Takdir Allah

Sewaktu saya masih SMA dulu ,ayah saya pernah berjanji jika saya lulus ingin menyekolahkan saya di luar negeri. sehingga ketika itu sayapun bersemangat belajar dan segera lulus.  Namun takdir Allah buat  saya berkehendak lain rupanya,setelah lulus, ternyata krisis moneter di tahun 1996 melanda dunia. jadilah saya gigit jari karena gak jadi berangkat. kecewa dan sedih melanda hati kala itu,namun kedua sahabat saya tetap jadi berangkat,di satu sisi ternyata krisis tidak melanda semua keluarga di indonesia ini.

Diriwayatkan dari Abu Hurairah r.a., dia berkata: Rasulullah Saw pernah bersabda, “Jika kamu tertimpa suatu kemalangan, maka janganlah kamu mengatakan ‘Seandainya tadi aku berbuat begini dan begini pasti akan begini dan begini’,tetapi katakanlah, ‘Itu sudah takdir Allah dan apa yang dikehendaki- Nya pasti dilaksanakan- Nya.’ karena sesungguhnya ’seandainya’ akan membukakan jalan bagi perbuatan setan”. (HR. Muslim)

Namun saya renungi perjalanan hidup saya,seandainya dulu saya jadi berangkat keluar negeri,kemungkinan besar saya tidak akan menjadi seorang muslim saat ini. Dan hal ini tentu saja patut saya syukuri dengan amat sangat saat ini.

Belum lama ini ada tawaran juga dari seorang arab,ketika mengetahui saya seorang mualaf,dia menawarkan kerja untuk perusahaannya di Riyadh. dia punya beberapa perusahaan disana,kebetulan dia disini dalam kunjungan bisnis dan saya pas lagi diajak teman pengajian makan bersama beliau ini (memang sudah diatur Allah seperti ini pastinya).

apa untungnya tinggal di Riyadh? wah banyak ya,yg jelas saya bisa umroh beberapa kali dalam setahun,naik haji juga amatlah murah,karena hanya beberapa jam saja naik bis. saya bisa belajar bahasa arab tentunya,dan dapat pengalaman2 baru. tapi entah kenapa,hati kecil saya bilang kalau saya harus disini dulu sementara waktu ini.

Alhamdulillah ada dua hikmah yg saya dapatkan karena menolak tawaran menggiurkan tersebut, pertama yaitu, tidak lama setelah itu saya bertemu dua orang teman,yg kini keduanya jadi sahabat yang mengajarkan kepada saya ilmu tentang hati.

Mau tau gak yang aneh? sahabat yang satu mengajarkan kepada saya ,soal suatu amalan hati ,yang ringan dan mudah dilaksanakan ,namun berat timbangannya di sisi Allah,yaitu berzikir subhanallah dalam hati. hal ini insya Allah akan jadi pegangan saya seumur hidup sampai maut memanggil saya kelak.

Rasulullah bersabda: Dua kalimat yang ringan diucapkan dan amat berat di dalam timbangan serta dicintai oleh ar-Rahman adalah Subhanallah wa Bihamdihi (Maha Suci Allah dan dengan memujiNya) dan Subhanallahil Azim (Maha Suci Allah yang Maha Agung) (Hadis riwayat al-Bukhari dan al-Muslim).

Nah sahabat kedua meminjamkan saya buku tentang ilmu2 hati. wah kenapa bisa begitu? kayaknya gak ada yg kebetulan kalau di mata Allah Yang Maha mengatur,semuanya tentu atas rencana DIA juga. memang saya udah pernah berdoa minta diberi ilmu yg membuat saya tidak takut lagi jika berada dimana saja,dan dalam kondisi apa saja. ternyata,saya baru sadari kini, ilmu itu adalah ilmu tentang hati ini.

Hampir sedikit kebablasan saya belajar ilmu ini,sebagaimana ahlinya bicara ilmu hati yaitu Imam Ghazali ,maka hampir saja saya terjebak kepada kesalehan pribadi seperti di era beliau ,dimana saya hanya mau saleh sendirian dengan berencana tinggal di mesjid (untung gak jadi ya hehe😛 ). inilah juga salah satu sebabnya kitab Imam Ghazali (Ihya Ullumuddin) sempat dilarang  pada jamannya dulu. karena banyak orang yang jadi pada menyepi dari dunia dan sibuk mengurus diri sendiri,tanpa memperdulikan dunia. (yang benar itu adalah ternyata hanya hatinya yang hijrah,yaitu hati mencintai akhirat ,tapi fisik tetap bekerja di dunia dengan sebaik2nya,dengan menggunakan dunia sebagai alat untuk menggapai akhirat.)

Nah hikmah kedua adalah,setelah saya belajar ilmu hati ini,saya merasakan ada peningkatan yang lebih dalam ibadah2 saya ,mulai dari sholat yg penuh penghayatan, ataupun puasa yang lebih bermakna. ternyata semua itu tempatnya di hati. jadi kalau misalnya berzinah itu bukan hanya berhubungan seks,tapi dalam hal ini mata bisa berzinah ,pikiran bisa berzinah,karena semua itu tempatnya ada di hati.

barulah saya sadar lagunya Aa gym tentang menjaga hati,rupanya adalah tentang menjaga dari hal2 yg dapat merusak hati. hati kalau saya baca2 sifatnya mirip2 seperti alam bawah sadar ya? alam bawah sadar tidak dapat memproses mana yg benar mana yg salah,alam bawah sadar hanya tau yg sering dirasakan indra2 kita,dan alam bawah sadar tidak dapat membaca kata negatif.

kedua hikmah ini saja sudah cukup buat saya untuk benar2 yakin keputusan saya itu tidak salah selama ini,apalagi ditambah ,ternyata dari blog yang saya coba untuk kelola secara harian ini ,saya malah mendapat seorang pembaca yang ternyata mau saya ajak nikah *semoga menjadi istri saya beneran segera ,insya Allah ,amin ya Rabb 😉

karena itu kini  saya semakin yakin ,bahwa Allah selalu menunjukkan jalanNYA kepada saya dalam keadaan apapun. saya memang bebas memilih,tapi saya takkan lepas dari takdir Allah yang menyertai dalam setiap pilihan yang saya buat. dan takdir dari Allah,itu pasti yg terbaik buat saya🙂

Penyesalan terbesar dalam hidup bukanlah kalah ,tapi tidak pernah tau apakah kita bisa menang atau tidak karena tidak berani mengambil kesempatan baik yang ada di hadapan kita.



20 Komentar

  1. Wah, mas, mau nikah nih? Alhamdulillah…🙂

    Saya sendiri pernah mengalami peristiwa tentang takdir Allah ini. Ternyata Allah menunjukkan yang lebih baik. Sejak saat itu saya lebih ‘lepas’ dalam menjalani hidup. Alhamdulillah.

  2. Alhamdulillah, ternyata di sinipun nikmat ya Dot.. di manapun kita berada berkah Allah senantiasa dicurahkan tiada henti.

    rezeki Umroh dan Haji juga sudah diatur-Nya.. Insya Allah akan tiba saatnya Didot dan istri akan berada di putaran thawaf. Amin.

  3. wahhh senangnya…sekarang mas didot malah bisa menasehati…alhamdulillah…

  4. Sunhanallah,,,
    seperti menemukan setitik embun setelah membaca artikel ini…
    semoga Allah selalu merahmati kita semua….

  5. segala sesuatu yang ditakdirkan Allah kepada kita pada dasarnya adalah yang terbaik buat kita, mungkin beberapa dirasa buruk, tapi bila kita mw menelaah lebih lanjut, pasti ada kebaikan di baliknya …

    Keep Istiqomah mas Didot ^^

  6. alhamdulillah barokallahu fika…

  7. Kadang kita mengeluh kenapa kita harus begini bukan begitu..
    tapi itulah yang diberikanNya..
    namun lambat laun kita akan tahu bahwa takdir yang diberikan Allah SWT adalah yang terbaik untuk kita…🙂

  8. Dalam cara pandang kita, seringkali kita bertanya-tanya. seperti apakah takdir yang Tuhan berikan untuk kita kelak, yah….kadangkala kita memang tak punya pilihan memilih takdir atau destiny, tapi kita kan dituntut alah untuk melakukan penyesuaian dan pembelajaran atas setiap takdir kehidupan yang telah Allah anugerahkan pada setiap nafas kita…gitu y mas…..

  9. hm…gitu…

  10. 😥
    Takdir Allah siapa yang tahu.. kita hanya bisa melakukan sebaik mungkin.🙂

  11. yg menarik adalah kemampuan kita menerima hikmah di balik kejadian. karena tidak semua orang bisa…

  12. Subhanallah…
    Betapa sayangnya Allah kepada hamba-Nya🙂

  13. Salah satu berkah menulis di blog ya…
    (dapat calon istri)😀

  14. sulit tidak sih memulai menjadi mualaf? klo berkenan mohon diposting donk .. heheh🙂

    sulit ? tidak ada yg sulit kalau sudah niat😛

  15. Allah emang selalu punya skenario yang indah untuk hamba-hamba-Nya ya mas..🙂

    betul banget fit😛

  16. apapun takdir Nya atas kita sekarang ini adalah terbaik buat kita karena DIA tahu apa yang kita butuhkan..

  17. Allah selalu memberikan jalan Dot..
    tidak mengira tentunya.. lewat blog ini didot dipertemukan dengannya..

    jadi pengen penasaran, seperti apa calonnya didot…
    kalo udah nikah, fotonya diupload dong.. foto pernikahan gitu…🙂

  18. Alhamdulillah, ternyata dimanapun kita berada, semuanya bisa terasa nikmat, jika hati hanya ditautkan padaNYA semata.
    DIA selalu memberkahi tiap langkah kita dijalanNYA, hanya dgn menautkan hati padaNYA .
    Bunda ikut mendoakan semoga Mas Didot dan calon istri , dimudahkan utk bertamu kerumahNYA di Mekkah .amin
    salam

  19. Alhamdulillah saya bisa berkenalan dengan Didot, seorang Mualaf yang berkualitas, pribadi yang dibutuhkan Ummat.

    • Sy juga ingin rasanya bisa berbuat banyak spt Didot bisa menghimpun pemuda-pemuda dan mengajak kembali meramaikan Subuh di Masjid.


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s