Berdebat

Pendapat orang akan berbeda2 sesuai sudut pandang, jadi pada dasarnya kita tidak perlu saling memaksakan pendapat.

suatu jalanan jika dilihat dari bawah akan dibilang ‘tanjakan’ dan akan jadi ‘turunan’ jika dilihat dari atas.  masing2 benar tapi menurut sudut pandangnya mereka masing2.

Jika ada sepuluh orang membentuk lingkaran ,maka akan ada sepuluh ‘kanan’ disana,demikian bila seratus dan seterusnya. semua akan bilang ‘kanan’ namun mereka semua akan menunjuk ‘kanan’ yg berbeda semuanya🙂

Liat betapa kita bisa ngomongin hal yg sama namun tampak begitu berbeda? apalagi kalau kita ngomongin hal yg benar2 beda? yang sama aja bisa beda,apalagi yang beda bukan??😛

Gelas setengah isi bisa juga dilihat sebagai gelas setengah kosong, tergantung cara pandang masing2 orang.

Apakah harus kalau kita benar, lalu orang lain jadi salah? apakah kalau kita salah,lalu orang lain harus jadi benar? kenyataannya ,semua orang bisa benar tanpa perlu yang lain jadi salah kok , sebagaimana contoh2 diatas😉

Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam); sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang salah. Karena itu barangsiapa yang ingkar kepada thaghut dan beriman kepada Allah, maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang amat kuat yang tidak akan putus. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. (QS 2 : 256)

Bersikap bijaklah terhadap perbedaan,karena perbedaan adalah rahmat.

Esensi kita adalah mahluk spiritual,mahluk spiritual tidak perlu berdebat karena tidak punya nafsu. perdebatan terjadi dari akal pikiran dengan nafsu serta ketakutan yang berasal dari produk akal pikir.

Jangan rendahkan dirimu dalam perdebatan,karena pemahaman orang akan berbeda2 tergantung sudut pandangnya. orang lain akan mengerti bila Allah membuat mereka mengerti,dan tugas kita hanyalah menasehati,bukan untuk berdebat. karena agama adalah nasehat,bukan paksaan.

Tidak ada manusia yang  benar 100% ,karena tidak ada yang benar secara mutlak kecuali Allah. kita semua hanya bisa mendekati kebenaran,bukan menjadi kebenaran itu sendiri. jadi mengapa perlu berdebat jika tidak ada yang benar2 benar?

Pendapat dan tulisan saya inipun pada dasarnya hanya bisa mendekati kebenaran,karena kebenaran hakiki hanyalah milik Allah semata 🙂

33 Komentar

  1. Yup…
    ane setuju banget mas…
    tapi berdebat kadang perlu untuk menyelesaikan sebuah masalah, bukan untuk mencari masalah…😀

    berdebat untuk ego diri masing2 itu yg saya maksud jangan,kalau sekedar diskusi untuk mencari solusi itu sangat dianjurkan,tapi bukan untuk siapa yg menang atau kalah,tapi lebih kepada jalan keluar yg terbaik🙂

    • yupp berdebat untuk mencari solusiii dan jalan keluar terbaik,,,,, sy sangat sepatu (sepakat n setujuh)

      bukan untuk kemuliaan diri sendir di mata manusia lain lho ya😉

      • Oooo cempaka sepatu banget yah….

        nice info..

        sepatu kaca cempaka mirip sepatu cinderella gak ya??😀

      • yang penting debatnya tetap dalam batas2 toleransi dan damai serta menjaga ukhuwah Islamiah demi menghindari perpecahan🙂

        insya Allah kalau memang niatnya damai dan menjaga persaudaraan jadi suatu yang bermanfaat🙂

  2. Setuju mas…
    Kebenaran milik Allah… (setiap ceramah atau pidato kita biasanya ngucapin kata ini kan😉
    karena memang benar begitu dek😉

    tp kadang lia heran banyak orang2 yg berdebat2 tanpa ada habisnya😦
    kalau hanya sekedar memuaskan ego diri,ego manusia tidak ada kenyangnya jika terus diikuti nafsunya😯

    semoga mereka membaca artikel ini
    amin🙂

    • Wallahu a’lam bishowab🙂

      setuju,Allah lebih tau dari kita semua🙂

  3. Terkadang memang kt harus slh hargai pendapat, agar tdk trjadi perpecahan😀

    bukan terkadang,tapi harus selalu menghargai pendapat orang lain🙂

  4. Di tv pun ada acara yang namanya “debat”.Apa baik tuh?

    tergantung tujuannya apa? kalau untuk mencari jalan keluar terbaik dari suatu masalah silahkan,tapi kalau hanya untuk membanggakan diri dan ego buat apa? apa artinya kehebatan kita jika dibandingkan kehebatan Allah? untuk apa membesar2kan ego ,itu hanya membawa kita kepada kesombongan. bahaya jika kita merasa lebih baik dari orang lain, karena sombong adalah sifat2 iblis yg dibenci Allah. pentingkah dinilai penting dimata manusia lain? kalau menurut anda penting silahkan,tapi ingat yg terpenting adalah bagaimana kita di hadapan Allah. selama kita sibuk memikirkan penilaian manusia,selama itu pula hijab Allah tidak akan pernah terbuka,karena kita akan sibuk mengurusi penilaian2 itu dengan berusaha tampil sempurna di hadapan manusia lainnya. lebih baik kita belajar sikap rendah hati dengan mendengarkan pendapat orang lain , wallahualam🙂

  5. Perbedaan bukanlah harus selalu dimaknai dengan ketdaksetujuan/sesuatu yang bertentangan dengan yang menjadi pandangan kita. Justru dari perbedaan kita belajar untuk menyelami bahwa ada banyak kelemahan yang seharusnya kita perbaiki. Dan berdebat untuk menyatukan perbedaan sesungguhnya sudah merupakan suatu pemaksaan

    harusnya bukan berdebat,tapi bermusyawarah. kalo berdebat itu kesannya arogan banget ya? padahal kita juga banyak kelemahan diri😛

    • Wuihh… bijak sekali bapak yang satu ini…

      Allah maha bijak,segala kebijaksanaan saya berasal dari tuntunanNYA,DIA yang mengilhamkan apapun kepada saya ,inna lillahi wa inna ilaihi rojiun🙂

      • Apaan sih bang. Bukannya abang tuh yang bijak sangat🙂

        saya sama aja sama kamu,kadang masih suka tidak bijak ,tapi semua adalah belajar,karena semuanya dalam ujiannya masing2,jadi kadang masih suka salah saat mau dinaikkan tingkat di hadapan Allah🙂

  6. Sebenarnya yang tidak boleh itu berdebat yang tak ada tujuan (ujung pangkal) nya kan, bukan berdebat untuk sebuah ijtihad dan sejenisnya. Dalam hal ini sangat dibutuhkan kerendahan hati untuk bisa saling membuka hati dan fikiran kita, serta menghargai pendangan orang lain yg berbeda dengan kita, karena boleh jadi kita sama-sama salah, atau sama-sama benar atau yang satu salah dan yg satunya benar…

    bagaimana debat tanpa ego? nah itu namanya musyawarah kalau di budaya kita🙂

  7. Hmmmmm…berdebat soal apa neh mas, kebeneran kah ????? atau mendebatkan agama…
    kalo yang diperdebatkan konteks spiritualitas dan keimanan, saya no coment aja ding, ya sama saja menguraikan benang kusut yang nggak pernah akan ada ujungnya…setiap yang satu menang dalam argumen dalam berlogika, pasti akan timbul lawan lain yang ingin meruntuhkan hakekat pendapat kita, yang endingnya akan mempertajam jurang permusuhan……kita semua cinta damai kan mas🙂

    berdebat soal apapun sebaiknya dihindari,karena apapun yg Allah inginkan untuk orang itu ketahui pasti akan diketahui oleh orang itu,gak ada gunanya berdebat. kalau diskusi yang sehat namanya bukan debat,lebih ke arah musyawarah🙂

  8. dalam hal agama, saya selalu berpegang pada “lakum dinukum waliyadin”

    saya juga mas abu😛

  9. Berbeda pendapat adalah hal biasa. Karena memang sesungguhnya segala sesuatu yang ada dunia tidak ada yang persis (100%) sama. Namun harus disadari bahwa dalam perbedaan itu kadang harus diambil satu keputusan yang tentu saja tidak mungkin keputusan itu dapat memuaskan semua pihak.

    betul,tapi gak perlu sampai berdebat kan ya mas mursyid??😀

  10. perbedaan itu indah,,,
    mungkin ika tidak ada perbedaan kehidupan tak akan berjalan dengan normal

    gak akan berwarna dunia ini tanpa warna warni pelangi,hanya hitam putih saja jika tidak ada perbedaan🙂

  11. Jalan itu tidak selamanya lurus, ada simpang yang harus dilalui….Nah, jika dipersimpangan, lihat kanan-kiri, kalau memang bingung…tanyakan org2 yang berada di sekitar simpang itu agar tidak tersesat….Nyambung nggak sih,Dot❓

    bertanya soal jalan boleh2 saja,sebagaimana bertanya kepada orang yg lebih pengalaman. biasanya kan yg berdebat karena udah merasa paling tau soal sesuatu? kalau belum tau biasanya gak akan berdebat😉

  12. Selama debat itu tidak memicu sebuah pertengkaran sepertinya jadi hal yg positif🙂

    mungkin juga,asal gak pakai ego dan mau menang sendiri🙂

  13. Hmm berdebat ada tempat dan momuntumnya dan dan saling menghargai dan ikutin adab2nya .
    Kami menginformasikan acara seminar nasional silhakan kunjungi kami di seminar-nasional-tentang-at-thibbun-nabawi-obat-herbal-dalam-mengobati-kangker-dan-peyakit-degenaratif-lainya

    insya Allah demikian🙂

  14. sepakat
    like this pake jempol, hehehe..

    saling menghargai, mungkin itu kuncinya..

    salam kenal, ditunggu kunjungannya,^^

    ya memang itu kuncinya🙂

  15. Setuju, berdebat itu dekat dengan nafsu, buktinya sudah jelas, seperti waktu kita nonton debat atau dialog di televisi yang ujung-ujungnya adalah ribut dan masalah semakin suram, ga’ ada titik temu, yang searah pun jadi seperti berlawanan arah…

    lebih baik musyawarah ya mas adin??😛

  16. mantafff🙂
    semoga kita saling intropeksi diri agar bisa melihat sisi baik sebuah perkara,
    mencari hikmah dalam setiap nasihat,,,

    setuju😉

  17. bunda setuju banget Mas, Allah swt menciptakan segala sesuatu selalu berbeda dan berlawanan, hitam dgn putih, atas dgn bawah dstnya.
    Justru krn perbedaaan itulah , hidup kita jadi penuh warna, dan penuh syukur menjalaninya .
    salam

    iya bunda,pelangi kalau hanya hitam dan putih jelek banget ya??😛

  18. perdebatan jika hanya dilandaskan pada logika masing-masing maka tidak akan mendapatkan titik temu, masing-masing dengan argumentasinya yang dirasa paling kuat

    betul pak narno ,telah jelas yg benar dari yg salah ,jadi gak perlu diributin lagi😉

  19. setuju mas didot… terkadang hy gr2 kurang sepaham jd berantem trus nggak bertemenan lagi, fffiiuuuhhhh cara pandang yang salah…

    artikel nya menarik mas…

    salam ^_^

    salam juga😉

  20. yupz..
    bener c kang..intinya perbedaan cara pandang…tinggal menemukan titik temu yang sinkron satu sama lain..kan enggak mesti apa2 sama di dunia ini..enggak berwarna dunkz dunia ini klo sama..enggak berkembang dunkz pemikiran klo sama smeua..ntr malah jadi malas mikir..hehehe..

    debat mah mesti dijauhin karena mengarah pada perpecahan..yang ada juga diskusi untuk mencari pemecahan..^^v

    setuju dengan pendapat kamu ini🙂

  21. Aku juga setuju…
    Terlebih lagi bila tak memiliki dasar keilmuan yang cukup, perdebatan hanya akan membawa ke neraka😦

    iya kin🙂

  22. setuju dot..
    bahwa perbedaan adalah cara Allah membuat kita menjadi lebih bijak.
    bahwa kita harus bisa memandang perbedaan dengan mata yang jernih.. nggak asal beda terus dijadikan permasalahan.

    bisa jadi sesuatu hal yang sama tapi cara pandangnya berbeda..
    justru membuat kita lebih kaya dan lebih byk pengetahuan..

    butuh kebijaksanaan untuk melihat dari sudut pandang orang lain na🙂

  23. sebisa mungkin saya menghindari debat dengan sesama saudara muslim, tapi kalau sudah berkaitan dengan penistaan Allah, Muhammad, Al-Qur’an, dan aqidah yang melenceng, maka saya bergerak, tapi tentu sebagaimana kata Allah dalam Al-Qur’an, “dan bantahlah mereka dengan cara yang baik…”

    iya mas,bantah dengan cara yg baik berarti bukan berdebat kusir kan??😛

  24. Berdebat juga ada etikanya ya di Islam.🙂

    tentu saja sop,sebaiknya bukan berdebat,tapi musyawarah untuk mufakat🙂

  25. wah dulu saya hobi banget berdebat mas, tapi pake bahasa Inggris, bukan debat kusir sih..lumayan buat ngasah kemampuan bercas-cis-cus ria saya. Hehe..

    kalau gitu ngobrol bahasa inggris aja yuk?? biar lebih lancar ,buat meningkatkan kemampuan bahasa inggris kita? daripada berdebat mending ngobrol kan??😛

  26. Bertukar Pikiranlah Bukan Berdebat kalau kata sayidian Ali…Dan Tinggalkanlah perdebatan walaupun kita sudah tahu bahwa kita benar…
    Prakteknya masih sulit membedakan Perdebatan dan bertukar pikiran, masih suka2 keselimpet…:mrgreen:

    nah itu dia mas,butuh kebijaksanaan dan ketenangan,mending kalau belum tau ditinggalkan aja🙂

  27. ahsan nya jangan dan hendaknya menjauhi debat ya dot… akan lebih enak kalau sharing saling mengingatkan dan saling menasehati… pokoknya jauhi debat dengan saling memahami satu sama lain, jika terjadi debat ya diusahakan dengan cara yang ihsan

    musyawarah untuk mufakat ,kira2 begitu yg ada di pikiran saya nouf😛


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s