ilmu dan padi

Ilmu menurut batasannya ada 3 :

1.Kita tau yang kita tau <— ini ilmu yg paling sedikit

2.Kita tau yang kita tidak tau <— ini ilmu yg lumayan banyak

3.Kita tidak tau  kalau kita tidak tau <—- ini yg amaaattt sangat banyak

jadi kesimpulannya lebih banyak yang kita tidak tau daripada yang kita tau bukan?

Allah berfirman  : “Dan tiadalah kalian diberikan ilmu kecuali hanya sedikit.” (QS. Al-Israa’: 85)

maka sikap kita semakin berilmu haruslah semakin sadar bahwa kita semakin tidak tahu,sehingga semakin berilmu kita malah semakin menjadi sebagaimana padi, makin berisi makin merunduk.


*gambar minjem dari om google gak bilang2 seperti biasa:mrgreen:

72 Komentar

  1. merunduk bukan membungkuk:mrgreen:

    • bundo tadi dah keburu senang, solae bundo emang sedikit bungkuk😛

      • bundo udah tua ya bungkuk? hehe😀

        ayo belajar yoga sama saya biar gak bungkuk lagi😉

  2. posisi padi yang merunduk
    seperti posisi otak yang bersujud

    manusia yang tahu siapa dirinya, takkan lupa merunduk dan bersujud
    tapi aku seringnya lupa diri tuh dot😦

    • perhatikan bahwa bukan hanya padi bundo,tapi semua daun bersujud dan menunduk di hadapan Allah.

      semua mahluk hidup lainnya juga berzikir kepada Allah,hanya manusialah yg paling sedikit zikirnya,padahal manusia yg paling banyak diberi nikmat oleh Allah

      “Langit yang tujuh, bumi dan semua yang ada di dalamnya bertasbih kepada Allah. Dan tak ada suatupun melainkan bertasbih dengan memuji-Nya, tetapi kamu sekalian tidak mengerti tasbih mereka. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penyantun lagi Maha Pengampun.” (QS 17 : 44)

      • Coba ya klo kita tahu gimana bentuk tasbih makhluk selain kita? Apa yang akan terjadi?

      • seandainya kita bisa mendengar tasbihnya seluruh alam dan mahluk hidup ini (yg sebenarnya memang bisa dengan hati yg jernih) , maka kita akan malu jadi manusia yg jarang berzikir,diberi nikmat yg terbanyak namun zikir paling jarang ,kurang lebih begitu kali mbak mel ,wallahualam🙂

  3. manusia semakin merasa berilmu, biasanya semakin susah membungkuk..

    maaf baru berkunjung lg

    • itu manusia yg ilmunya masih tanggung dit🙂

      lagi sibuk ya belakangan? hehe😀

      • iya belakangan sibuk😦
        blog terbengkalai

  4. manusia semakin merasa berilmu, semakin susah membungkuk..

    maaf lama ga berkunjung

    • komen yg ini tadi ketangkep si aki ismet ya dit? 😀

  5. Oleh karena itu, kita sering mendengar “Tuntutlah Ilmu Sampai Ke Negeri China” Itu bermakna, bahwa ilmu pengetahuan tidak akan habis2nya meski dicari kemanapun jua. Yang dapat dilakukan sekarang adalah memaksimalkan ilmu itu untuk kemashalatan. Jangan disimpan sendiri. Lebih baik disebarkan kepada mereka yang memang perlu. Tapi ilmu yang bermanfaat, jangan ilmu yang aneh2. Nanti hasilnya malah berkebalikan. Alih2 untuk mendapatkan manfaat, eh malah menambah kehancuran kita. Bagaimana mas Didot? Setujukah anda atau sebaliknya?😛

    • stuju mas ifan,ilmu jika dibelanjakan akan bertambah ,kebalikan dengan harta.

      ilmu seperti pisau sifatnya netral,tergantung penggunaannya untuk apa,jadi gak ada tuh ilmu hitam,semua ilmu aja ,tapi kalo penggunaanya buruk orang jadi nyebutnya ilmu hitam,padahal ilmu hitam sekalipun mintanya sama Allah juga kok ,emang ada ilmu yg gak berasal dari Allah?

  6. kakak pertama, terimalah aku menjadi muridmu *bungkuk*..

    • baiklah adikku,mbak wiwi yg manis,mari kita sebarluaskan kungfu “cinta kasih” dan silat “zikir Allah” kepada seluruh dunia🙂

      • mari…*nurut, langsung bawa2 gembolan*

    • LAH… ini malah jadi film kungfu yaa..
      sayang si kungfu panda udah gak ngeblog lagi,,,,

      iya dot..
      kadang, manusia yang cuma tau dikit aja jadi sok tau minta ampun… semoga kita tidak termasuk yang begitu yaa…

      kalopun berbagi pengetauan, tidak diikuti dengan riya.. hanya berniat berbagi kebaikan. aminnnn…

  7. weih, sederhana tp tajam🙂

  8. Orang Berilmu harus semakin merunduk, dalam menuntut ilmu juga semata2 kita merendahkan diri kita dihadapanNYA…bersikap tawadhu…
    liat batasan yang 3 itu jadi ingat ucapan temen saya…Tau sedikit tentang banyak hal, dan tau banyak tentang sedikit hal…🙂

    • yah memang gak akan menguasai semuanya. kalo ilmu yg mas atma sebut terakhir itu tentang spesialisasi dan generalisasi. yg satu cocok jadi pemimpin (tau sedikit tentang banyak hal) dan yg satu cocok jadi profesional (tau banyak tentang sedikit hal)🙂

  9. ilimu padi, bagus juga untuk di praktekkan dalam kehidupan.

    • pastinya,yg punya ilmu malah jadi sombong berarti dia salah jalan,karena sesungguhnya ilmu untuk menemukan kebesaran dan keagungan Tuhan,bukan merasa jadi Tuhan🙂

  10. *peluk-peluk Didot – virtual tapi – bukan muhrim soalnya*

    Betuuuullll…….!!!!

    Ini yang manusia suka lupa, kalau sebenarnya hanya sedikit ilmu yang diberikan-Nya pada kita. Subhanallah…!! Tetap merunduk ya, Dot. Mudah-mudahan kita termasuk dalam kelompok orang-orang yg tiada takabur krn hanya sedikit yg kita punya🙂

    Ah, si mbah rasanya tidak perlu lagi mengajarkan kungfu pada kisanak *gubrakk!!*

    • *menerima pelukan virtual😀

      gimana sih nih,katanya mau bagi2 ilmu mbah? ilmu kan dibelanjakan jadi bertambah,beda sama harta?😛

      ayo dong dibelanjakan kepada saya😉

  11. ilmu Allah sangat luas dan kita hanya mampu sekian kecil saja .tapi Allah sangat senang dengan umatnya yang mau berusaha.dan akan di tinggikan derajatnya bagi orang-orang yang berilmu. Salam sehat dari kami

    • insya Allah,kita perlu mencari ilmu dari lahir sampai masuk liang kubur,karena ilmu Allah sangat banyak ,dan ilmu itu cahaya hati,sebagai penerang dalam kegelapan kehidupan🙂

  12. Kalo saya sedikit modifikasi dari ilmu padi ini : semakin banyak ilmu harus semakin banyak yang di amalkan pada orang lain .Ayo berbagi gan…Berbagi itu salah satu bagian dari latihan, dan practice makes perfect. Jadi mungkin saran saya dari apa yang saya alami adalah, jika ada media yang dapat digunakan untuk berbagi, adalah satu hal yang sangat baik untuk menggunakannya. Karena pelajaran yang kita peroleh dari berbagi tidak akan merugikan kita, tapi justru membawa kita ke level pemikiran baru yang tidak kita miliki sebelumnya.🙂

    • setuju,dan saya selalu membelanjakan ilmu saya kok kepada kamu kan? termasuk yg mau saya ajarkan kemaren ituh lho dik😉

      insya Allah ilmu bermanfaat buat kita berdua,saya dapat pahala kamu dapat pencerahan 😀

      • Eh iya mas, obrolan kita yang tempo hari itu belum selesei lho? kapan2 di lanjutin lagi ya sharing ilmunya…🙂
        Tak tunggu waktunya…..

  13. Oleh karenanya menuntut ilmu ini tak ada batasan umur.
    Semakin banyak membaca soal blog tenyata semakin banyak yang belum kita ketahui ya mas.
    Terima kasih artikel yang menarik dan bermanfaat.
    salam hangat dari Plesiran-media untuk mempromosikan wisata daerah anda.

    • betul sekali ,ilmu terus dicari sepanjang hidup. tetap tawadhu🙂

      terimakasih atas kunjungannya😀

  14. Ilmu bisa kita peroleh darimana saja, asalkan ilmu itu berguna dan bermanfaat. Ilmu semakin diberikan, semakin bertambah bukan semakin berkurang….

    • setuju ,kebalikan sama harta nih yg pasti🙂


  15. makanya aku suka band PADI…
    lho nyambung gak sih…
    hi..hi..
    pokoknya belajar terus sampai mati..
    tul gak..?
    ..

    • betul ta,belajar gak ada selesainya ,wong ilmu kita amat sangat sedikit kok,dan ilmu Allah itu amat banyak🙂

  16. betul banget, lebih banyak yg kita tidak tau daripada yg kita tau..

    hmm.. tapi kenyataannya banyak juga yang justru menyombongkan ilmu yg dimilikinya.. ya gak kaya padi itu😀

    • itu berarti ‘berat’ ilmunya kurang mas ridu,
      bisa jadi karena kurang berat gak begitu keisi padinya,begitu udah semakin tua dan berisi nanti juga merunduk sendiri kok pastinya🙂

  17. layaknya memang harus bgitu bang, tapi dalm kehidupan sehari2 sngat jarang yg dapat mempraktekkan filosofi padi…

    • berarti kalau begitu ilmunya masih tanggung nda,alias kurang berat,biasanya karateka ban biru atau coklat lebih petantang petenteng ketimbang yg sudah ban hitam diatasnya🙂

      wallahualam

  18. semakin berisi semakin merunduk, asal jangan menjadi lemah…

    terima kasih

  19. Pepatah ‘Tong kosong berbunyi nyaring.’ nampaknya sejajar dengan falsafah padi yang njenengan bahas. Memang benar adanya bahwa seyogyanya kita jangan menjadi sombong ketika kita diberi kelebihan dibanding yang lain. Karena sesunggunya seberapapun yang ada pada kita bukan berarti apa2 di banding dengan Yang Maha Kuasa.

  20. tak bisa dibandingkan jika pembandingnya adalah Ilmu-Nya. Tapi, walau bagaimanapun bukan berarti manusia tak dapat ‘mengetahui’, hanya saja terbatas .

    yah, harus kayak padi tuh😉

  21. salam kenal nihh
    sedang blogwalking dan ketemu blog menarik ini.. ditunggu kunjungan baliknya di http://www.ossmed.com

    • saya bingung nih sama komen yg kek gini,kalo dihapus nanti dibilang gak menghargai😐

      soalnya saya baca di tempat lain komennya sama persis,berarti kan cuma copas doang ya??😯

      jangan diulangin ya plis,saya gak butuh komen banyak,cukup orang yg baca dan menghargai itu lebih baik daripada cuma mengejar traffic ke tempatnya sendiri.

      seandainya kata2 ada yg berbeda sedikit aja…😦

  22. dan aku ini hanya sebuah debu dalam lautan padang pasir…..

    • sama2 debu nih kita,kok bisa saling liat ya?? hehe😀

  23. banyak yg aku ngga tau , tapi sebisa mungkin ,s emakin mulai aku mengetaui sebuah ilmu, akan berusaha aku sharing kepada teman2 yg lain😀

    * berusaha.. !!!!😉

    • ya bagilah ilmu itu walau hanya sejenak saja,eh sedikit saja😛

  24. Semakin berisi semakin merunduk itu kalau padi.
    Di satu sisi falsafah semakin berisi semakin merunduk memang ada benarnya, agar kita tidak menjadi jumawa karena kemahiran dan kebolehan kita.
    Namun disisi lain, diera yang serba digital, kita akan tertelan pembaharuan jika selalu merunduk, sesekali butuh promosi diri😉

    • promosi untuk tujuan yg baik silahkan saja mas,seperti blog ini jika gak ada yg baca kan juga sia2 ya? tapi biarlah Allah yg maha tahu niat kita semua🙂

  25. semakin berilmu semakin mawas diri, sadar akan kejahilan diri..
    semakin tawadu’ dalam hidup,,,

    makasih mas didot, diingatkan kembali:mrgreen:

    • kita mau sombong apanya lho? kita kan cuma tukang parkir aja,yg punya mobil bukan kita,kita cuma dititipin aja kok hehe (minjem dari tulisannya anna )

  26. gambar padi diatas yg sarat berisi, memang benar2 merunduk ya Mas Didot.
    inginnya mencontoh seperti padi, makin berisi, makin merunduk.
    tapi, bunda masih sering lupa hal tsb.
    terima kasih sudah mengingatkan Mas.
    salam

    • ah betul banget bunda ly,kita saling mengingatkan,itulah gunanya ukhuwah islam🙂

  27. Mas, saya jadi merasa tidak tahu apa-apa. Setitik yang saya tahu saat ini rasanya tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan ilmu orang lain, apa lagi dengan ilmu-Nya.

    Sukses selalu, Mas.
    Salam.

    • apalagi seorang guru ya pak,harus selalu mengajarkan kerendahan hati tentunya,karena suatu hari ilmu kita akan disalip oleh murid kita,dan disitulah mereka perlu belajar rendah hati😀

  28. Secara fisik saya memang membungkuk …

    Secara non fisik ?? biarlah orang yang menilai …

    This is concise but impactfull Dot

    I like it … !
    Langsung kena pada intinya …

    Salam saya ..

    • ijin buka kamus dulu om buat tau arti “concise”

      saya bener2 gak tau hihihi😀

  29. semoga aku bisa seperti padi🙂

    • insya Allah mas achoey🙂

    • tiru ilmunya aja, jgn mau jd seperti padi donk…

      • hehe,iyalah mbak mel,masak mas achoey beneran mau jadi padi:mrgreen:

        ntar kita makan dong dia😛

  30. wkwkkwkwkw

    apa lagi oby yang suka pinjem gambar dri Gugel search…
    buanyak lagi
    wkekekkeke

    benr banget
    tirulah ilmu seperti padi🙂
    yang semakin berisi semkain merunduk
    ibu oby juga bilang gitu

    salam dri blogegr abnormal

    • betul bi ,salam buat ibu kamu juga ya,thanks udah mampir kesini🙂

  31. tapi seringnya dibilangin
    “duh maiank kamu itu kok ga ngerti2 siiii kalo dijelasin”
    kalo ga ngerti2, pasti merunduk terus…abisnya malu sih…
    heeee

    • berarti yg ngajarin yg dodol tuh😀

  32. Ilmu kita ini hanya secuil kecil saja, ya.🙂

  33. ilmu padi… makin tua makin berisi …:mrgreen:

  34. padi adalah makanan pokok diri… (halah, komen ga mutu nie Dit… hehehe)


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s