di meja makan seakan2 mereka sedang menikmati makan malam (padahal gak ada makanan sama sekali karena sudah diberikan untuk si tamu semuanya)

    karena itulah Allah kagum pada mereka,karena mereka memberikan makanan mereka,padahal mereka juga amat butuh kepada makanan tersebut. demi memuliakan tamu mereka rela kehilangan makan malam mereka… gak heran kan Allah aja kagum?

  6. semoga aku pandai bersyukur
    dan menjadi orang yang dikagumi allah
    amien😀

    betul,saya juga harus pandai2 bersyukur nih😉

  7. Salah satu manusia yg juga dikagumi dan sangat terkenal di langit (dikenal oleh ALLAH dan para Malaikat-NYA) adalah Uwais al-Qarni.

    ya betul tuh mas,saya juga tau ceritanya uwais,kalau berdoa selalu dikabulkan Allah😛

    Subhanallah..

    Gak perlu sibuk mencari ketenaran dan popularitas di bumi, mungkin sudah saatnya mengalihkannya dengan berusaha ‘caper (cari perhatian)’ kepada ALLAH.. ‘caper’ dengan ikhlas tentunya, hanya mencari ridho-NYA bukan mencari perhatian manusia dan makhluk di bumi. Semoga kita semua mampu untuk menghisab diri, untuk kemudian memperbaiki dan memacu diri kita untuk menjadi lebih baik dan lebih baik lagi.. sehingga akhirnya menjadi terkenal di langit, dikenal oleh ALLAH dan para Malaikat-NYA.. amin yaa ALLAH..

    setuju,kita perlu caper sama Allah aja,karena Allah gaib,jadi caper itu pasti ikhlas. yg gak ikhlas itu kalau masih melihat mahluk,insya Allah ya mas,makasih atas kunjungannya😉

  8. Kalau sekarang kira-kira masih ada yang semulia orang itu gak yah ?
    rasanya udah gak ada deh …

    mungkin ada,tapi biasanya gak terkenal di antara manusia

    Sungguh terjadi penurunan yang sangat jauh dari generasi sahabat dulu..😥

    hmmmm islam berasal dari asing dan akan kembali menjadi asing,demikian kata hadist😯

  9. Ya saya mengerti tentang kisah ini, memang luar biasa, adakah orang2 sekarang yang demikian? Hmm.. Kayake 0 persen deh, tapi kayake ada ya?

    kalo menurut saya sih ada aja mas,tapi mungkin mereka2 ini rendah hati orangnya ,jadi gak bakal ketauan siapa dan kapan mereka berkorban demi orang lain padahal mereka juga amat butuh😛

  10. yuuk belajar bersodakoh, semoga sehat mas

    yuk, makasih mas atas doanya🙂

  11. hm.. sebgeitunya menghormati tamu.
    sehingga mengorbankan kepentingan pribadi.

    baru tau tentang Allah pun bisa kagum terhadap manusia.
    subhanallah…

    lalu kenapa ya kita selalu sombong kalo dikagumi manusia.

    iya na,Allah saja kagum ,apalagi manusia ya??😛

    baru dikagumi manusia mah gak ada apa2nya😉

  12. Intinya tentang memuliakan tamu ya, Dot? Apa tentang kerelaan berkorban untuk orang lain. Whatever it is, saya merasa tercerahkan Dot…sekaligus malu. Betapa kita sangat senangnya apabila dikagumi manusia, sedangkan mungkin tak sekalipun kita berpikir bagaimana sang Khalik kagum pada kita… subhanallah🙂

    betul mas anderson,intinya tentang kerelaan berkorban demi orang lain,tapi dalam hal ini tamu yg datang kerumah🙂

  13. Semalam saja saya membaca tentang ini. semoga mencerahkan bagi semuanya,. amiin

    amin ,insya Allah mas usup🙂

  14. aku pernah baca kisah ini,tapi lupa..dimana ya..

    kisah ini sering diceritakan kok,di hadist2 soheh ada pastinya🙂

  15. subhanallah.. memuliakan tamu dalam islam emank sangat dianjurkan dalam islam..itu menunjukkan keimanan dan ketakwaan seseroang..
    “Dan barangsiapa yang beriman kepada Allah dan Hari Akhir, hendaknya memuliakan tetangganya, dan barangsiapa yang beriman kepada Allah dan Hari Akhir, hendaknya memuliakan tamunya.” (Muttafaqun ‘Alaihi)..

    ada beberapa pendapat yg mengatakan mengenai hukumnya, misalnya ulama seperti Abu Hanifah, Malik, dan Asy Syafi’i. Tetapi perlu diingat “sunnah” menurut mereka adalah sangat pantas untuk dikerjakan dan “makruh” itu sangat ditekankan untuk ditinggalkan. Bukan seperti anggapan sebagian orang bahwa sunnah untuk ditinggalkan dan makruh itu untuk dikerjakan.
    klo pendapat yang mengatakan wajib misalnya seperti pendapat Al Imam Ahmad. tamu harus dimuliakan dan wajib hukumnya dalam islam..

    Wa Allahu A’lam…

    dalam memuliakan tamu harus disesuaikan dengan kemampuan dan kapasitas diri, tidak boleh sampai membebani diri, apalagi sampai diluar kemampuan..

    “Rasulullah melarang kami memberat-beratkan diri dalam menjamu tamu dari sesuatu yang diluar kemampuan.” (HR. Al Bukhari, Ahmad dan lainnya).
    Wa Allahu A’lam… 😀

    makasih atas tambahannya mas sapta, tentu saja memperkaya tulisan ini🙂

    • koreksi.. pendapat ulama Abu Hanifah, Malik, dan Asy Syafi’i hukum memuliakan tamu itu sunnah.. sedangkan pendapat Al Imam Ahmad wajib.. lanjutanya diatas.. Wa Allahu A’lam…

      wah lengkap sekali referensinya,makasih sekali lagi mas😛

  16. Kalo sekarang mencari orang seperti itu kayaknya udah sangat jarang deh…

    kita usahakan kita dong yg seperti itu hehehe:mrgreen:

  17. Memang peri kehidupan sahabat Rasulullah tiada akan habis ceritanya tentang kebaikan mereka. Itulah hasil pengkaderan moral yang berhasil Rasullah lakukan pada para sahabat Radhiallahu Anhum.

    betul mas ,hebatnya nilai2 kehidupan yg ditanamkan rasul😛

  18. Assalaamu’alaikum

    Mudahan kita dapat mencontohi akhlak yang mengkagumkan itu untuk dijadikan teladan bahawa apa yang kita miliki tika itu bukan lagi menjadi rezeki kita tetapi rezeki orang lain yang sudah ditentukan Allah. oleh itu, kita harus bersyukur dengan segala nikmat yang dikurniakan Allah untuk dikongsikan dengan orang yang lebih memerlukan. Subhanallah.. sesungguhnya kekaguman Allah itu adalah sebaik-baik perhatian. Amiin, mudahan kita memilikinya.

    terima kasih mas, sudah berbagi pesan yang mengkagumkan ini. Salam mesra.

    betul bu siti,katanya bersyukur itu berarti membagikan lagi rezeki dan nikmat yg kita dapatkan kepada yg lainnya🙂

  19. selamat pagi.

    Subhanalah. kisah yang luar biasa

    terima kasih dan mohon maaf😮

    terimakasih kembali mas🙂

  20. Subhanallah, semoga kita bisa mengikutinya!

    insya Allah mas,dengan petunjuk dan pertolonganNYA kita pasti bisa🙂

  21. masya alloh ya mas..sedangkan kita sekarang g sesulit kaya di jaman sahabat dulu..seharusnya bisa menjadi sumber kebaikan buat orang lain hingga alloh kagum sm kita..
    ya kita harus mencontoh perilaku2 seperti ini mas😛
    ==
    Juragan Kampus numpang eksis juga disini yah :
    Mati Listrik, Batal Ujian
    haha,boleh2😀

  22. subhanallah, memuliakan tamu ternyata sangat besar pahalanya ya
    sampai sampai Allah mengaguminya

    subhanallah

    betul hel,kamu juga bisa kok😛

  23. hmmmm…… pembelajaran lagi dr Mas Didot,
    betapa mulianya manusia yg memuliakan tamunya di mata Allah swt.
    Semoga kita mampu dan mau utk memuliakan tamu2 kita,amin
    terimakasih utk tulisan yg menambah wawasan ini,Mas🙂
    salam

    makasih kembali bunda,saya yang senang bisa berbagi😛

  24. Ade baru tahu loh mas ada hadits diatas, baru dengar🙂 yang pasti ALLAH tidak menyukai orang orang yang berlebihan.

    betul de,bagus kalau ade baru tau,jadi tambah ilmu kan maen2 kesini?😛


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s