Antara akal dan Tauhid

Einstein pernah berkata : “Science without religion is lame, religion without science is blind” (ilmu tanpa agama itu lemah dan agama tanpa ilmu itu buta)

Seorang yang diakui oleh dunia sebagai salah satu manusia paling jenius dan berilmu pengetahuan luas kok masih bisa ngomong begitu ya?

Sebenarnya memang ada ketidaksingkronan antara akal dan tauhid. si akal selalu minta dijelaskan segala macam tentang penciptaan dan siapa penciptanya,padahal kemampuan akal itu terbatas. nah disinilah menurut saya,peran iman untuk menjembatani antara keduanya.

iman adalah penghubung antara akal dan hati ,yg tidak nyambung satu sama lain. karena akal adalah mahluk dunia yg penuh dengan pertimbangan dan nafsu,sementara hati(qalbu) adalah mahluk akhirat yg hanya mikirin soal kebaikan tanpa ada nafsu sedikitpun. tauhid adalah bagian si hati ini tentunya😉

Para pemikir bertanya : Jika Tuhan menciptakan alam semesta ini,lalu siapakah yg menciptakan Tuhan?

Lah kalau konsep Tuhan itu adalah sebagai sang pencipta,berarti DIA tidak diciptakan,karena kalau diciptakan berarti DIA bukan Tuhan.

Dan kepunyaan Allah-lah timur dan barat, maka kemanapun kamu menghadap di situlah wajah Allah… (QS 2 :115)
Lalu dimanakah Allah? demikian pertanyaan si akal, yg mencoba melihat dengan indera matanya. tapi memang bukan mata lahir yg bisa melihatNYA melainkan si mata hati. kita gak akan bisa membaca alquran sampai menangis jika hanya memakai akal kita saja,tapi kalau kita gunakan hati,maka saya jamin kita akan menangis.
(yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): “Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka. (QS 3 :191)

Karena itu untuk merasakan tentang keberadaan dan kemahaesaan Tuhan ,semuanya perlu dengan hati,dengan rasa untuk memahami Tuhan,bukan dengan akal pikiran saja.

Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk (isi neraka Jahannam) kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah). Mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai. (QS 7 :179)

Namun demikian ,memang ada hal2 yg kita harus pikirkan dari penciptaan bumi dan kejadian2nya ,lalu kemudian kita sadar bahwa hal itu diluar kemampuan nalar kita,maka kita memuji kebesaran Allah,karena keterbatasan kita dan kemahaagungan Allah.
Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, silih bergantinya malam dan siang, bahtera yang berlayar di laut membawa apa yang berguna bagi manusia, dan apa yang Allah turunkan dari langit berupa air, lalu dengan air itu Dia hidupkan bumi sesudah mati (kering)-nya dan Dia sebarkan di bumi itu segala jenis hewan, dan pengisaran angin dan awan yang dikendalikan antara langit dan bumi; sungguh (terdapat) tanda-tanda (keesaan dan kebesaran Allah) bagi kaum yang memikirkan. (QS 2  : 164)
berhentilah sejenak memakai akalmu,dan rasakan dengan keyakinan kehadiran Allah disekitarmu ,karena Allah hanya bisa dirasakan oleh hati bukan dengan akal pikiran
Carilah hatimu di tiga tempat:
Pada saat mendengarkan Al-Qur’an; di majelis dzikir (ba’da shalat, menuntut ilmu syar’i dan lain-lain); ketika sedang menyendiri.
Jika kamu tidak mendapatkannya di tiga tempat itu, maka memohonlah kepada Allah agar memberimu hati, karena sesungguhnya kamu tidak mempunyai hati.
wallahualam

29 Komentar

  1. quote terakhir itu hadits atau apa Dot?
    Gue juga ngerasa konyol orang2 yang menantang keberadaan Tuhan dg akalnya.
    Yahelaahh, dirinya dibandingin bumi aja kaya debu, sementara bumi dibanding jagat raya udah sepersetrilyun-nya partikel debu… kok ya masih mengira bisa merangkum Tuhan dengan otaknya???

    waktu pertama mengenal Allah dengan segala sifatNYA itu,saya langsung berkata : inilah Tuhan yang saya cari,DIA diluar nalar saya,karena DIA maha segalanya.
    sehebat2nya seorang manusia,hanya mampu menggunakan kemampuan otaknya 5% saja,sisanya 95% itu masih misteri bagaimana kemampuan otak yg sebenarnya. tapi kalaupun seorang manusia sudah mampu menggunakan 100% kemampuan otaknya itu,tidak akan pernah mampu juga memahami Allah dengan segala kebesaranNYA.
    wong ilmu Allah itu teramat banyak kok😛
    quote terakhir mungkin dari hadits ya,tapi sering nemu juga di buku2 sufi yg mempelajari ilmu hati,terutama yg terkait dengan imam ghazali. wallahualam,makanya gak saya cantumin sumbernya. tapi insya Allah maksud dari quote itu benar🙂

  2. Wah postingan di blog ini keren2.XD uda saya msk kn d list reader saya.XD

    terimakasih adi,yang paling keren yg menciptakan pemilik blog ini tentunya😉

  3. Betul kang… ketika pikiran tak terarah, hatilah yang meluruskannya🙂.. semga kita salalu teteup konsisten dijalanNya🙂

    insya Allah ,amin 🙂

  4. hi dot.. suatu hal yang bener sekali.. kalo iman sebagai penghubung antara akal dan hati.
    karena kalo terlalu pake akal, tanpa iman.. bisa2 kebablasan.. bahkan banyak yang akhirnya memilih jadi atheis.

    ya betul,seperti orang2 barat yg terlalu mengagungkan akal itu na jadinya🙄

  5. Ketika bnyk hal yg dipertanyakan ada d luar akal sehat,hanya iman yg membuat qta tenang :p
    Terima kasih sudah diingatkan mas

    terimakasih kembali😉

  6. yaampunn
    gue jadi was was gini yah
    heeemm

    banyak dosa nih

    ayo ayo bertobat,gak perlu was was lagi,Allah maha memaafkan,asal kita sungguh2 gak mau ngulangin ,takutlah pada kematian yg siap menjemput kita kapan saja😯

  7. Al-Qur’an yang berisikan ajaran tauhid, didatangkan untuk menyempurnakan segala yang masih kurang, segala yang belum sempurna, memakai cara dan sistem berpadanan dengan perkembangan akal dan kemajuan ilmu. Tauhid dan akal akan berjalan beriringan kalo hati kita tercerahkan keduanya. kalo kagak, ya bisa dipastikan pasti ada yg g sejalan, kan banyak tho contohnya orang pinter tapi tauhidnya jongkok🙂

    ah betul sekali pendapatmu,akal juga penting,tapi hati harus dihidupkan🙂

  8. Berbicara tentang akidah, satu hal yang harus kita capai adalah keyakinan 100%, dan itu bisa dicapai dengan dalil aqli (akal) dan naqli (nash). Di dunia ini yang bisa kita indra cuman 3, alam, manusia dan kehidupan (kita tak bisa merasakan kehidupan orang lain), yang ketiganya “terbatas”, sesuatu yang terbatas selalu membutuhkan sesuatu yang tak terbatas, karena “keterbatasan” itu tak akan membuatnya ada dengan sendirinya. Dan keberadaan Sang Khaliq mutlak, yang akhirnya bisa meruntuhkan teori evolusi, yang berpikir semua berawal dari materi. Dan akal bisa menyimpulkan tentang keberadaan Sang Pencipta.

    akal hanya bisa menyimpulkan,pasti ada zat yg maha kuasa yg mengatur semua ini,karena semua amat teratur dan ada yg kuasa mengaturnya

    lalu dengan akal kita juga harus berpikir, apa benar Muhammad Rasul Allah? Perintah Allah dalam Al-Qur’an bersifat global, dan aplikasi hukum memerlukan keteladanan dari seorang manusia, itulah urgensi keberadaan seorang Rasul. Lalu dari Sirah Rasulullah kita melihat bahwa Rasul bukan mujtahid, segala yang Rasul lakukan adalah wahyu, dan akal berperan untuk mengetahui lebih jauh sosok seorang Rasul, hingga yakin dia adalah Rasul dan terakhir, dan syariat yang dibawanya mutlak kita ikuti.

    rasul tidak bisa membaca dan tulis,beliau disuruh membaca oleh malaikat jibril sampai tiga kali,saya yakin beliau membaca dengan hatinya bukan dengan akal pikirannya

    lalu dengan akal pula kita bisa membuktikan Al-Qur’an kalam Allah. Dengan isi yang berbahasa Arab, maka kemungkinannya cuma 3, karangan orang Arab, karangan Muhammad atau wahyu Allah. Yang pertama, sudah ditantang orang2 Arab dengan karya yang serupa, (bahasa Arab adl bahasa dengan nilai seni tertinggi, dan masa Rasul adalah masa dimana kemampuan syair paling tinggi perkembangannya), tak ada satupun yang bisa membuat karya serupa bahkan hingga kini. Karangan Muhammad juga menunjukkan bahwa bahasa hadist berbeda dengan bahasa Al-Qur’an, dan terakhir ternyata semakin banyak kemukjizatan Al-Qur’an yang terkuak, bahkan kalau pernah mengikuti ulumul Qur’an, ternyata satu huruf saja hilang, dia tak akan menunjukkan maknanya.

    benar kan akal manusia terbatas? justru diketerbatasan itulah seharusnya si akal mengakui kemahabesaran Allah🙂

    Ketika meyakini kebenaran Al-Qur’an sebagai wahyu Allah, maka tak ada satupun berita dalam Al-Qur’an yang diragukan kebenarannya, termasuk apapun yang tak tampak oleh mata. Dalam Al-Qur’an Allah memberi tahu untuk memikirkan segala ciptaanNya (untuk memahami eksistensiNya, dan bukan Dzatnya karena diluar kemampuan akal), berita adanya malaikat, surga dan neraka, hingga kerasulan Muhammad, sejarah terdahulu hingga segala hukum2Nya.
    ini perlu iman yen,karena akal selalu minta bukti,kalau gak ada bukti gak sah kata para ilmuwan. ada sebab ada akibat katanya,lalu Allah sebabnya apa? itulah kegagalan akal yg terfatal ,yaitu atheis😐

    Akal dan nash harus digunakan untuk mendapat keyakinan 100%, karena jika hanya salah satu, yang terjadi adalah keraguan yang bisa berujung pada kelemahan keyakinan, salah satu contoh akibatnya akan saya tulis pada postingan selanjutnya. untuk masalah qada dan qadar, InsyaAllah akan saya uraikan di postingan saja, maaf jika komentar terlalu panjang
    saya tunggu tulisan kamu yen hehe,ini salah satu komen terpanjang yg pernah saya baca hehehe,ngalah2in tulisannya sendiri:mrgreen:

    tapi demi oyen saya maafkan dan saya terima kesediaannya untuk berbagi dengan kita semua🙂

    • Mbak Oyen hebat🙂 Komennya bisa panjang kayak sepur hehehe

      hihihi:mrgreen:

  9. lama tak berkunjung kesini.
    sekalinya berkunjung selalu saja ada pelajaran yang mengajarkan arti kehidupan.

    syukron kang Didot…

    bang jali sibuk ya jarang mampir di warung saya??😛

  10. Hmmm…

    komen kok pendek amat wi? lagi sakit tenggorokan?? sampai ketangkep si aki tuh tadi:mrgreen:

  11. ‘Allah swt hanya bisa dirasakan dgn hati bukan akal pikiran’
    quote yg bagus sekali, krn memang begitulah kenyataannya, krn dlm islam kita diwajibkan percaya pd yg ghaib, seperti Allah swt, surga dan neraka, juga para malaikat yg tak kasat mata.
    Namun begitu, msh saja ada orang2 yg keukeuh utk mencari Allah swt dgn melalui pikiran dan pengetahuan, sepertinya kok ya konyol sekali😦
    salam

    manusia itu banyak yg ngeyel bun,jadinya begitu,terlalu banyak teori dan mengagungkan akal pikir mereka yg terbatas😯

  12. akhirnya berkunjung lg kesini…🙂
    ‘carilah hatimu di tiga tempat’
    klo ga salah ada jg ayat alqur’an yg bilang klo kita ga mbaca alqu’an, Allah akan menutup hati kita.

    bukan menutup,tapi karena kita ada maksiat dan dosa2 kecil,jadi ketutup oleh kotoran2 di hati kita,lama2 cahaya Allah gak bisa masuk lagi ke hati kita dit😐

  13. Hatilah yang akan mampu merasakan keberadaan Ilahi karena ia begitu jujur dalam menilainya. Namun, itupun tak dapat tercapai apabila hati telah ditutupi dengan noda2 hitam nafsu dunia

    betul sekali mas ifan🙂

  14. Ya Allah tanamkan cinta tumbuh subur dihatiku.. karena hatiku bukanlah hati bila tak ada cintaMu.
    sungguh indah kata2mu ini bundo,pasti dari hati yg terdalam ya??😛

    Selamat siang, Didot
    siang juga bundo sayang😉

  15. orang yang paling sombong adalah orang yang mengukur keberadaan Allah dan ciptaanNya hanya berdasarkan logika (akal).

    naudzubillah😳

  16. maaf kang didot , sebelum mencerna isi tulisan ini , aku mau tanya ” Tauhid ” itu apa ya?

    mohon maaf karena saya bukan muslim, tapi saya ingin tau juga makna dari tulisan ini

    tks & GBU

    tauhid adalah keyakinan kepada Allah secara benar. seperti yakinnya bahwa bukan obat dan dokter yg menyembuhkan penyakit,tapi Allah melalui perantara merekalah yang maha menyembuhkan.

    ada cerita nabi musa,sewaktu sakit gigi beliau ingat kepada Allah,lalu tiba2 diilhamkan Allah untuk memakan daun suatu tumbuhan,kemudian dia sembuh. setelah beberapa waktu berlalu,beliau sakit yang sama,langsung ingat tumbuhan itu,bukan ingat Allah,maka setelah dia mengunyah2 berkali2 tidak kunjung sembuh,karena kali ini dia ingat tumbuhan dulu bukan ingat Allah🙂

  17. iya mas…kadang ngelesnya kita manusia yang dhoif nang sombong untuk tahu segalanya padahal kapasitas otak kita ga mencukupi untuk sampai ke sana, kecuali pada hati yang terbuka…

    manusia yang sombong itu berarti ada iblis yang berhasil menghasutnya,karena sombong itu sifat iblis yg membuatnya keluar dari surga dulu🙂

  18. aq suka kalimat yg terakhir Dot.. aq juga pernah postingin hal itu… terkesan banget ma kalimat2 ibnul qayyim tersebut…. ^^

    iya nouf ,aku malah gak tau itu kata2 ibnul qayyim hehe😛

  19. salam kenal mas didot…

    salam kenal kembali😉

  20. subhanallah….
    semoga posting ini menjadi amal jariyah yg selalu mengalir buat njenengan mas

    “Apabila manusia mati maka terputuslah amalannya kecuali dari tiga perkara: shodaqoh jariyah, ‘ilmu bermanfaat, atau anak sholih yang mendo’akannya.” (HR. Muslim, dari Abu Huroiroh)

    amin ,makasih mas andi ,semoga jika saya ikhlas ini sungguh2 jadi amal yang terus menerus,bahkan seandainya saya sudah mati kelak🙂

  21. Banyak orang yang menemukan Illah dengan kepandaiannya karena ada proses pencarian disana, namun banyak juga yang ‘angkuh’ mengakui bahwa ada yang lebih….Ada penguasa di atas penguasa. Dengan keilmuan (akal yang terarah) dan hati yang bersih, pemahaman akan tauhid (keillahian) akan dicapai bagi siapa saja yang mau mencari kebenaran di atas kebenaran.

    Nabi Ibrahim as menemukan Allah lewat akalnya,dimana beliau bertanya kepada dirinya sendiri tentang Tuhan. sampai disuatu titik bahwa akal mengakui ada sesuatu yg lebih hebat darinya,disitulah muncul keTuhanan yang benar ,bahwa manusia itu butuh kepada sesuatu yg maha mengatur segalanya🙂

  22. terus terang saya teramat takut dengan QS 7 :179 yg disebut diatas, mudah2an kita semua selalu diberi petunjuk dan terhindar akan hal tsb, amiin….

    saya juga merinding bacanya mas ardee😐

  23. hmm…
    dalam prakteknya itu yg susah, mas…
    seperti kita tahu kita tdk bisa memainkan hati dan mematikan logika kan?😉

    memang tidak mudah ,tapi bukan tidak mungkin. mematikan logika sejenak dengan menghadirkan rasa,perlu latihan dalam melakukannya😉

  24. ada banyak hal yang tidak bisa dijelaskan logika dan nalar, seperti tauhid yang intinya keyakinan pada Tuhan . Hanya kebenaran dan iman yang bisa menyeimbangkannya

    makasih mamah ,saya setuju🙂

  25. makasih banyak mas sudah mengingatkan dengan artikelnya…

    sama2🙂

  26. comment saya udah terwakili…
    jadi ngikut aja dech…
    hehehe….

    haha,sip😉

  27. Daripada mikirin tentang itu, mending mikirin cara ngedapetin ridho Allah.
    Btw salam kenal mas🙂

    salam kenal juga🙂

  28. baguss..🙂


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s