Orang aneh

Saya dulu berpikir,seorang islam yang memakai jilbab sehari2nya dengan menutup rapat seluruh tubuhnya, dan seorang laki2 ataupun perempuan ,yg tidak mau bersentuhan tangan dengan seorang wanita bukan muhrimnya, pasti seorang islam yang fanatik.

islam fanatik digambarkan begitu kerasnya,apalagi dunia barat menggambarkan kekerasan2 yang seakan2 hanya dilakukan oleh umat islam. sehingga fanatik di otak saya adalah identik dengan keras,atau islam garis keras.

Namun setelah saya memperdalam agama islam,ternyata saya jadi tahu kalau islam tidaklah mengajarkan kekerasan seperti itu,bahkan justru yang diajarkan oleh rasul adalah bersikap lemah lembut,namun tetap tegas menegakkan agama Allah, bukan bersikap keras. bahkan Allah menyuruh kepada para nabiNYA untuk berkata lembut kepada yg lain,meskipun kepada seorang firaun yg sombong sekalipun.

Pergilah kamu berdua kepada Fir’aun, sesungguhnya dia telah melampaui batas;  maka berbicaralah kamu berdua kepadanya dengan kata-kata yang lemah lembut, mudah-mudahan ia ingat atau takut.”  (QS 20  :43 -44)

kita hidup di dunia ini butuh untuk punya batasan2 yang benar,dan itu ada di dalam syariat2 islam. syariat islam itu untuk menjaga diri kita pribadi pada dasarnya. syariat islam itu ada dari petunjuk Alquran dan dari perilaku sehari2 rasul yang terangkum dalam hadits.

dulu saya juga heran,kok ada beberapa orang tua yang tidak membolehkan pacaran? ternyata memang benar,pacaran itu lebih banyak mudharatnya. seseorang yang belum halal,merasa dapat saling menyentuh ,memegang bahkan dapat melakukan lebih dari itu karena ‘merasa’ sudah memiliki satu sama lain. padahal di mata Allah itu dosa,karena di mata Allah hubungan itu tidak sah.

Pacaran dilarang agar kita terhindar dari fitnah zinah,karena berzinah itu sudah jelas salah dan berdosa besar,tapi ternyata kita bukan cuma dilarang berzinahnya,bahkan mendekatinya pun kita juga dilarang.

Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk. (QS 17 :32)

Bagi mereka yang belum mengerti ,pasti akan protes terhadap larangan mendekati zinah ini,karena hal ini berarti gak boleh pacaran,gak boleh pegangan tangan,apalagi cium2an,dan seterusnya yg lebih jauh lagi.

Tentu saja anak remaja sekarang sulit buat mengerti tentang hal ini,karena mereka sudah banyak di’program’ oleh sinetron dan film2 barat yang menyajikan pergaulan bebas dan hubungan pranikah. mereka2 ini telah dicuci otaknya sedari kecil,bahwa tidak wajib menutup aurat,bahwa pegangan tangan sebelum nikah itu hal biasa,bahkan di film2 barat itu saya selalu melihat ada adegan ciumannya di hampir setiap filmnya,sepertinya udah biasa banget buat mereka melakukan hal2 seperti itu disana.

buat saya pribadi bukan hanya masalah dosanya yang harus kita pertanggungjawabkan,tapi adalah juga  bagaimana efek dari hati kita sendiri yang kita kotori. hati sulit ditata kalau sudah kotor,kalau sudah terlalu banyak melihat maksiat,mendengar maksiat,membicarakan maksiat,maka akan sulit kita menata hati kita,pikiran akan selalu terarah kepada hal2 maksiat terus menerus.

melihat maksiat adalah memandang aurat2 lawan jenis kita,serta adegan2 yg tidak pantas kita tonton. membicarakan maksiat adalah ngomongin tentang aib orang dan mendengar maksiat adalah mendengar gosip tentang sesuatu yg tidak jelas kebenarannya dan juga aib orang lain.

Memang menjadi muslim yang baik dan benar di jaman yg modern ini tidaklah mudah,akan terkesan seperti orang aneh karena melakukan hal2 yg tidak lazim bagi orang kebanyakan, seperti misalnya berpuasa daud (sehari puasa sehari gak) ,menundukkan pandangan selalu di tempat2 keramaian (karena terlalu banyak aurat dijalan2 ), lebih banyak diam (karena gak mau ngomongin sesuatu yg buruk) , gak pacaran apalagi sampai melakukan hal2 yg diluar batas (berduaan sama lawan jenis aja udah dosa juga lho sebenarnya),lebih banyak tafakur ketimbang nongkrong2 di tempat2 yg ramai (malah potensi bikin dosa banyak kalau terlalu banyak bergaul,kecuali bergaul dengan orang sholeh ya😛 )

kita gak bisa memberitahu orang lain dengan cara keras agar mereka berubah,satu2nya yg bisa kita keras  adalah kepada diri kita sendiri,biarin aja kita sendiri yg keras terhadap aturan2 Allah yang sudah baku,agar kita terhindar dari api nerakaNYA kelak,tapi hendaklah kita tetap memberitahu orang lain dengan lemah lembut.

ayo jaga hati kita,karena Allah itu hanya melihat dari hati kita,bukan wujud fisik kita. biarin dibilang jadi orang aneh oleh manusia2 lainnya,yang penting kita gak aneh di hadapan Allah,karena kita mau menjadi seorang muslim yang baik dan benar ,setuju gak??  ;)

50 Komentar

  1. saya dpet pertamax gak yax

    dapet mas ndol😛

  2. smoga yg pertama jg dpet pencerahan ….

    semoga saia jg rergolong orang yg aneh tsb
    amin ,semoga Allah merahmatimu dengan pencerahan mas🙂

  3. Setuju, karena sebenarnya beliau2 yang tegak menjaga larangan Allah ini adalah orang2 cerdas, secara logika saja zina itu sudah merugikan di dunia kan. Beliau2 ini juga orang berpribadi kuat tidak gampang terpengaruh lingkungan yang sudah kembali jahiliyah. Jadi..bukan orang aneh dong, orang keren🙂

    ya betul wi,mereka adalah orang2 berkepribadian kuat,saya jadi malu sendiri kalau dulu saya pacaran juga seperti mereka,tapi itu karena saya belum mengerti lho ya?! ah semoga generasi muda kita bisa ada yg membuat mereka mengerti juga ya? sulit membendung serangan budaya barat ke negeri ini🙄

  4. Sesungguhnya Islam datang dalam keadaan asing dan akan kembali pula daam keadaan asing, maka berbahagialah orang-orang dikatakan asing.” (HR. Muslim dari hadits Abu Hurairah dan Ibnu Umar radhiallahu ‘anhuma)

    so, jadi asing di lingkungan kita dengan tidak berpacaran atau tidak bersalaman dengan lawan jenis??siapa takut??😉

    mantap haditsnya… sangat tepat dengan tulisan ini,makasih ya ismi😛
    pake takut? siapa yg hitam?? saya gak hitam kok:mrgreen:

  5. setuju sih mas..

    duhh… tapi saya masih blm ngelaksanainnya neh…😦

    kalau tadinya belum tau gapapa,sekarang kalau udah tau,tinggal seberapa kuat niat kita untuk istiqomah di jalan Allah aja ,ayo kamu pasti bisa fit ,bukan hanya karena kekuatanmu,tapi terutama karena pertolongan Allah😉

  6. sekilas saya tulis di http://tariadmojo.com/2010/05/31/menempatkan-rasa-benci/

    Rasul, Abu Bakar, Ustman adalah para khalifah yang terkenal lemah lembut, bahkan pada Yahudi ahlu dzimmah (hidup dalam Daulah yang tidak memerangi Islam), tapi disisi lain mereka akan tampil tegas pada siapapun yang tidak mau tunduk pada perintah Allah, kaum muslimin sekalipun, dan akan tegas memerangi siapapun yang ingin menghancurkan agama Allah, itulah mengapa Allah menganugerahkan rasa cinta dan benci, karena kedua rasa itu dibutuhkan dalam menegakkan agamaNya.

    Dan dakwah menyeru syariah dan khilafah tanpa sedikitpun mau kompromi dengan sistem kufur, adalah perjuangan yang akan selalu mendapatkan pertentangan, karena Islam Ideologi (bukan Islam ritual) adalah musuh utama kapitalis dan sosialis, karena perang dan benturan sistem harus dihadapi dengan sistem, bukan dihadapi dengan ibadah ritual semata, walaupun itu juga dibutuhkan. Dan kita, tahu konsekuensinya, karena Rasul pun pernah mengalami hal serupa.

    Rasul mendakwahkan Islam sebagai ideologi, bukan agama ritual semata. Jika bukan ideologi (akidah dan syariah), mustahil kita mendapati Islam sebagai adidaya yang menguasai 2/3 dunia selama lebih 13 abad lamanya, dari semenanjung Arab hingga Cina, dari Mesir hingga Eropa dan dari Rusia hingga India. Mustahil kita mendapati sebuah sistem ekonomi anti krisis, sistem pendidikan terbaik, sistem pemerintahan paling stabil, sistem pergaulan paling tak bermasalah, sistem hubungan luar negeri yang mandiri, sistem sangsi yang efektif dan sistem kehidupan yang penuh berkah disana-sini. Dan tahukah apa yang dialami Rasul sepanjang perjuangannya di fase Mekkah,
    1. penyiksaan fisik (sekarangpun banyak dialami para aktivis dakwah)
    2. pemboikotan (Palestina dan Irak bisa dijadikan contoh)
    3. propaganda (stigma teroris, fanatik, ekstrimis, garis keras dll, dimana dulu Rasul dituduh gila, dan tukang sihir)

    Tapi itulah jual beli kita dengan Allah, jual beli yang tidak akan merugi. Dan perjuangan itu, akan memperlihatkan buktinya, tak akan lama lagi….InsyaAllah…

    betul yen ,berdagang dengan Allah gak bakalan merugi😉
    “Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mukmin diri dan harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka. Mereka berperang pada jalan Allah; lalu mereka membunuh atau terbunuh. (Itu telah menjadi) janji yang benar dari Allah di dalam Taurat, Injil dan Al Quran. Dan siapakah yang lebih menepati janjinya (selain) daripada Allah? Maka bergembiralah dengan jual beli yang telah kamu lakukan itu, dan itulah kemenangan yang besar.” (QS 9 :111)

    *** itu kek poto saudara2 saya di HI ya🙂
    iya kali ya?? saya pinjem gapapa ya yen??😛
    kali aja ada kamu juga disituh😀

  7. Itulah dunia sekarang, mulai porak poranda oleh kemerosotan moral. Hanya Islamlah yang akan membenahi semua itu.

    maukah dunia menerima islam? insya Allah…

    tugas kita menyebarluaskan kebaikan dalam nilai2 islam🙂

  8. afwan salah, lebih 13 abad lamanya, bukan 1/4..he..he.., jadi belibet nulisnya sangking semangtnya🙂

    dah diedit ya yen😉

    • sekedar info, bendera Lailaahaillallah itu bukan bendera HT, itu adalah bendera kaum muslimin, Raya’ dan Liwa’, yaitu bendera negara dan panji jihad selama kekhilafahan berdiri. Karena kita memperjuangkan hukum Allah, bukan memperjuangkan organisasi/wadah, karena hukum Allah sudah pasti kebenarannya, sedangkan wadah hanyalah tempat yang bisa saja salah. Wallahualam

      saya yakin dan percaya itu yen,kalau berjuang untuk golongan sendiri pasti kalah,tapi kalau untuk Allah,pasti akan menang ,karena pertolongan Allah🙂

      • satu lagi, sekalian hattrick, emang Torres doang yang bisa hattrick……muridku.mode.on😀 (dah lama gak hattrick di tempat Pak Didot :D)

        jiah si oyen penggemar sepakbola ,atau penggemar yg maen bola ya??:mrgreen:

        Jika teroris adalah orang-orang yang memperjuangkan Islam sebagai sebuah sistem hidup dalam pandangan barat, maka SAYA BANGGA SEBAGAI TERORIS. ALLAHUAKBAR !!!! *ngepelin tangan.mode.on🙂

        saya juga teroris kecil2an dong ya kalau begitu yen??😛

      • @Oyen

        HIDUP “TERORIS”😉

        hahaha😛

      • HIDUPP BU GURU.. HIDUP “TERORIS”.. MERDEKAA!!!!!:mrgreen:

        caiyo😀

  9. hrmm.. tulisan ini menjawab pertanyaan-pertanyaan saya. Terima Kasih Mas.🙂

    terimakasih kembali ya dhika atas kunjungannya,tapi terutama berterimakasihlah kepada Allah,DIA maha baik kepada kita semua🙂

  10. Mantap, keren pencerahan dari mas Didot. Semoga kita bisa menjadi muslim yang rahmatan lil`alamin. Amin

    insya Allah mas,kita jadi manusia yg paling bermanfaat bagi kebaikan di alam semesta ini

  11. wah
    pembicaraan yang menarik
    aku belum cukup ilmu
    untuk membahas sampai kesitu
    ajari aku yah
    hehehehe
    salam kenal

    salam kenal juga,saya juga ilmunya masih cetek kok,makanya bikin blog ini sekalian berbagi,katanya dengan berbagi ilmu malah akan bertambah lagi,itulah bedanya ilmu dengan harta,kalau harta dibagi malah berkurang🙂

  12. selama ini orang memandang Islam hanya dari KATANYA, terus tayangan-tayangan di TV lebih didominasi oleh mereka yang menggambarkan Islam dengan bentuk Kemiskinan, Keras dan jahat selain itu lebih dikatakan Mengekang kebebasan Perempuan ……

    tapi ketika dikaji lebih jauh ternyata Islam justru melindungi kau perempuan dan bukanlah umat yang berwatak keras kepala atau kata kasarnya Teroris …. beruntunglah kita menjadi bagian Umat nabi Muhamad SAW …

    betul mas,itu hanyalah masalah sudut pandang saja,kadang manusianya yg gak sadar,melihat dari sisi nafsunya saja,padahal Allah memberikan aturan buat kita agar kita jadi lebih baik ,bukan agar kita menjadi hina.
    saya setuju wanita sangat diangkat derajat dan hak2nya dalam islam,dan saya bersyukur Allah menurunkan Alquran dan juga nabi Muhammad sebagai contoh buat kita semua🙂

  13. “Kamu tak akan mendapati kaum yang beriman pada Allah dan hari akhirat, saling berkasih-sayang dengan orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya, sekalipun orang-orang itu bapak-bapak, atau anak-anak atau Saudara-saudara ataupun keluarga mereka”. QS. Al-Mujadilah : 22

    .

    .

    .

    Bahkan Nuh Alaihissalam, harus merelakan anak terkasihnya tertelan banjir karena kekufuran. Dialog yang memilukan pun terekam jelas di dalam Al-Qur’an :

    “Dan bahtera itu berlayar membawa mereka dalam gelombang laksana gunung. dan Nuh memanggil anaknya, sedang anak itu berada di tempat yang jauh terpencil: “Hai anakku, naiklah (ke kapal) bersama kami dan janganlah kamu berada bersama orang-orang yang kafir.” QS. Huud : 42

    .

    .

    .

    Sebuah cinta thabi’ah (manusiawi) yang masih tersempil di dalam diri Nuh Alahissalam membuatnya tak tega melihat anaknya itu ikut tenggelam beserta orang-orang kafir lainnya. Padahal Nuh Alaihissalam tahu, orang-orang kafir itu, termasuk anaknya juga, tidak akan selamat dari Azab Allah Subhanahu Wa Ta’ala

    .

    .

    .

    Lantas, bagaimanakah dengan Ibrahim Alaihissalam? Adakah uswah yang lebih baik darinya, ketika ia menyeruh kepada ayahnya, “Yaa Abaati…” sebuah panggilan yang begitu lembut bersumber dari kasih sayang yang amat sangat. Bahkan ketika ayahnya tetap menolak ajakannya dengan keras.

    .

    .

    .

    Gemilang generasi pertama umat ini menyelesaikan ujiannya. Mereka menemukan Aqidah sebagai buhul ikatan pengganti sempurna untuk menggantikan ikatan jahiliyah yang telah lapuk membusuk. Allah, Rasul, dan jihad begitu mereka cintai. Tak ada lagi balasan untuk mencari cinta yang lain, apakah lagi menyayangi apa yang dibenci Allah Subhanahu Wa Ta’ala dan Rasul-Nya Shallallahu Alaihi Wa Sallam.

    “Katakanlah: “Jika bapak-bapak, anak-anak, saudara-saudara, isteri-isteri, kaum keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatiri kerugiannya, dan rumah-rumah tempat tinggal yang kamu sukai, adalah lebih kamu cintai daripada Allah dan Rasul-Nya dan dari berjihad di jalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan-Nya.” Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang fasik”. QS. At-Taubah : 42

    .

    .

    .

    Tak gentar Ummu Habibah merebut alas duduk dari Abu Sufyan ayahnya dengan alasan sederhana, “Ayah adalah seorang musyrik yang najis, sementara ini adalah alas duduk Rasulullah….” Begitu juga kita temukan tegasnya Abu Bakar menghardik kekufuran anaknya di medan Perang Badar, “Tidak ada warisan tersisa untukmu selain pedang terhunus ini wahai anak kecil yang buruk…!”

    .

    .

    .

    Alangkah indahnya cara Sa’ad bin Waqqash menghentikan mogok makan ibu yang sangat disayanginya dengan berkata, “Bunda, seandainya bunda memiliki seratus nyawa, dan ia keluar satu persatu di hadapan nanda untuk memaksa nanda menanggalkan keyakinan ini, sekali-kali nanda tak akan pernah meninggalkan agama ini untuk selamanya!”

    .

    .

    .

    Subhanallah….tapi tunggu! Jangan terbalik logikanya seperti orang-orang kafir yang berkata, “Muhammad membawa agama baru yang mencerai beraikan ikatan, antara suami dan istrinya, antara bapak dan anaknya” Tidak! Justru kekufuruanlah yang memisahkan ahlinya dari kasih sayang dan kelembutan persaudaraan yang disemai dari lading keimanan. Jadi, jangan terbalik!

    .

    .

    .

    Saudaraku….inilah keagungan Islam yang membuat setiap pemeluknya begitu mulia. Meski pemeluknya membenci kekufuran, tapi ikatan kemanusiaan tak pernah lepas dari perilaku keseharian. Islam mengajarkan penghapusan kejahatan dengan empati, balasan yang penuh perhatian, dan menjadilah musuh berdecak kagum, bahkan bersedia setia.

    .

    .

    .

    Dan tidaklah sama kebaikan dan kejahatan. Tolaklah (kejahatan itu) dengan cara yang lebih baik, maka tiba-tiba orang yang antaramu dan antara dia ada permusuhan seolah-olah telah menjadi teman yang sangat setia. QS. Fushilat : 34

    .

    .

    .

    Hancur sudah penduduk Mekkah dan Thaif, seandainya Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam menerima tawaran Malaikat yang ingin menimpakan dua gunung Akhsyabain setelah mereka menyakit beliau Shallallahu Alaihi Wa Sallam. Tapi yang beliau Shallallahu Alaihi Wa Sallam katakana hanya, “Aku berharap Allah mengeluarkan generasi yang menyembah-Nya dari sulbi-sulbi mereka!” hari penaklukan Mekkah dan surat An-Nashr adalah saksi, bahwa kemenangan ini adalah kemenangan Aqidah, saat dendam lari terbirit yang tersisa hanya, “Pergilah…kalian semua bebas!”

    .

    .

    .

    Sa’ad, Mush’ab, dan Asma’ adalah pelita yang menerangi kepada dunia tentang bagaimana memperlakukan orang tua yang mengingkari Aqidah mereka. Lihatlah di surat Luqman ayat 14-15. keadilan dan perbuatan ihsan tetap ditegakkan selama yang digangu oleh kuffar bukan wilayah Aqidah, kehormatan agama, dan terjaganya kemaslahatan bumi.

    .

    .

    .

    Saat Abdullah ibn Rawahah menjalankan tugas untuk mengambil sebagian hasil panen kurma orang-orang Yahudi sesuai perjanjian, tampang kecurangan ala Yahudi hendak mereka tampakkan di wajah keimana itu dengan berusaha menyuapnya. Ya suap. Namun, apa kata Ibn Rawahah?

    “Demi Allah, kecintaanku kepada Allah dan Rasul-Nya yang melebihi apapun di dunia ini, membuatku tidak akan pernah mengkhianati amanah ini. Tetapi demi Allah…, kebencianku yang amat sangat kepada kalian wahai makhluk yang lebih hina dari kera dan babi, tidak akan pernah membuatku berbuat zhalim dan tidak adil sedikitpun kepada kalian” benarlah Ibn Rawahah, dan Yahudi hina itu pun harus membuat pengakuan jujur yang pahit, “Karena sikap seperti inilah bumi dan langit tegak”

    .

    .

    .

    Wa Allahu A’lam

  14. dan yang terpenting menjadi agama yang rahmatal lil’alamin🙂 rahmat bagi sekalian alam

    menaungi semuanya,betul banget,karena umatnya muhammad adalah semua yg berada di jaman ini semenjak turunnya kenabian beliau. karena beliau diangkat jadi rasul untuk mengajak seluruh umat manusia dari jaman beliau sampai akhir jaman,kan udah gak ada rasul lagi setelah beliau😉

  15. waah ngebaca tulisan diatas gue mikir

    masa gue kudu ngeputusin pacar gue?
    trus yang ntar merhatiin gue syapa dong?

    hihihi

    siapa aja yg mau sayang dan merhatiin,pastinya Allah sayang dan merhatiin kamu kok hel😛

    • Allah Subhanahu Wa Ta’ala, hel

      betul mas usup🙂

  16. pengen jadi orang aneh yang keren di mata Allah..

    ah bundo itu udah keren di mataku,aku berdoa semoga Allah mengangkat derajat kita semua agar lebih mulia di hadapanNYA

  17. jadi ghurabaa’ ya dot…

    betul nouf,jadi orang asing ,memang seperti itulah seharusnya kita di dunia,jadi orang asing,karena kita hanyalah musafir ,yg mampir sejenak dalam dunia ini🙂

    • Allahummaj ‘alni minal qaliil

      amin🙂

  18. setuju dgn pernyataan mas didot klo anak remaja sekarang sudah banyak di’program’ oleh sinetron dan film2 barat yang menyajikan pergaulan bebas dan hubungan pranikah dan tentunya jauh dari nilai2 islami…

    perlu kita ketahui kalau Salah satu jalan musuh-musuh Islam dalam menghancurkan ummat Islam dari dalam adalah melalui film. Dan terbukti, bahwa ummat Islam sekarang banyak sekali yang menggandrungi film-film, terutama film-film barat, yang notabene ialah kaum kuffar, ‘aduwwallah (musuh2 Allah), yang isinya banyak syahwat, kekufuran, propaganda kafir, budaya kafir, jauh dari nilai2 islam, dan mengajak pada kelalaian mengingat Allah.

    Dengan dalilh untuk hiburan, banyak ummat Islam yang menggandrungi film-film barat. Ini suatu hal yang ironis, tatkala telah sampai kepada mereka bahwa kefahaman akan hal-hal yg diharamkan dalam film tersebut, namun mereka malah menikmati menonton keharaman-keharaman itu dengan dalih berhibur. inillah yg dinamakan pembelokkan pikiran, dari paham ketetapan yg sudah inkrah menjadi dalih penafsiran2 yg keliru misalnya berkedok seni atau hiburan.. dari hal2 inilah yg memliki dampak merusak hati dan keimanan kita sehingga kita jauh dari nilai2 dan ajaran islam…

    nilai2 dan pemahaman islam akan asing disuatu massa, gak atau apakah itu masa saat ini atau masa yg akan datang, tp yg jelas islam akan asing dari nilai2 yg terkandung didalamnya untuk diimplementasikan..
    “Sesungguhnya Islam datang dalam keadaan asing dan akan kembali pula daam keadaan asing, maka berbahagialah orang-orang dikatakan asing.” (HR. Muslim dari hadits Abu Hurairah dan Ibnu Umar radhiallahu ‘anhuma)”.

    Wa Allahu A’lam..🙂

    makasih mas sapta atas pendapatnya,saya sependapat juga,tapi berapa banyak generasi muda kita yg sadar bahwa mereka sedang dicuci otaknya saat ini? apalagi dengan video2 mesum? semoga Allah memberikan pertolonganNYA segera🙂

    • Pacaran yg kelewat batas2 ajaran islam, zina, selingkuh, membunuh, menipu, berkata-kata kasar, ghibah (acara tv berita Gosib artis), dll banyak didapatkan pada film-film barat dan mulai menjamur di indonesia.. Juga budaya-budaya orang kafir seperti cara berpakaian, bermusik, berbicara, bargaya, banyak ditiru dari film aneh yg jauh dari nilai2 islam.
      Dampaknya, mereka yang terbiasa menonton film barat akan menganggap keren dan bagus segala sesuatu yg adal di film tersebut dan kemudian menirunya. Sehingga sepeti kita saksikan disekitar kita, banyak orang berkata-kata kasar, “Fu*k”, “Da*n”, “Sh*t”, atau sebagainya yg ditiru dari film. Ini semua adalah maksiat. maksiat akan berbuah dosa dan bahkan dimurkai Allah.. Dan sugguh ironis jika ummat Islam malah terhibur dengan menonton maksiat.

      semoga banyak pemuda yg mengetahui propaganda kaum kafiir untuk menghancurkan islam melalui film2 aneh yg jauh dari nilai2 islam..😀

      Wa Allahu A’lam..

      terlihat jelas ya bagi kita,tapi mereka tidak sadar,kewajiban kitalah menyadarkannya mas sapta,kalau bukan kita siapa lagi??🙄

  19. wah..comeenku kok ilang??? kena si aki neh.. kluarin ya mas..😀

    udah kukeluarin semua ta😀

  20. jadi muslim di jaman ini memang tidak mudah dot..
    tapi tentunya ada imbalan yang berlimpah juga dari Allah jika kita mampu memilah dan memilih yang baik dan buruk.
    🙂

    tentu saja na ,balasan dari Allah jauh lebih baik tentunya🙂

  21. sangat setuju dengan mas hadidot…🙂

    makasih mas oby🙂

  22. Alhamdulillah…

  23. غرباء

    غرباء ولغير الله لا نحنى الجباة
    غرباء وارتضيناها شعارا للحياة
    إن تسأل عنّا فإنّا لا نبال بالطغاة
    نحن جند الله دوما دربنا درب الأباة

    غرباء …

    لن نبال للقيود بل سنمضى للخلود
    فلنجاهد ونناضل ونقاتل من جديد
    غرباء … هكذا الأحرار في دنيا العبيد

    غرباء …

    كم تذاكرنا زمانا نحن كنّا سعداء
    بكتاب الله نتلوه صباحا أو مساءا

    قال رسول الله صلى الله عليه وسلم :
    (( بدأ الاسلام غريبا وسيعود غريبا كما بدأ فطوبى للغرباء

  24. Islam itu fleksibel y mas, saya memilih islam karena semua yang islam ajakan selalu sejalan dengan konsep berpikir yang logis…Dan hal dasar yang paling saya sukai dari islam adalah, perintah untuk “BERFIKIR”….agar kita tidak dikatakan seperti umat2 yang layaknya keledei2 memanggul kita, atau buih di lautan…kuantitasnya banyak, tapi tak mempunyai esensi dan subtansi makna

    betul dik,kualitas itu lebih penting,seperti mengucapkan terimakasih yg berkali2 tapi cepat2 dan tidak pakai hati tidak akan sebermakna terimakasih yg sekali tapi dari hati🙂

  25. bersikap lemah lembut,namun tetap tegas menegakkan agama Allah

    Ini saya setuju sekali …

    Kita galakkan syiar agama dengan cara yang Elekhan …
    Dengan cara yang menyejukkan …
    Saya percaya ini … lebih “mak nyuss !!!”

    dan juga yang penting menurut saya …
    Syiar Melalui Teladan …

    Contoh sederhana …
    Jangan sampai kita gembar-gemborkan bahwa … “Kebersihan itu sebagian dari Iman … namun kita sendiri setelah meneriakkan kalimat tersebut … kemudian malah justru meludah seenaknya … membuang sampah seenakknya … menyisakan tulang-tulang ayam berserakan kemana-mana …

    Ini pendapat pribadi … (dan saya bisa salah …)

    Salam saya Dot

    saya sependapat kok om,sebaiknya kita memberi contoh juga bukan hanya teriak2 koar2 doang tapi gak bisa kasih contoh🙂

  26. alhamdulillah…
    adem berkunjung ke blog mas didot..
    biar aneh dianggap manusia, tapi keren di pandangan Nya…

    makasih atas pemikiran2nya..

    makasih sil atas kunjungannya,senang bikin orang adem daripada bikin orang emosi hehehe😛

  27. Masing-masing diri bertanggung jawab akan perbuatannya kelak.. nggak perlulah menjadi polisi terhadap orang sementara diri (mungkin) masih belum tertib😀

    berilah contoh terlebih dahulu,baru mengajak yg lainnya🙂

  28. untuk bunda sendiri, orang2 ini bukanlah orang2 aneh, justru mereka2 ini orang yg hebat dan keren.
    yang tdk menyukai mereka boleh saja bilang aneh, namun pendapat mereka kan gak penting.
    yang paling penting adalah pandangan dan penilaian Allah swt.
    salam

    setuju dengan bunda🙂

  29. di jaman sekarang ini,
    susaaaaaaaaahhh banget melihat yang bukan hak:(
    betul,tapi itu semua tergantung niat kita,seberapa kuat tekad kita untuk bisa istiqomah di jalan Allah ded🙂

  30. saia sih setuju saja😀

    setuju kalau dalam rangka ketaatan kepada Allah dan rasul🙂

  31. […] posting ustadz Didot tanggal 16 Juni 2010 yang ia beri judul Orang aneh, membuatku ingat akan sebuah syair indah dan […]

  32. Dulu waktu baru pake jilbab, dianggap aneh. Alhamdulillah sekarang jilbab udah nggak aneh lagi ya🙂

    yang aneh justru wanita muslim yg gak mau berjilbab,malah mengumbar auratnya kemana2😐

  33. deket dgn lawan jenis blh tp ada batasnya, harus punya pendirian

    betul banget,ada batasannya🙂

  34. Itulah tantangannya hidup di jaman yang katanya serba modern. Banyak pengaruh barat yang tampaknya gagal dibendung oleh bangsa ini

    karena memang sulit bagi manusia mas ifan,tapi gak ada yg sulit bagi Allah,makanya kita berharap pada pertolongan Allah,bukan pada usaha manusia🙂

  35. islam itu damai dan indah makanya jika ada yang melakukan kekerasan atas nama islam aku adalah orang yang sangat tidak setuju🙂

    mungkin dalam menegakkan agama Allah,jika ada maksiat kita tetap harus menegur ya mbak,meski tentu dengan santun dulu,kalau gak bisa dibilangin baru agak tegas,intinya iman diwujudkan dengan tiga hal : perbuatan,lisan dan hati. selemah2 iman adalah hati. ada cara2 yg baik dalam menegakkan kebenaran juga,bahkan firaun pun ditegur dengan lembut ,padahal dia amat zalim kala itu

    • @Ria:
      kekerasan yg anda maksud itu apa??
      jika kekerasan yg anda maksud adalah jihad atau perang,
      sy ga setuju dg pendapat anda yg menyebut bhw Islam itu hny damai dan menolak kekerasan. krn Islam itu lengkap. Damai ada, kekerasan pun dibolehkan. Perang pun diatur jg dlm Islam. silakan membaca surat perang deh, AT Taubah. Nabi sendiri perangnya lebih dari 100x lho mbak..
      silakan, jika anda tidak setuju dg kekerasan.

      tpi, tegaknya Islam dibawah kilatan pedang dan dalam timbangan Al Quran dan Sunnah.

      wallahu a’lam

      hayo jangan bertengkar hehe,boleh diskusi tapi gak debat ya😛

      intinya kalau dalam melihat maksiat kita harus ikut tidak setuju,meski kadang tidak harus dengan kekerasan tentunya.
      karena ridho maksiat itu juga maksiat.

  36. hmmm… gitu ya kang ^^ kalo gitu.. bodo amat deh dibilang asing/ aneh di dunia ^^… yang pentingg dimataNya kita ga asing malah tuambahhh cool hhehhehehehe….

  37. ada hadiah buat didot, memperkenalkan nasyid ghurabaa’:

    http://ilikesunflower.wordpress.com/2010/02/03/al-ghurabaa-orang-orang-asing/

    atau di sini:

    http://diaryrose.tumblr.com/post/538072813/ghurabaa-nasheed

    • yang terakhir itu syaikh al ghamidy yang melantunkan

  38. kirain orang aneh itu paan mas..hehe memang stigma orang aneh ini kian menjadi jadi..bahkan malah keluar dari mulut umat islam sendiri..kayanya emang harus lebih banyak memberi penjelasan lagi kepada masyarakat y mas ^^
    makasiih

    masyarakat islam kita hanya belum paham,insya Allah kita yg berkewajiban memberi pemahaman🙂


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s