Usia Tua

“Dan aku akan lebih tak perduli. Aku mau hidup seribu tahun lagi…, ” – Chairil anwar

Melihat Oma saya yang di tahun 2010 ini  sudah berumur 82 tahun ,saya jadi berpikir. apakah saya akan hidup selama itu, inginkah saya hidup sampai seusia beliau?

Oma sayalah dulu ,yang mengajari saya untuk membaca tulis, semenjak ayah saya kembali kerumah orangtuanya ,ketika ayah dan ibu saya bercerai saat umur saya baru satu tahun setengah dan adik saya baru saja lahir. kebetulan saya ikut ayah dari kecil,dan adik saya dibawa ibu saya karena masih bayi.

Umur adalah bagaikan pisau bermata dua,jika digunakan untuk kebaikan maka jadi baik,jika digunakan untuk kejahatan tentu akan merugikan dirinya sendiri,karena itu kita perlu minta diberikan umur panjang yg bermanfaat.

Saya masih ingat ketika saya kecil dulu,bagaimana kerasnya didikan oma saya ,dulu seandainya saya dapat nilai ujian jelek, saya bisa gak boleh main sama sekali. saya ingat dulu saya dipaksa, harus tidur siang,harus belajar menulis satu buku, kadang disabet pake penggaris atau ikat pinggang kalau saya bandel😦

Kini sosok yang tegas mengajari saya itu telah sirna ,menjadi sosok yg butuh dikasihani,sungguh tidak tega saya melihatnya kini, oma hanya bisa tidur ,semua kebutuhannya telah dilayani oleh seorang baby sitter (benar2 jadi seperti bayi yg tidak berdaya) ,bahkan bicara pun sudah tidak jelas lagi,karena giginya sudah banyak yg hilang ditelan usia. Semenjak oma jatuh yang pertama kali sekitar 8 tahun lalu,kondisinya makin buruk,kemudian jatuh yang kedua kali sekitar 4 tahun lalu,benar2 sudah tidak bisa lagi berjalan.

Semua ini membuat saya berpikir,jika umat Nabi Muhammad dikatakan antara 60 -70 tahun saja (Rasul sendiri umurnya hanyalah 63 tahun) ,apakah saya mau hidup lebih dari umur tersebut sampai pikun seperti oma saya? Yang saya tahu Rasul sendiri selalu berdoa agar beliau dijauhkan dari pikun.

“Sesungguhnya Rasulullah saw memohon perlindungan kepada Allah dgn membaca bacaan-bacaan tersebut pada tiap-tiap selesai salat yaitu“Allohumma inni a’udzu bika minal bukhli wal jubni wa a’udzu bika min fitnatil mahyaa wamin ‘adzabil qobri.” “Ya Allah aku berlindung kepada-Mu dari sifat kikir dan pengecut. Aku berlindung kepada-Mu agar aku tidak dijadikan pikun. Dan aku berlindung kepada-Mu dari fitnah dunia dan dari siksa kubur.”

Mengapa Allah hanya memberikan umat Muhammad umur yg pendek? tentu ada hikmahnya dibalik keputusan ini. bandingkan umur kita dengan umur Nabi Adam yg mencapai 930 tahun,ataupun Nabi Nuh yg disebutkan berumur sekitar 950 tahun.

Dan sesungguhnya Kami telah mengutus Nuh kepada kaumnya, maka ia tinggal di antara mereka seribu tahun kurang lima puluh tahun. Maka mereka ditimpa banjir besar, dan mereka adalah orang-orang yang zalim. (QS 29 : 14)

Bagaimana mungkin kita akan bisa mengalahkan ibadah2 mereka dengan umur mereka yang jauh berkali2 lipat dari kita?

Disinilah rupanya peran Lailatul Qadar untuk umat Nabi Muhammad. Allah maha adil,setiap umat Nabi Muhammad berkesempatan untuk mendapatkan satu hari yg jumlahnya sama dengan 1000 bulan atau sekitar 83 tahun. anggaplah kita hanya hidup 60 tahun,apabila seumur hidup kita , semenjak umur 15 tahun , berusaha mendapatkan Lailatul Qadar ,maka kita punya 45 kali kesempatan untuk mewujudkannya setiap tahun. seandainya saja cuma kita ambil minimnya saja ,misalnya hanya 20 kali yang kita dapatkan dari 45 kali itu,maka total ibadah kita,jika dihitung adalah 20 x 83 tahun atau lebih dari 1660 tahun.

Sudah lebih jauh daripada umur Nabi2 tersebut bukan? nah gimana menurut anda? apakah perlu kita hidup lebih dari 70 tahun dan malah pikun serta nyusahin orang2 lain? ataukah cukup kita diberi umur yg bermanfaat secukupnya saja? yang penting gak sampai pikun kan? toh kalau pikun malah udah gak bisa ibadah ,karena ibadah kan harus dengan kesadaran bukan?

Mari kita menggunakan umur kita saat ini dengan sebaik2nya, Yuk kita Fastabiqul khairat ( berlomba-lomba dalam kebaikan) mulai sekarang😛

“Ya Allah,hidupkanlah aku selama hidup ini lebih baik bagiku,dan matikanlah aku selama mati itu lebih baik bagiku ” (HR Muttafaq’alaih)

*buat temen2 tercinta,perlu diketahui oma saya ini non muslim,jadi sebenernya salah satu kesedihan saya adalah kenyataan bahwa saya udah sulit untuk mengajak dia pada kebenaran yg saya anut ini (islam) karena bicarapun sudah sulit antara saya dengan dia😦

“Sesungguhnya kamu tidak akan dapat memberi petunjuk kepada orang yang kamu kasihi, tetapi Alloh memberi petunjuk kepada orang yang dikehendaki-Nya, dan Alloh lebih mengetahui orang-orang yang mau menerima petunjuk.” (QS Al Qashash: 56).

58 Komentar

  1. Assalamu’alaikum kang didot….

    yuk mari kita berlomba2 dalam kebajikan di sisa umur kita yang makin hari kian berkurang….

    • halo bang jali,mari yuk ,kita semakin pandai menggunakan umur kita ini🙂

  2. Terkadang manusia ada yang panjang umurnya, namun sedikit manfaatnya, dan ada yang berumur pendek namun banyak manfaatnya. Dalam hal ini Rasul pernah bersabda : ” Sebaik-baik manusia ialah org yg panjang umurnya dan baik amalnya, dan sejelek-jelek manusia adalah org yg panjang umurnya tetapi buruk amalnya.”
    mengingat bahwa waktu tak akan kembali, dan kita tidak pernah tau apa yg akan terjadi di masa mendatang, maka berpegang teguhlah kepadaNYA, jangan pernah lepaskan ikatannya. saya pernah dinasehatin supaya banyak berdoa, “Mintalah kepada Allah, untuk memperbaiki keadaanmu, dan berserah dirilah atas segala qodho dan qodarNYA” karena dengan usia yang rata2 pendek, mampukah kita istiqomah…

    • makasih atas tambahan sabda rasulnya mas🙂

  3. Semoga Oma nya, lekas sembuh yah mas, dilapangkan kondisinya , diberikan kemudahan dalam sisa hidupnya…

  4. Oh jadi lagi kecilnya badung yah…:mrgreen:
    lama gak komeng disini, sekalian hetriks…😛

    • emang juga sekarang masih suka bandel mas,tapi yg nyentil Allah kalau sekarang🙂

  5. Yang penting usia yang ada berkah dan bermanfaat serta tidak menyusahkan orang, karena panjang atau pendek kan di luar kuasa manusia…Semoga Oma mas Didot diberi kekuatan dan kesabaran…

    • betul,semua itu tergantung kepada Allah😛

  6. selamat pagi kak….
    habis shalat subuh/tahajud ya..
    *sotoi ni maiank

    jadi inget nenek maiank juga sama umurnya segitu,Alhamdulillah ga pikun…Alhamdulillah shalatnya tetep 5 waktu, shalat dhuha walau sambil duduk. maiank kadang malu hihihi nenek aja masih rajin, maiank masi sering males. Eyang kakung sama putri dulu juga gitu…ALhamdulillah nggak ada yang pikun…malah jadi jadi tempat sharing walau umurnya 100 lebih…tapi sekarang udah nggak ada…tinggal nenek.

    salam buat oma ya kak, oma cantik…loh…
    semoga dalam kebahagiaan selalu…punya cucu kaya kakak sie…#kedip2

    • nenekmu muslim maiank,omaku ini non muslim.

      inilah salah satu sebab kesedihanku mai,aku udah sulit buat ngajak dia kepada kebenaran dengan kondisinya sekarang😦

  7. Dot, kisahmu sungguh mengharukan, tapi tetap tegarlah. Tempaan hidup dari perpisahan dan kekerasan seorang oma, ternyata berbuah manis ya. Setelah beliau tidak bisa memberikan kebaikan kepada kita, kitalah yang gantian membantu beliau. Semoga menjadi amalan yang akan dihisab kelak.
    Usia panjang tapi banyak maksiat, percuma aja,Dot. Beruntunglah orang yang diberi usia panjang dan digunakan usianya itu untuk kebaikan….Usia pendek atau panjang, itu terserah Allah ingin menguji kita dengan yang mana. Menjadi orang yang ‘berprestasi’ di dunia untuk menuju akhirat adalah sesuatu yang harus dilakukan sampai usia senja. Semuanya disyukuri. Yang ditakutkan adalah apakah kita sanggup menghadapi fitnah Dajjal bila diusia senja kita kiamat datang. Mbak memohon pada Allah semoga fitnah itu tidak menggoyahkan keimanan kita pada Allah.
    Btw, mbak doain smoga oma bisa sabar menjalani sakitnya dan terus beribadah walau dalam keadaan duduk atau berbaring…. Sabar ya,Dot….

    • makasih mbak atas doanya,makasih atas nasehatnya.
      justru yg paling sedih itu oma udah sulit mengenali orang,bicarapun sudah gak jelas,makanya saya sedih mbak mel,karena oma itu non muslim. saya udah sulit membawa oma kepada kebenaran yang saya anut,karena masalah komunikasi ini😦

      semoga Allah mengampuni kesalahannya ya mbak mel

      btw,kalo soal dajjal ,menurut beberapa orang,dajjal telah hadir di sekitar kita. nantikan tulisan saya berikutnya ya mbak🙂

      • Oh, gitu ya….Tahu kisah Ali bin Abi Thalib, sang paman rosul saw yang masih belum beriman sampai beliau wafat,Dot? Insya Allah Didot dah pernah baca kan? Didot bisa belajar dari sikap beliau terhadap keluarganya yang non muslim, tetapi tidak mengancam keimanan beliau pada Allah….
        Iya, Dajjal kecil sudah mulai bermunculan. Ya namanya pendusta,Dot. Kalau secara harfiah, tuh dajjal artinya kan yang mendustakan agama, dah banyak sekarang ini berkeliaran. Terus apa yang akan kita lakukan? Ada doanya….Di akhir masa dajjal besar, semoga kita bisa terhindar dari fitnahnya. Mo ke Mekkah aja ah, biar dajjal nggak ngeganggu Mbak. Mbak mo ajak semua kaum muslim, mau ikutn nggak?

  8. Iya, Mas Didot, bener banget.🙂
    Saya udah sadar sejak SMA, bahwa umur panjang bukanlah yang diinginkan oleh manusia. Makanya saya setiap kali ngasih ucapan ultah ke temen2 ato sodara, saya bilangnya bukan “semoga panjang umur”, tapi “semoga diberi umur yang barokah sama Allah SWT”.🙂

    • asop bijak sekali kamu ya… semoga kamu diberi umur yang bermanfaat untuk akherat mu kelak ,insya Allah,semoga kita jadi tetangga di surga nanti🙂

  9. Yang saya tau, standar umur kita emang Rasulullah saw, mas. Lebih dari itu? Bonus dari Allah.

    Gak salah lagi kalo kita mustinya menjadikan umur kita bermanfaat (bagi diri & orang lain) serta berkah. Btw, semoga saya dapet 1000bulan itu taun ini, amiin.🙂

    • betul sekali mas wahyu ,semoga kita dapat malam mulia itu tahun ini ya,kita ittikaf bareng yuk nanti🙂

  10. semoga aku bisa memaksimalkan
    sisa umur ini
    untuk berbuat kebajikan
    amiennnn

    • insya Allah mas,kita semua berharap hal yg sama,menggunakan sisa umur kita sebaik2nya🙂

  11. Umrah atau umur mempunyai dua spirit ; datang ke Baitullah untuk memakmurkannya dan makna lainnya yaitu orang berjalan.

    Dalam Islam yang dinamakan gerak sangat luar biasa, seperti Thawaf, Sa’I, Sholat, dsb, semua dilakukan dengan gerakan-gerakan. Jadi umur yaitu orang yang bergerak, tidak boleh diam. Sholatpun dalam Islam gerak. Gerak menunjukkan dimensi fisik. Gerak badannya tapi hatinya Istiqomah hanya kepada Allah. Inilah keseimbangan yang menjadi satu. Bukan hanya merenung dan diam, bermeditasi mengosongkan diri. Hal seperti ini juga ada, misalnya I’tikaf. Tapi kalau dilihat dalam Islam ibadah terdiri dari gerakan-gerakan ; Thawaf, sholat bahkan puasa. Ibadah puasa merupakan gerak perubahan irama fisik; hidup siang menjadi malam dan malam mejadi siang, jam makan menjadi tidak makan dan jam tidur menjadi jam makan. Itulah luar biasa dinamis.

    Makanya dalam istilah agama dengan shirat; jalan, Thawaf; memutar. Karena itu konsep umur dalam Islam artinya orang harus bekerja, produktif menciptakan kemakmuran, baik kemakmuran spiritual, intelektual, maupun material. Rasulullah dan para sahabatnya juga bergerak dalam berjuang di jalan Allah. Maka orang dikatakan berumur jika umurnya produktif.

    • betul,umur yg produktif ya dik,kalau diam berarti udah gak bermanfaat buat yg lain ,makasih tambahannya🙂

  12. Umur memang jadi penentu dlm kehidupan kita, dgn umur , kita mulai berkembang dan tiap hari bertumbuh, akhirnya berakal dan dewasa.
    Pada tahap bertumbuh kita mulai kenal pd Sang Maha Pencipta, ketika mulai berakal, kita ada pilihan, ingin terus dijalanNYA ataukah mencari jalan lain, ini adalah pilihan, Islam tak pernah memaksa.
    Beruntunya Mas Didot, menemukan dan mendapatkan Hidayah di jalanNYA.
    Bunda jadi ikut sedih melihat Omanya Mas Didot, dlm umur sekian mash dlm keadaan non muslim.
    Semoga disaat terakhir Allah swt memberikan hidayahNYA pd Oma, walupun mungkin sudah susah utk bicara, jangan putus asa Mas, tetaplah berusaha, siapa tau, ini khan rahasia Allah swt, pada detik2 terakhr Oma mau dan mampu mengucap dua kalimah syahadat,amin.
    salam

    • makasih atas doanya bunda,saya agak sedikit pesimis memang dengan oma saya,karena beliau dilindungi oleh keluarga besar saya yg katholik,oma tinggal serumah dengan adik ayah saya dan anaknya yg notabene adalah seagama semua,sedangkan saya termasuk jarang kesana.

      tapi memang jika Allah berkehendak ,siapa yg sanggup menolak?

      yang paling utama buat saya saat ini adalah bagaimana ayah saya yg masih non muslim bisa ikut dengan kebenaran ini,itu lebih jadi prioritas saya,tapi ayah saya ini sangat sayang sama oma saya,jadi kayaknya gak akan berani mengecewakan oma semasa hidupnya dengan pindah agama lain

      wallahualam,semoga Allah memberi petunjukNYA kepada siapa yang dikehendakiNYA🙂

  13. duh, kalau dah berkunjung kesini, selalu komennya panjang2😳
    habis gimana ya, rasanya sedang mendiskusikan sesuatu yg sangat berharga utk dilewatkan, takut kehilangan hal2 berharga disini, utk bekal nanti di akhirat.
    karena tulisan2 disini selalu menginspirasi dan mengajak pd kebaikan dan pemahaman lebih ttg Islam
    terimakasih ya Mas Didot yg selalu berbagi hal2 indah ini.🙂
    salam

    • inna lillahi wa inna ilahi ro’jiun

      segalanya milik Allah dan kembali kepada Allah,saya hanya bisa berbagi apa yg Allah berikan,semoga ini jadi ladang amal saya menuju kecintaanNYA ,terimakasih atas kunjungan dan sharing bunda juga,semuanya sangat berharga buat saya,semoga Allah mempertemukan kita kelak ya bunda,terutama di surgaNYA nanti ,insya Allah🙂

  14. Selamat siang Mas Didot..
    Kita tidak tahu kapan usia kita akan terhenti.. tapi kalo boleh meminta lia mohon dipanggil Allah dalam usia yang tidak terlalu tua…
    Lia suka sekali ke panti Jompo.. Disana lia banyak belajar apa itu arti menjadi “TUA”….penyesalan itu selalu datangnya terakhir.. semoga kita sering menyia2kan😦

    Pencerahan yan indah mas didot

    • semoga tahun ini kita dapat lailatul qadar ya lia,untuk memperpanjang umur ibadah dan amal2 kita🙂

  15. Namun Allah Maha Tahu yang terbaik bagi hamba-Nya🙂

  16. barangkali dengan sentuhan dan upaya mas didot untuk selalu memperhatikan oma dapat membuatnya terketuk dan di akhir hayatnya dia mempercayai agama yang di pilih mas didot adalah agama yang dapat membawa umatnya (di sini mas didot) menjadi orang yang baik dan menjaddi rahmat mengapa tidak diusahakan? tumbuhkan setitik iman dalam dirinya..bukankah hubungan manusia dan TuhanNya adalah sangat spesial? barangkali ini adalah sebentuk ladang amal buat mas didot? walllahualam bisshawab…

  17. hidup hanya sejenak, terlalu berharga untuk di sia siakan. kesempatan hanya datang satu kali

    • betul sekali mbak yuli🙂

  18. Semua pasti tua
    Jikalau kita masih bisa meretas usia

    Semoga makin tua makin baik ahlaq kita

    • betul banget choey,harus makin bijak menggunakan sisa usia🙂

  19. Ikut mengamini semoga Allah memberi hidayah iman dan Islam buat Oma&keluarga..
    salam hormat untuk Oma, gimanapun kontribusi didikan beliau dulu, bikin aku punya temen sekeren mas Didot sekarang (pribadinya loh mas, please deh :D).

    • hihihi,aku juga tau wi,masak orangnya yg keren? kalau keren aku udah ngalahin nicholas saputra maen film AADC dong hehehehe😛

  20. Yang harus kita lakukan adalah mengisi umur kita dengan segala kebaikan dan aksi-aksi yang positif.🙂

    • tentu saja mas ananto🙂

  21. Sedih juga membaca tulisan diatas. Manusia asalnya adalah sosok lemah ketika bayi dan menjadi lemah kembali sewaktu tua. Semua itu sdh menjadi ketentuan Allah Taala yang tak bisa diganggu gugat. Sama jua halnya, kita tidak bisa mengganggu gugat hidayah itu akan diberikan Allah kepada siapa. Nabi saja gagal membujuk pamannya utk masuk islam pada detik2 terakhir pamannya itu menghembuskan nafas. Padahal kurang apalagi nabi Muhammad SAW, kekasih Allah Taala. Tapi ya itu tadi, semuanya telah menjadi hak mutlak Allah

    • berusaha dan berdoa,itu saja bagian kita mas ifan ,sisanya milik Allah,tul kan??😛

  22. Allah Maha Penyayang, Dot.. disisa usia Oma, lakukanlah yang terbaik sesuai kemampuanmu. Tentang hidayah serahkan padaNYa..

    Oma sayang banget sama Didot, bundo tau itu.

    • makasih bundo,didot juga tau itu kok🙂

  23. panjang umur ??
    gimana rasanya ya kalo seorang manusia punya umur panjang? seiring dengan kondisi fisik yang makin memburuk itu..
    SEDIH atau SENANG kah??

    • apapun yg diberikan Allah ,pasti itu yg terbaik buat kita ,jadi kita wajib bersyukur jika telah diberikanNYA umur yg panjang ataupun pendek🙂

  24. Simbah saya juga sudah seumuran Omanya Mas Didot. Tahun ini 83. Masih bisa ke pasar.😉
    Soal usia, bisa saja yang hari ini sehat, beberapa saat nanti tiada, yang sakit malah masih panjang usianya.

    Doakan yang terbaik saja buat beliau Mas.

    • betul sekali mbak,gak ada yg tau siapa yg dipanggil duluan ya😉

  25. Umur adalah rahasia Allah, namun yang penting adalah bagaimana kita menyikapinya dalam kehidupan kita…berusaha hidup sehat, dan bermanfaat bagi orang lain.
    Tentu saja yang saya inginkan jika dikaruniai umur panjang, adalah tidak pikun dan menyusahkan orang lain. Seperti ibu Sulasikin Murpratomo (mantan menteri), tak terasa umur beliau saat ketemu di awal bulan Mei telah mencapai 83 tahun.

    Betapapun Didot harus menjaga Oma, yang telah mendidik Didot selama ini dan mengajarkan kebaikan.

    • makasih bu enny,saya hanya bisa berdoa saja saat ini,selebihnya keputusan Allah,
      saya berdoa agar hidup saya kelak tidak menyusahkan orang di sekitar saya ,insya Allah🙂

  26. hai dot.. maap lagi muncul lagi…
    lagi banyak kerjaan neh di kantor..

    tentang oma kamu yang beda keyakinan, hm… saya juga ngerasain itu.. almarhum eyang kakung saya dari ayah juga beda keyakinan. padahal dia orangnya baiiiiiiik banget. sayang banget ama cucu2nya yang jumlahnya puluhan itu…

    belum kebayang juga ya.. ketika hidup kita sepanjang itu…
    maunya umur panjang, sehat lahir batin, ibadah jalan terus..

    bahkan ada yang bilang lho dot.. mendingan mati muda daripada hidup berlama2 dgn dosa yang bertumpuk2.

    yang terpenting dot, kita beribadah sebaik mungkin, berbuat baik, soal umur, Allah yang tau🙂

    • panjang pendeknya umur,cuma Allah yg lebih tau baik atau tidaknya buat kita.
      yang penting kita jangan menyia2kan kesempatan,kurang lebih gitu kan na??

      “Ya Allah,hidupkanlah aku selama hidup ini lebih baik bagiku,dan matikanlah aku selama mati itu lebih baik bagiku ” (HR Muttafaq’alaih)

  27. Lama atau sebentar kita hisup…semoga sisa usia kita manfaat dan baroqah.. amien

    • insya Allah,amin.

      makasih ya dik cempaka yg manis🙂

  28. saya jadi teringat mbahnya istri juga sampai usianya yang ke100 belum juga mau bersyahadat dan menjelang akhir hayatnya sudah tak bisa berbuat apa-apa kecuali hanya di tempat tidur, berbeda jauh dengan adik nenek saya yang rajin ke masjid di usia yang sama, hanya sakit beberapa hari menjelang akhir hayatnya

    • itulah takdir Allah pak narno,tapi sebenarnya Allah selalu memberi petunjuk,cuma kadang hatinya orang itu sendiri yg udah kotor oleh dosa dan maksiat ,sehingga udah sulit buat menerima hidayah Allah🙂

  29. sebaik baik umur adalah yang berguna untuk banyak orang … bukan hanya berguna untk kita. Jadi ingat almarhum Buya yang hingga hari akhirnya masih terus dakwah.

    betul de🙂

  30. betul didot.. sayang sekali… tapi masih ada harapan kok… sebelum ajal sampe di tenggorokan… doakan beliau yaak…. semoga Allah bukakan hatinya pada al haq ini aaamiiiin

    insya Allah ya nouf,thanks atas doanya lho🙂

  31. Entahlah!
    Aku pun sedang melukis mati Mas Dot.
    Menurutku, cara mati itu ada tiga:

    Mati cara alami
    Mati cara duniawi
    Dan mati cara rohani

    Banyak orang enggan mengupas mati.
    Padahal mati itu adalah peristiwa besar kita.
    Lahir kita adalah alamiah mati kita hendaklah rohaniah.

    Salam Kenal!


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s