Mengapa manusia harus rendah hati

Dulu waktu kecil ,banyak orang bilang saya pintar. Karena pujian2 inilah justru saya sering merasa lebih baik dari orang lain karena kepintaran saya dan karena ilmu saya. Manusia semuanya punya bakat sombong,karena iblis selalu menggoda kita setiap saat untuk menyerupai sifatnya itu.Karena itu , pujilah orang lain secukupnya,jangan berlebihan dalam memuji karena itu bisa jadi menjerumuskan orang yg anda puji.

Dari Abu Musa radhiyallahu ‘anhu, beliau menceritakan bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mendengar ada orang yang memuji saudaranya dengan sangat berlebihan. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Kalian telah mematahkan punggung saudara kalian (kalian telah membinasakannya).” [Hadits shahih, riwayat Bukhari  dan Muslim]

Astagfirullah,Betapa kita sering juga menjadi firaun2 kecil,dengan merasa diri ini lebih baik dari saudaranya.Saat kita marah dan merasa lebih benar dari orang lain,padahal kita tau kebenaran hakiki hanya milik Allah,dan kita semua hanya bisa mendekati kebenaran,lalu mengapa kita masih memaksakan kebenaran2 kita pada orang lain ,padahal kita juga masih bisa salah? apakah kita mau jadi Tuhan dengan memaksakan kebenaran2 kita sendiri?

Segala sesuatu adalah dari Allah,ilmu kita,kekayaan kita,kesehatan kita,kesempurnaan fisik kita. , semua ini hanya titipan belaka,seperti seorang tukang parkir yg dititipkan parkir mobil,ada yg mewah dan ada yg biasa2 saja,namun yg pasti kesamaan dari mobil2 tersebut adalah suatu saat mobil2 tersebut akan diambil lagi oleh  pemiliknya.

Lalu mungkin gak sih kita sombong dengan sesuatu yg gak pernah benar2 kita miliki?

”                                       …kamu tidak diberi ilmu kecuali sedikit”         (QS 17 : 85)

Kesombonganlah yang bikin Firaun hancur,sombong juga yg bikin qorun ditenggelamkan kedalam bumi beserta hartanya,sombong pula yg membuat iblis tak mau menyembah adam saat disuruh Allah.

Sedangkan sesungguhnya apa sih yg saya dan anda miliki? apakah harta kita? tubuh kita ini? atau ilmu kita? bagaimana dengan jiwa kita? apakah jiwa ini dan hati ini juga milik kita??

Pernah  seorang yg bijak berkata kepada saya : “kita boleh sombong kok dengan milik kita…. “

Namun,pernyataan tadi ternyata belum selesai…. , dan pertanyaan selanjutnya dari statement diatas adalah :  “tetapi apa yang benar2 kita miliki?? adakah yg benar2 kita miliki?? “

Kita hanyalah manusia yang hina,berasal dari suatu air yg hina,membawa suatu kotoran yg hina selama kita hidup dalam tubuh kita,dan akan mati menjadi bangkai yg hina pula

“Dan, hamba-hamba Yang Maha Penyayang itu (ialah) orang-orang yang berjalan di atas bumi dengan rendah hati.” (QS 25 : 63)

Allah berkata dalam salah satu hadist qudsi : Sombong adalah pakaianKU.

Lalu, masih maukah kita sombong?? memakai sesuatu yg kita tak pantas menyandangnya?? Allah layak sombong karena DIA maha segalanya,namun kita itu apa dibanding Allah?

Kita semua adalah sama di hadapan Allah,kecuali derajat ketaqwaan kita

Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa – bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa diantara kamu.Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal. (QS 49 : 13)

Inna lillahi wa inna ilaihi rojiun,semuanya milik Allah dan akan kembali kepada Allah. Susah atau senang semuanya adalah anugerah dari Allah,maka pujian  kita kembalikan kepadaNYA karena memang bukan milik kita hakekatnya ,dan kehilangan yg kita suka dan kita cintaipun kita relakan dan ikhlaskan karena juga memang sejak awal bukan milik kita.

(yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: “Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun” (QS 2 :156)

dan belakangan ini, saya baru sadar kenapa Allah baru memberikan ilmu hati dan tobat ini sekarang, bukan sedari dulu. Mungkin itu karena Tuhan membiarkan dosa saya segunung dulu,sehingga saat saya bertobat, saya tidak  akan pernah mampu merasa lebih baik dari anda sekalian,karena sesungguhnya dosa sayalah yg teramat banyak diantara anda semua. Seandainya semua dosa yg pernah saya perbuat itu bisa mengeluarkan bau,tentu tidak ada yg mau dekat2 dengan saya saat ini.

semoga Allah memaafkan segala kesombongan yg pernah kita lakukan ,semoga kita selalu diberikan kerendahan hati dalam setiap langkah kehidupan kita.

“barangsiapa meninggikan diri di dunia, dia akan direndahkan di akherat dan barangsiapa merendahkan diri di dunia ,dia akan ditinggikan kelak di akherat.”

31 Komentar

  1. Kita dilahirkan tanpa membawa apa-apa
    Saat hidup di dunia juga cuma dititipin barang kepunyaan Allah Ta’ala
    Matipun kita tak membawa apa-apa, kecuali amal ibadah kita yang tak seberapa…
    Tak ada satupun yang dapat kita sombongkan…
    Semoga Allah selalu memelihara hati kita…

  2. Tulisan ini di tulis dengan rendah hati dan tidak mengurui. Salam sehat ,semoga keberkahan melingkupi saudaraku ini.

  3. Tulisan yang sangat menggugah, menyadarkan kita bahwa semua yang ada di dunia ini adalah titipan. Dinikmati dan jangan lupa berbagi bagi yang berpunya.

  4. walaupun kita berasal dr sesuatu yg hina, sesungguhnya Allah swt memberikan kesempatan pd kita utk menjadi mulia, dgn selalu menjauhi larangan dan mengikuti perintahNYA.
    semua itu adalah kemuliaan utk dirumah akhirat, yg menjadi tujuan kita hidup kini ,krn kemuliaan di dunia hanya bersifat semu dan sementara saja.
    Akhrnya semua kembali pd diri kita, apakah mengharapkan kemuliaan disisiNYA atau kemuliaan yg semu ?
    jadi, kalau kita dah tau bahwa tdk ada kemuliaan yg sempurna selain kemuliaanNYA, apa yg ingin disombongkan?
    setan diusir dr neraka krn kesombongannya , tdk mengikuti perintah Allah swt yg menyuruhnya sujud pd Adam as.
    salam

    ps: suka sekali dgn gaya tulisan Mas Didot yg selalu kaya makna, namun tdk berkesan menggurui. Terimakasih Mas krn selalu mengingatkan melalui tulisan2 indahmu.

  5. Karena kita hanyalah mahluk
    Allah lah yang memiliki kita
    Kta tak ada apa-apanya jika bukan atas kehendak Allah

  6. penceraahaan!!

    (^^,)

    sangat inspiratif🙂

    smg Allah menjadikan saya seperti mutiara di dasar lautan (^^,) amiinn

  7. setiap habis sholat, saya selalu meminta kepada Allah untuk dijauhkan dari sifat sombong, riya’ dan takabur

    sesungguhnya Allah itu maha segala-galanya
    dan saya tak ada apa-apanya dibandingkan Allah

    nice postingan gan!

  8. harus… harus.. harus..
    rendah hari bukanlah rendah diri..
    Semoga belenggu kesombongan menjauh dari diri kita..

    makasih mas didot kata-kata pencerahannya🙂

  9. kita lahir tidak dengan apa2, Allah memberikan kita penglihatan dan pendengaran lalu kita dapaat belajar. setelah itu kita akan meninggal menjdi bangkai. apa yang harus kitya banggakan???

  10. Tulisan ini memberikan pengajaran kepada kita untuk bercermin siapakah diri kita yang sebenarnya. Diri yang penuh kelemahan dan kehinaan dan tak pantas untuk melakukan kesombongan yang sebenarnya tidak ada apa-apanya

  11. makasi udah ngingetin mas..🙂

  12. begitulah manusia…karena padanya ditamankan sikap cenderung pada jalan kejelekan (fujur) dan kebaikan (taqwa)
    semoga kita selalu memilih jalan yang terbaik, jalan yang mendekatkan pada penghambaan diri pada-Nya
    dan diri ini selalu bisa bermuhasabah atas segala khilaf,,,
    semoga Allah selalu memberi kemudahan,
    -wallahu’alam-

  13. Seumur Hidup kita akan memerang Penyakit hati, termasuk rasa Sombong, sikap Riya…
    Semoga kita tetap mampu saling mengingatkan yah mas…

  14. Yap, kita harus hari2 dengan yang namanya sombong. Ada yang bilang, bangga itu beda tipis dengan sombong.

  15. makin rendah hati, makin bersyukur, makin berkah Allah mengalir…*waterfall hati*

  16. Assalamu’alaikum,
    Kesombongan atau takabur merupakan dosa pertama yang dilakukan makhluk Allah , itulah yang dilakukan iblis. Inti kesombongan adalah menolak kebenaran. Bila sampai ke puncaknya seperti yang dilakukan Firaun , bukan hanya menolak kebenaran, tapi merasa dirinya seperti Tuhan yang selalu benar.

    Siapa pun akan mudah bersikap sombong apabila di dalam hatinya ada perasaan lebih dari yang lain yang dibangga-banggakan. Untuk itu kita perlu selalu ingat kepada Allah yang kadang pada saat-saat tertentu kita lupa.

    Terima kasih Mas.
    Salam

  17. akin :betul kin,semoga kita selalu Allah berikan petunjuk ya🙂
    rumah sehat : insya Allah ,syukron ya🙂
    zee : betul mbak zee ,teruslah berbagi kebaikan😛
    bunda : betul banget dosa pertama adalah setan yg berani membangkang kepada Allah karena merasa lebih baik dari manusia🙂
    achoey : semuanya dari Allah ,akan kembali kepada Allah🙂
    kampret : makasih ,semoga terkabul doanya ,insya Allah😛
    hellgalicious : saya juga selalu minta itu mas,minta diberi ilmu dan kebijaksanaan,serta kerendahan hati saat dilebihkan itu semua🙂
    delia : makasih kembali ya,kamu juga sering mencerahkan saya kok😛
    pusat grosir : kita semuanya dipinjami Allah,tapi sering pelit saat Allah minta kembali,malah sering sombong dengan yg bukan hakekatnya milik kita🙂
    ifan : alhamduillah jadi cermin,buat saya juga sebagai alarm pengingat kok mas😛
    fitri : sama2 ya,insya Allah jadi pengingat saya juga kok ini🙂
    ryan : insya Allah ya,saya juga doakan kita semua😛
    atma : insya Allah mas,kita istiqomah saling mengingatkan ya🙂
    asop : bangga dalam tahap tertentu bisa jadi sombong,tapi kita harus bangga jadi umat muslim dan bangsa indonesia lho,tapi gak usah jadi sombong😛
    wigati : ah wiwi ,basah deh hati ini baca sungai tulisan kamu😀
    abdul aziz : iya pak makanya saya nulis ini juga sebagai pengingat ,inna lillahi wa inna ilaihi ro’jiun😉

  18. Kita hanya debu, yang tak memiliki apa apa… semua pinjaman dan akan hancur, mata akan punah, kecantikan akan pudar, kekayaan akan sirna, apa lagi yang bisa kita banggakan?

    • betul de,kita gak akan sibuk membanggakan diri jika melihat ke dalam diri kita masing2 betapa kita masih banyak dosanya🙂

  19. ““barangsiapa meninggikan diri di dunia, dia akan direndahkan di akherat dan barangsiapa merendahkan diri di dunia ,dia akan ditinggikan kelak di akherat.”
    Pernyataan yang berbau tasawuf mas..hehehehe
    Tak ada batasan untuk kita membanggakan dunia, namun ada batasan standart bagaimana kita memposisikan hakekat dunia itu sendiri,mungkin intinya, jangan sampai ssuatu kebahagiaan yang sementara bisa membuat kita celaka berkepanjangan di akhirat kelak, fasilitas dunia hanyalah “dipinjamkan” untuk sementara, ada deadline, entah kapan Allah bakal menarik semua fasilitas itu, termasuk nafas kita, pasti ada timing kapan kita harus finish untuk menabung dan berlomba2 mengejar kebaikan, mumpung hari ini masih bernafas, ayo di maksimalkan kan untuk totalitas dan kaffah di jalan Allah🙂

    • emang lagi belajar tasawuf nih hehe😛

      hidup jadi berharga karena ada kematian🙂

  20. BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM.
    Semua berawal dari sini

    • berawal dari Allah,dan berpulang kepada Allah😛

  21. yang berhak sombong itu hanya Allah… karena DIAlah Rabbul’alamiin …

    • ah betul itu rose,sombong itu pakaian Allah kok,kita gak pantas memakainya🙂

  22. tuuu dengerin mai, ceramahnya kakak!!!!

    #haduuuh, dilempar senyuum

    hihihi
    🙂

  23. Kalimatnya sangat menyentuh hati kali mas..???

  24. Sudah sangat jelas, Dot…Apa yg mesti kita sombongkan, semua milik Allah, tapi jangan juga berendah diri….krn itu bukan tuntunan-Nya…krn kita makhluk yg mulia ….

  25. bersyukurlah mas…masih diberi kesempatan untuk memperbaiki diri….sebelum nafas berakhir….. ^_^


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s