Besar dan kecil

Hati-hatilah pada yang kecil,karena manusia sering tergelincir justru karena hal2 yg kecil,bukan hal2 yg besar.

Sebab yg besar mudah terlihat dan karenanya mudah dihindari,sedangkan yg kecil biasa kita sepelekan.

Setan menjerumuskan kita dengan dosa kecil dan ringan dulu,baru kemudian pelan2 dinaikkan ke godaan  dosa yg lebih besar dan keji.
Ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu mengatakan,
“Sesungguhnya seorang mukmin melihat dosanya seakan-akan ia duduk di sebuah gunung dan khawatir gunung tersebut akan menimpanya. Sedangkan seorang yang fajir (yang gemar maksiat), ia akan melihat dosanya seperti seekor lalat yang lewat begitu saja di hadapan batang hidungnya.”

Nah , kita juga jangan mau kalah pake rumus ini ,ibadah sedikit2 dulu,baru kita tingkatkan pelan kuantitas dan kualitasnya.

sholat tahajud 2 rakaat,yg penting ikhlas dan istiqomah. karena bangun malam itu sulit,makanya kita ringankan saja dulu,yg penting mau melakukannya itu sudah amat baik😉

sholat dhuha juga 2 rakaat aja dulu,yg penting ikhlas dan istiqomah.

Nanti kalau sudah melaksanakan yg sunah2,yg wajib insya Allah akan lebih terjaga,

sayang dong ,masak yg sunah dikerjakan yg wajib gak dilaksanakan??

ibadah sekecil dan seringan apapun ,pada hakikatnya mensucikan hati dan jiwa kita ,dari kotoran2 hati yg mungkin sudah mengeras jadi kerak di hati kita.

Adapun sukses besar sesungguhnya adalah gabungan dari sukses2 yg jauh lebih kecil.

Tau kan ,kisah nabi daud melawan goliath,si kecil mengalahkan raksasa ,dengan sebuah batu kecil dan katapel?

atau di cerita dalam   surat al fiil (gajah)  ,dimana tentara abrahah yg gagah perkasa dengan gajah2nya itu dihancurkan oleh batu2 kecil yg panas yg dilemparkan burung ababil yg berasal dari neraka?

Apakah kamu tidak memperhatikan bagaimana Tuhanmu telah bertindak terhadap tentara bergajah. Bukankah Dia telah menjadikan tipu daya mereka itu sia-sia? dan Dia mengirimkan kapada mereka burung yang berbondong-bondong, yang melempari mereka dengan batu dari tanah yang terbakar, lalu Dia menjadikan mereka seperti daun-daun yang dimakan  (QS 105 : 1 – 5 )

Jangan pernah remehkan hal2 kecil.

jangan kau lihat besar kecilnya dosa,tapi lihatlah kepada siapa kau bermaksiat

32 Komentar

  1. Tak bisa berkata-kata. Karena untuk jadi istiqomah itu tak mudah. Tp jika dibarengi dg niat yg tulus mengharap ridho Allah, insyaAllah bisa.
    Alin sendiri masih blm istiqomah, masih harus meluruskan niat nih.🙂

    manusia belajar seumur hidupnya,harus selalu berhati2 ,jangan pernah merasa aman sebelum benar2 berada di surga,jangan pernah merasa lebih baik dari yg lain,terus belajar🙂

  2. setuju mas yg kecil2 ini kalo di remehin lama2 jadi nyusahin. semoga istikomah dengan ibadahnya doain saya jg ya?

    insya Allah saya ikut mendoakan,saya juga perlu dinasehati kok biar tetep istiqomah🙂

  3. “jangan Pernah MeRemehkan hal-hal kecil…”

    Setuju mas…Ibadah walaupun sedikit tapi Konsisten, begitu juga dengan dosa kecil, rajin2 kita membersihkannya…
    yang menarik dari tulisan ini, bukan karena saya pernah menuliskannya juga, setelah berkontemplasi sejenak…🙂 , dalam perjalanan hati, tafakur atas perjalanan hidup yang dilalui semua HambaNYA ternyata sama…dari jaman dahulu sampai sekarang juga…yang berbeda adalah dalam penyikapannya…
    dan Tulisan ini diakhiri dengan qoute yg mirip2 juga…kita sehati kah mas ?:mrgreen:
    Cekidot :
    http://atmakusumah.wordpress.com/2009/12/30/memperhatikan-kesalahan-kecil/

    hahaha,bener2 sehati nih kita,quotenya sama persis mas belakangnya hihihi😀

  4. Setuju mas. ,kecil2 kadang nyusahin, nice posting.XD

    ya kira2 begitu ,thanks ya mas adi🙂

  5. thanks banget nasehatnya di pagi ini…bener banget, kadang yang kecil2 ini juga sandungan kalau tidak ikhlas…

    betul,yg kecil jangan diremehkan😉

  6. Pagi Didoott..!

    Besar dan kecil.. jangan terhijab oleh ukuran ya dot.. Jangan pernah merasa kita lebih banyak amalan daripada orang lain, Allah yang Maha Tahu.

    betul bundo,justru kalau merasa lebih banyak amalan,itu calon tergelincir karena kesombongan,bahaya sekali itu bundo. hendaknya selalu merasa amal kita kecil dan dosa kita besar sepanjang hidup kita. jangan pernah merasa aman sebelum benar2 berada di surgaNYA. karena itu para sufi berkata “dunia ini penjara bagi orang mukmin,dan surga bagi orang kafir”

  7. Makanya ada ungkapan kecil2 cabe rawit, biar kecil tapi prestasinya besar:mrgreen:

    cabe rawit biar kecil tapi pedeshnya nendang banget sih ya??😛

  8. nice pic

    haha ,si mbah😛

    • nice pic? bukan nice article?

      tau tuh si mbah,kok gambarnya yg dikomen hihihi:mrgreen:

      biarin deh ,aku juga suka senyum liat avatarnya mbah😉

  9. setujuuu…
    dengan membiasakan diri melaksanakan yang sunnah, maka insya Allah yang wajib akan terjaga

    nah ini memang rumus penipuan buat diri saya sendiri mas abu,melakukan yg sunah biar yg wajib jadi gak kelewatan😉

    • bukan penipuan, guru ngaji saya juga menyampaikan hal demikian.
      termasuk untuk menghindarkan diri dari berbuat dosa, maka lakukanlah puasa sunnah senin dan kamis, dengan demikian maka akan terasa janggal untuk melakukan maksiat seperti memandang sesuatu yang dilarang. ini hanya contoh

      setuju mas abu,melakukan yang sunah membuat yang wajib jadi sayang jika dilewatkan,penipuan hanya istilah saya aja hehehe:mrgreen:

  10. keliatannya artikel ini kecil, sepele gitu…tapi besar efek tafakur nya🙂

    iya ya wi? ditunggu tafakur ilmunya di al azhar sabtu ini ya😛

  11. Terima kasih sobat dipagi yang cerah ini mendapat pencerahan yang harus kita perhatikan dalam beraktifitas!

    terimakasih kembali😉

  12. Yang kecil yang melengkapi, yang kecil yang menjadikan besar dan tentunya mari kita arahkan ketindakan atau perilaku positif!

    setuju😛

  13. ya, kadang kita meremehkan dosa2 kecil
    yang akhirnya menumpuk menjadi besar

    ingatkan terus saya sobat🙂

    insya Allah,saya juga masih perlu diingatkan terus kok choey,sama2 ya saling mengingatkan😉

  14. Oh ya, sekitar 10 hari ke depan bahkan mungkin lebih, ada kemungkinan kegiatan blogwalking saya terhambat atau bahkan mungkin tidak sempat. Tapi insyaallah selama 10 hari ke depan, tiap hari sekitar jam 08.01 WIB ada postingan baru karena saya sudah menyiapkannya dan menggunakan sistem skedul. Semoga sahabat berkenan meramaikannya dengan meyempatkan diri berkunjung ke sana. ngarephehe.com😀

    insya Allah saya kan sudah follow blogmu choey,gapapa gak blogwalk dulu,yg penting nanti kan balik lagi 😉

  15. Jangan pernah remehkan hal-hal yang kecil….
    Saya setuju.🙂

    kalau begitu kita sepakat ya sop😛

  16. Ah, manteb mas. Terimakasih karena selalu mengingatkan. Saya juga sedang mengistiqomahkan yg sunah2 itu.😉

    ini juga sebagai pengingat bagi diri sendiri tentunya mas,saya juga masih butuh diingatkan ,mari kita saling mengingatkan selalu dalam kebaikan dan dalam kesabaran😉

  17. mulai sekarang, aku akan belajar untuk tidak menyepelekan hal2 kecil

    harus takut berbuat dosa , walau sekecil apapun …

    betul,jangan sepelekan dosa2 kecil,bisa2 nanti tanpa terasa sudah jadi besar😐

  18. Gajah aja takut sama tikus…. sama halnya kita kalo liat curut lewat langsung lompat kekekeke…

    hahaha,ini kayak pas suit ya mbak zee? jempol kalahnya sama kelingking??:mrgreen:

  19. Bertahap dalam beramal. Dalam artian, ketika menjalankan suatu ibadah, kita hendaknya memulai dari sesuatu yang kecil namun rutin. Bahkan sifat kerutinan ini jika dipandang perlu, harus bersifat sedikit dipaksakan. Sehingga akan terwujud sebuah amalan yang rutin meskipun sedikit. Kerutinan inilah yang insya Allah menjadi cikal bakalnya keistiqamahan. Seperti dalam bertilawah Al-Qur’an, dalam qiyamul lail dan lain sebagainya; hendaknya dimulai dari sedikit demi sedikit, kemudian ditingkatkan menjadi lebih baik lagi.

    naum selain itu,. Diperlukan adanya kesabaran. Karena untuk melakukan suatu amalan yang bersifat kontinyu dan rutin, memang merupakan amalan yang berat. Karena kadangkala sebagai seorang insan, kita terkadang dihinggapi rasa giat dan kadang rasa malas. Mengikhlaskan niat semata-mata hanya mengharap Allah dan karena Allah swt. Ketika beramal, tiada yang hadir dalam jiwa dan pikiran kita selain hanya Allah dan Allah. Karena keikhlasan merupakan pijakan dasar dalam bertawakal kepada Allah. Tidak mungkin seseorang akan bertawakal, tanpa diiringi rasa ikhlas kan mas ???.

    betul dik,ilmu apapun gak ada gunanya tanpa amal,amal apapun gak ada nilainya tanpa ikhlas🙂

  20. astaga
    gak bisa berkata-kata lagi
    post ini ngena banget ke saya
    suka ngeremehin hal kecilT.T

    gitu ya ded?? sama dong kita hehe ,yuk kita perbaiki😉

  21. yg kecil yg caberawit
    yg kecil yg pegang kunci

    jangan remehkan orang kecil dan yg kecil
    setubuh !!!!!!!!!!!!!!!!

    setujuh dan sedelapan😛

  22. Yang kecil bisa besar, yang besar bisa kecil. Iya nggak, Dot ❓

    betul, kita gak pernah tau,apa yg besar dan kecil di mata Allah🙂

    • Kecil = Besar
      Besar # kecil
      Ayo, nangkap nggak maksudnya🙄

      apa ya mbak? waduh aku bingung nih hehe,apakah dosa kecil = dosa besar?
      *garuk2 kepala kebingungan bukan ketombean😛

      • Hohohoho, masa’ seh sepinter Didot nggak ngerti, pake garuk2 kepala lagi….
        bener mbak gak pinter soal tebakan mah😛

        Atom (kecil)=bom(meledak)
        oh iya ya:mrgreen:
        Teruuuuuuusss………
        Gajah # semut (nah lho🙄 )
        iya betul juga ya😯
        Intinya, semua perbuatan kecil atau besar….semuanya ada dampaknya, kitalah yang memilih.
        betul banget mbak,sama bahayanya mbak😉
        Masih garuk2 kepala, Dot.
        masih mbak hehe ,hobi kayaknya😆

        Sekarang ada teka-teki buat Didot, coba dijawab ya🙂
        waduh teka teki lagi🙄
        Yang besar terlihat kecil❓ gunung dari jauh ya mbak??
        Yang kecil, sesungguhnya besar❓ bulan diatas langit??
        Pada yang kecil. ada yang besar❓ di bulan ada gunung kan mbak?? tul gak??
        Oke, Mbak mau buat Didot garuk2 kepala lagi hehehe
        aduh mbak mel tega bikin daku puyeeeng🙄

  23. kdang kita tidak terlepas meremehkan hal2 kecil..
    dan itulah gunanya kita saling mengingatkan…
    makasih mas🙂

    ya betul banget dek lia,makasih juga tulisan2 filosofis kamu sering mengingatkan saya dengan membuat berpikir tentang hidup ini;)

  24. intinya jangan meremehkan kan Dot.. apalagi dosa2 kecil yang dianggap biasa…😦

    betul tuh nouf,bahaya meremehkan dosa2 kecil,karena udah biasa lama2 hati nurani bisa gak terdengar lagi suaranya karena terlalu sering maksiat,meskipun itu kecil kalau sering kan jadi banyak juga??😐

  25. hhuhuhu..
    iya nih dot.. dosaku kecil2 tapi byk.. jadinya segunung deh..
    astaghfirullah😦

    tinggal tobat aja kok na,terus hindari dosa2 kecil ,apalagi dosa besar,sekecil apapun potensi berbahaya na😐

  26. waaah gue termenung ngebacanya
    dosa gue masih banyak nih

    ckck

    kalau masalah dosa sama banyaknya kita ga,yg penting kita sadar,dan buruan tobat🙂

  27. besar atau kecil, hanya Allah swt yg berhak menilai,
    dengan demikian kita takkan jadi orang yg sombong dgn merasa ‘besar’
    salam

    setuju bun,hendaknya kita selalu merasa kecil di hadapanNYA🙂

  28. gambarnya lucu. ane jagoin yang kecil. hehe

    saya gak berani megang dua2nya:mrgreen: kayaknya bakalan kalah deh saya kalau berantem sama salah satunya😛


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s