Dosa Pertamax

*judul dibaca : Dosa pertama kali:D

Suatu hari saya pernah terlibat dalam suatu diskusi dengan salah seorang kerabat. kebetulan kerabat saya ini non muslim ,jadi diskusi ringan aja soal agama dan dosa,tapi dia sedikit banyak tau hukum islam,cuma dia mempermasalahkan kenapa ada yg dilarang dalam islam sementara di agamanya tidak dilarang.

percakapan dimulai dengan sebuah pernyataan “Biasanya Dosa itu kan merugikan orang lain ya dot??”

lalu saya jawab “iya”

kemudian kerabat saya itu berkata lagi “seperti mencuri,membunuh dan memperkosa,semuanya itu merugikan orang lain kan? Nah sekarang saya mau tanya sama kamu ,kenapa zinah yg suka sama suka kok dilarang? padahal kan tidak ada yg dirugikan dalam hal ini??”

Saya terdiam. Saat itu saya belum dapat ilham apa2,saya gak punya jawaban,malah saya membenarkan juga statement itu dalam hati.

“benar juga ya?” kata saya dalam hati

Sampai beberapa waktu yg lalu saya teringat akan suatu hal.

Sebuah kisah tentang dosa pertama manusia,yang dilakukan oleh Nabi Adam (manusia pertama yg diciptakan oleh  Allah dan  ditempatkan di surga) yg terpaksa turun ke bumi akibat dosa melanggar perintah Allah.

ingatkah teman sekalian ,apa dosa pertama itu? ya betul, adalah nabi adam yg memakan buah khuldi yg dilarang Allah untuk dimakan. Namun bukan memakan buah khuldinya yg salah,tapi karena melanggar larangan Allah-lah maka hal itu jadi dosa. seandainya Allah tidak melarang memakannya tentu tidak ada dosa atas adam memakan buah tersebut bukan?

Allah berkata secara spesifik dalam alquran : “Dan Kami berfirman: “Hai Adam, diamilah oleh kamu dan isterimu surga ini, dan makanlah makanan-makanannya yang banyak lagi baik dimana saja yang kamu sukai, dan janganlah kamu dekati pohon ini, yang menyebabkan kamu Termasuk orang-orang yang zalim.” (Q.S Al Baqoroh : 35)

Bayangkan aja,seluruh kenikmatan yg ada di surga boleh dinikmati,tetapi oleh Allah dilarang hanya satu hal itu saja (memakan buah khuldi) ,dan Adam malah memilih yg dilarang tersebut untuk dimakan.

Dosa jadi ada,bukan cuma karena merugikan orang lain,tapi juga karena melanggar perintah Allah.

Sepengetahuan saya ,di beberapa hadist yg saya baca,saat di surga nanti,tidak ada lagi larangan untuk kita manusia,apabila kita telah berada di surga,maka seluruh keridhoan Allah telah bersama kita. jadi kita bebas melakukan apapun  ( tidak ada lagi larangan dari Allah) dan oleh sebab itu tidak ada dosa lagi apapun yg kita lakukan.

Tentu aja saya juga mikir,kenapa harus dilarang ya? masak makan buah aja dilarang?? tapi itulah perintah, sama seperti kasus Zinah tadi,hal itu juga sudah jelas bahwa dilarang,mendekati aja udah dosa ,apalagi melakukan.

” Dan janganlah kamu mendekati zina, sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu yang jalan jelek.” ( Q.S Al Isra : 32)

Kemungkinan besar hal itu adalah ujian buat adam,sama seperti ujian umat yahudi dulu ,bahwa tiap hari sabtu tidak boleh bekerja (memancing) dimana justru sengaja Allah membuat setiap hari sabtu ikannya malah pada keluar di lautan (untuk menguji mereka), akhirnya mereka kena murka Allah,seperti terekam dalam surat “Dan tanyakanlah kepada Bani Israil tentang negeri yang terletak di dekat laut ketika mereka melanggar aturan pada hari Sabtu, di waktu datang kepada mereka ikan-ikan (yang berada di sekitar) mereka terapung-apung di permukaan air, dan di hari-hari yang bukan Sabtu, ikan-ikan itu tidak datang kepada mereka. Demikianlah Kami mencoba mereka disebabkan mereka berlaku fasik.” (Q.S  7 /al araf  : 163)

balik soal adam di surga,seandainya Allah tidak menguji adam dengan larangannya,bisa aja kan tuh pohon khuldi di taruh di tempat yg tidak terjangkau oleh adam?? jadi memang menurut saya Allah sengaja menguji nabi adam saat dulu kala itu. seperti saat ini Allah juga tengah menguji kita semua dengan susah maupun senang.

semoga kita semua lulus ujian hidup ini dengan ponten (nilai) yg baik ya:D

demikian hasil reportase saya kali ini,semoga bermanfaat buah pemikirannya:)

56 Komentar

  1. Pertamax (mudah2an tidak dosa :D) saya rasa memang itu arti taqwa : mengikuti perintahNya dan menjauhi laranganNya, jadi tetap dosa : misalnya tidak sholat – tidak ada yang dirugikan – termasuk Allah tidak rugi – melainkan kita yang rugi — mungkin begitu salam😀

    • insya Allah gak dosa pertamax di sini:D

      setuju juga dalam hal sholat,kita yg pasti rugi kalo gak sholat,karena setiap perintah Allah pasti ada hikmahnya buat kita sendiri.

      salam kembali:)

  2. Komen Pertamax🙂
    Saya sudah lupa kapan dosa pertamax saya lakukan…hanya pasti kita harus yakin bahwa Allah Maha Pengampun, dan kesadaran kita dalam mengingatNYA, mudah2an membawa kita kepada kesadaran diri dalam memeriksa akan dosa kecil atau besar, serta yang disadari atau tidak disadari…kesadaran diri bahwa Ujian juga akan membawa kita kepada Derajat dan posisi kita di Mata Allah…
    Mudah2an kita termasuk org2 yg senantiasa selalu memohon petunjuk dan AmpunanNYA

    • gak ada manusia yg sempurna tanpa dosa,bahkan nabi muhammad pun ,beliau pernah marah ataupun khilaf dan ditegur Allah. tapi mungkin untuk dosa besar beliau tidak ya,karena selalu terjaga dalam petunjuk Allah pastinya,beliau kan nabi:)

      kalo kita,ya udah pasti banyak dosa lah,makanya banyak2 istigfar deh,sama banyakin amal dan sedekah:D

  3. Ini kunjungan pertamax saya. Thanks infonya😀

    • keduaxxx..:mrgreen:

      • kok berasa di kaskus ya?? hehehe

    • lho mbak fitri kan udah pernah mampir kesini sebelumnya??;p

    • tumben teh fitri yang notabene blognya banyak mebahas tentang perbandingan agama disini komntarnya segitu doank????😀

      • haha,gak tau tuh yos,masih pagi kali jadi lagi buru2 sambil mau berangkat kerja:D

  4. wah.. dosa pertamaxx sy kapan ya?? yah moga sy dijauhi dari setan2 laknat yg selalu ingin mejerumuskan ke dosa2 yg dibenci Allah..

    salam kenal di kunjungan pertamaxxxx… semangat..😀

    • salam kenal kembali,doanya saya perbaiki ya,semoga diberi kekuatan oleh Allah untuk melawan godaan setan yg terkutuk:D

  5. salam kenal🙂

    • hehe… ini yg themenya sama dengan saya:D

  6. Aku paling nggak bisa kalau diskusi soal agama, Dot. Minder duluan, karena pengetahuanku cetek banget..🙂
    Mungkin, zina dianggap berdosa juga karena jika tidak terangkum dalam ikatan pernikahan, maka akan timbul dosa lainnya, seperti menggugurkan kandungan, dll dsb.. Tau, deh, Dot… Itu alasan untuk melengkapi argumentasi kamu kali… hehehe

    Eniwei,
    It’s always nice to read your posts. dapet ilmu baru tiap hari!:D
    Good day, Dot!

    – ditulis pake komputer kantor, di ruang IT, karena modem masih modar.. hehehe –

    • jiah lala,jangan minder gitu dong,kalo kamu tau masih cetek kan bisa belajar lebih giat,hehehe… ayo dong perdalam pengetahuan agama kita sama2,itu ilmu yg terpenting dalam hidup ini.
      ikut majelis taklim,ataupun liqo kalo kamu mampu. biar semakin disayang Allah:D

      kalo menggugurkan kandungan itu adalah akibat la,bukan sebab. sebabnya dosa zinah itu memang zinah itu dilarang karena pasti ada maksud dari Allah yg mungkin manusia belum bisa jelaskan.

      setiap perintah Allah mengandung hikmah, seperti kenapa babi haram? kenapa anjing liurnya najis? walaupun babi sekarang makanannya bersih (gak makan kotorannya sendiri) dan juga kandangnya terawat,tapi tidak serta merta menghilangkan sifat haramnya tersebut. demikian pula dengan liur anjing.

      minuman yg memabukkan juga sama aja,kalaupun yg minum udah gak mabok lagi (karena udah biasa minum mungkin?) tapi tetap tidak menjadikan hal tersebut jadi tidak haram.

      btw soal belajar ,saya juga belajar banyak dari perenungan2 filosofis kamu kok la,kita cuma bisa berbagi aja,kan ilmu itu hanya sebatas yg Allah ajarkan kepada kita,baik melalui ilham ataupun dari orang lain:)

  7. Ketika saya belum mengenal Islam lebih jauh (jujur saya merasa tidak jauh beda dengan muallaf, karena walaupun saya muslim, tapi saya baru mengesal Islam yang sesungguhnya setelah 20th), saya juga berpikir Islam itu terlalu banyak aturan, ini haram, itu gak boleh, begini jangan, maunya apa sih? Hingga saya merasa terlalu complicated Islam itu…

    Kemudian banyak sahabat saya yang memahamkan tentang akidah, bahwa kita diciptakan olehNya, hidup untuk melaksanakan aturanNya dan mati untuk mempertanggungjawabkan semuanya. Jadi ternyata Allah tidak hanya menciptakan manusia, tapi juga menciptakan aturan. aturan itulah yang nantinya akan membedakan apakah seseorang itu beribadah atau tidak, sesuai tujuan penciptaan itu sendiri. Hal ini berbeda dengan paham sosialis (komunis) yang menganggap manusia berasal dari materi, hidup untuk materi dan mati menjadi materi, ataupun paham kapitalis yang melihat Tuhan hanya berperan sebagai pencipta, sehingga hidup dengan aturan buatan manusia, dan mati menjadi materi.

    Aturan Allah diciptakan untuk manusia sesuai dengan karakter penciptaannya, yaitu sesuai dengan fitrah, memuaskan akal dan menenteramkan jiwa, artinya ketika aturan itu dijalankan membuat manusia bisa merasakan ketenteraman secara komunal bukan individual. Perihal apakah aturan itu bikin susah ataupun enak (dalam kacamata manusia), sesungguhnya dunia adalah ladang perjuangan, perjuangan tanpa henti, perjuangan untuk melaksanakan aturanNya secara kaffah dan perjuangan untuk melawan hawa nafsu, tak ada waktu untuk istirahat, karena Allah menyiapkan tempat terbaik untuk istirahat, yaitu di surgaNya. semoga kita termasuk yang mendapat rahmatNya.

    Dan kita memang tak ada yang sempurna, selain Rasulullah dan ke-10 sahabat yang dijamin masuk surga, maka kita tak ada jaminan apa-apa. Dosa-dosa kecil hingga besar silih berganti kita lakukan, entah itu individu maupun jamaah, maka Allah memperkenankan sistem sanksi untuk kelalaian yang berefek komunal dan taubat untuk kelalaian individual. sistem sanksi (uqubat) Allah adalah sanksi untuk menebus kesalahan di dunia (sehingga jika ikhlas insyaAllah terhindar hukuman akhirat, seperti kisah Ghomidiah yang minta dirajam oleh Rasulullah karena telah melakukan zina) dan mencegah orang lain melakukan kesalahan serupa.

    Ya, Islam agama yang maha dahsyat dan sempurna, Allah telah memberikan serangkaian mekanisme untuk menyelamatkan manusia dari kelalaian yang lebih jauh karena Allah maha tahu ketidaksempurnaan kita, itulah letak kemaha adilan Allah, Allah tidak adil jika menciptakan manusia yang notabene lemah, tapi gak ngasih aturan untuk membuatnya tidak terjebak dengan seluruh kelemahannya.

    Afwan, saya tidak bermaksud sok tahu, ataupun ingin menggurui ataupun merasa lebih baik dari antum semua, saya hanya ingin menyampaikan apa yang saya pahami, jika itu benar InsyaAllah berasal dari Allah, jika salah itu karena kesalahan saya dan saya beristighfar kepadaNya dan mohon maaf kepada antum semua.

    semoga kita selalu menasehati dalam kebaikan dan kesabaran dan ukhuwah kita terbingkai dengan kecintaan kepadaNya. Amin

    *maaf Pak Didot, lagi-lagi saya menuh-menuhin komentnya, kalo tidak berkenan di hapus saja. Jazakallah*

    • gaklah yen,masak saya tega ngapus komen yg udah susah payah berbagi dengan kita semua??;)

      sama kayak oyen,saya juga dulu mikir,islam kok banyak aturannya? banyak doanya? mau naik bus ada doanya,mau keluar rumah ada doanya,mau tidur aja ada doanya. kalo doa melulu kapan aktivitasnya??hehehe

      ternyata dalam islam : segala sesuatu tergantung niatnya.

      maka segala yg diniatkan dari awal sebagai ibadah dan doa dapat menjadikan keseluruhan aktivitas kita sebagai sebuah bentuk dualisme : ibadah dan pekerjaan itu sendiri.

      terimakasih atas sharenya yen,insya Allah bermanfaat bagi yg lainnya yg ikut membaca:D

  8. Harapanku setiap pagi begitu membuka mata adalah agar dijauhkan dari perbuatan dosa dan didekatkan dengan amalan baik.

    Postingan Didot memang ampuh utk mengingatkan kita kembali mengingat tujuan hidup yang fana ini. *big-hug*

    • makasih reva,semoga harapan kamu itu terwujud ya.. insya Allah ,amin:D

  9. Makasih artikelnya sungguh bermanfaat….
    salam kenal kunjungan pertama nih….

    • salam kenal juga,terimakasih udah mampir:D

  10. mantaps artikelnya…

  11. Padahal dalam berzina jelas-jelas wanita lebih banyak dirugikan ya.

    Iya setuju, kalau tidak ada aturan-aturan mana yang baik dan benar… selamanya akan terombang-ambing dalam kesesatan, menyeramkan juga.

    • secara duniawi mungkin iya wanita,tapi kalo soal dosa keduanya sama aja,mau laki atau perempuan.

      adanya aturan memang supaya tertib dan benar tujuan dan arahnya,tanpa itu kita pasti tersesat,makanya Alquran sebagai petunjuk kan dibilang cahaya/ nur😀

  12. Assalamu’alaikum,

    postingannya bagus sekali mas, mudah dimengerti. pendekatan logikanya benar-benar mengalir dan tepat sasaran.
    dosa itu sendiri saya definisikan sebagai segala perbuatan yang menjauhkan kita dari keimanan. menggunjing, berkata tanpa kebenaran, makan berlebihan, dan banyak hal kecil lainnya yang cenderung sudah disepelekan. tapi yang namanya dosa sekecil apapun akan berpengaruh pada kualitas keimanan kita. sekali lagi, infonya benar2 bermanfaat. saya kurang ilmu untuk berkomentar mengenai hal ini

    • walaikum salam mas,terimakasih atas pujiannya.

      komentarnya cukup baik kok ,gak usah minder soal besar kecilnya ilmu,kita semua kan lagi belajar juga:D

  13. duh, dosa pertama dstnya sudah banyak sekali Mas Didot,
    sampai takut tdk bisa ditebus sebelum ajal datang, namun bunda yakin Allah swt Maha Pengampun dan Pemberi Petunjuk, penuh Kasih akan hambaNYA, krn Allah swt selalu mendahulukan rahmatNYA dari pada murkaNYA.
    Beruntunglah kita menjadi orang muslim, dikala ditimpa kesusahan, bersabar, maka mendapatkan pahala, ketika senang bersyukur,maka ditambah2 nikmat oleh NYA.
    Semoga Allah swt selalu memelihara iman dan islam kita semua,amin.
    salam.
    NB: maaf komennya kepanjangan ya Mas😀
    salam

    • gak panjang kok bunda,saya kalo komen biasanya lebih panjang2,hehehe:D

      semoga nikmat iman ini selalu terpelihara dengan bersyukur dan beribadah yg terbaik untukNYA:)

  14. Mengenai “kita bebas melakukan apa saja di surga” itu mungkin menurut saya, lebih karena ketika manusia berada di surga, maka hatinya menjadi suci dan bersih, jadi keinginan seperti berbohong, membunuh, judi dan hal-hal buruk lainnya dengan sendirinya tidak akan pernah terlintas dibenak manusia.
    Mungkin loh, ya. Ini cuma berdasarkan pemikiran pribadi saya sendiri tanda dasar dalil.

    Kalau mengenai perhiasan dari emas, pakaian dari sutra, dan khamar. Semuanya di halalkan karena memang sudah ada penjelasannya.

    CMIIW

    • haha,saya gak tau juga sih karena gak pernah ke surga. tapi di hadist tertulis kok kalau setelah manusia terakhir masuk ke dalam surga (yg berhak tentunya:D ) maka setelah ini tidak ada lagi dosa,semuanya telah Allah ridhoi untuk penghuni surga.

      semoga kita termasuk di dalam orang2 tersebut yg mendapatkan ridho Allah:)

  15. Info berharga.
    Semoga kita tetap istikomah dalam Islam.

    • amin ,makasih ma dede,insya Allah:)

  16. malas BW sbnrnya..
    tp disempatkan kesini ah,,,
    eh ternyata benar kan,, dpt info bermanfaat lg..

    mudah2an dosa pertamax, keduax dll.. dpt pengampunan dr ALLAH SWT..
    amin..
    ttpLah bertaqwa kpd Nya…

    • amin,semoga Allah mengampuni kita atas dosa kita yg telah lalu dan yg akan datang. Allah pasti memaafkan apabila kita bersungguh2 berniat berubah.

      karena di arsy-NYA tertulis : RahmatKU mendahului MurkaKU

  17. Bener juga.
    yang namanya perintah dan larangan emang beda konteks dengan pola pikir.
    kadang emang susah dilogika🙂

    • Allah yg maha tahu dan maha bijaksana telah menetapkan kebaikan untuk kita,jadi kita tinggal ikutin aja sebenernya,gak perlu kebanyakan mikir:D

  18. 🙂 iya mas didot, dosa seperti juga pahala, tidak hanya hubungan antar kepentingan manusia dan manusia..semoga berkah Allah untuk ilmu2 yang mas didot share..

    • terimakasih mbak wigati,senang kalau bisa berbagi,walaupun bukan materi:D

  19. Saya pingin nambahin aja. Kalo soal berdebat soal agama, mungkin saya bakal dead lock, toh saya menyakini apa yang benar di mata Allah, berbeda dengan standar kebenaran dari kacamata manusia. Semua udah aja rel-nya masing2, mending berjalan beriringan walapun beda, yang penting damai.

    Saya jadi teringat ayat yang satu ini mas :

    “Andaikata kebenaran itu menuruti hawa nafsu mereka, pasti binasalah langit dan bumi ini, dan semua yang ada di dalamnya. Sebenarnya Kami telah mendatangkan kepada mereka kebanggaan mereka tetapi mereka berpaling dari kebanggaan itu.” (QS Al-Mu’minun ayat 71)

    di tunggu update berikutnya mas…:)

    • kebenaran punya banyak wajah ,seratus orang yg membentuk lingkaran keliling dan menunjuk arah kanan,maka akan ada seratus arah kanan:D

      Yang maha benar hanya Allah ,dengan segala firmanNYA dalam kitabNYA yang agung ,yaitu alquran:)

  20. Dosa pertama adalah ujian dan cobaan bagi kita, disitulah sebenarnya diri kita mengalami pendewasaan. Manusia bisa belajar dari berbagai ujian dan cobaan itu.

    • betul banget,semuanya itu untuk mendewasakan kita kok:D

  21. zina itu juga merugikan orang lain Dot…
    coba saja lihat turunan akibat dari perbuatan tersebut; kehamilan yang tak diinginkan, anak haram, dan bahkan penyakit kelamin serta hiv aids..

    persoalan pahala dan dosa memang tidak melulu persoalan untung-rugi, tapi juga persoalan ketaatan dan kepatuhan…

    nice posting Dot

    • dari sisi itu bener banget,thanks udah melengkapi tulisan saya ini ya uda:D

  22. reportase sarat hikmah,,,, mantap…

    Salam Hangat Selalu

    • makasih mas,salam saya;)

  23. Menurut pemahaman saya yang terbatas …
    Dosa itu bisa merugikan orang lain,
    tapi juga ada karena …
    Merugikan diri kita … merendahkan diri kita … tidak mensyukuri apa yang telah diberikan NYA.

    Dan perintah ALLAH itu pasti ada maksudnya …
    Ada yang kita sudah mengetahui maksudnya …
    Ada yang belum kita ketahui maksudnya …

    Karena itu adalah Misteri milik NYA semata …

    Salam saya Dot …

    • betul om,selain ke orang lain,juga ke diri kita efeknya. dan pasti maksud Allah itu selalu baik,karena DIA maha baik,kalo gak baik ya bukan Allah,betul kan om??:D

  24. mantap, mas didot..
    yang saya yakini, allah nggak akan buat aturan yang nggak berguna ato mengundang manfaat buat qta😉

    • Pastinya la,semua buat kebaikan kita juga kok:D

  25. didot…i’m coming……
    hehe, maap baru sempat mampir sini lagi dot..🙂

    soal dosa pertamax.. (kaskus banget sih gan.. ane kasih cendol deh… :p)
    betul juga kalo sebenernya intinya adalah melanggar larangan Allah. Kita sebagai muslim, mukmin, yang percaya dan iman kepada Allah, tidak perlu lagi bertanya terus, mengapa… dan mengapa…

    karena ketika kita gak ‘kuat’ dngn pemikiran yang berat itu.. malah bisa mengganggu akidah dan keyakinan kita. Banyak kan yang seperti itu… filsafat agama itu bagus, tapi kalo gak kuat mikirnya.. wah, malah berdampak buruk..

    yang penting kita percaya dan yakin, bahwa apa yang sudah diatur oleh Allah itu pasti baik.

    wah, komennya belibet gituuuu..tapi ngerti maksudku kan ya???🙂

    • iya nih gan,kaskus banget ya?? kebetulan saya juga udah iso di kaskus:hammer:

      segalanya yg Allah maksud pasti baik buat kita,jadi gak usah banyak mikir,istilahnya sami’na wa atho’na ,kami dengar dan kami jalankan ,gitu ya kira2 na??:D

      jangan lupa cendolnya ya;p

  26. Kisah nabi Adam as telah mengajarkan kepada kita bahwa sesuatu yang kita sukai belum tentu disukai oleh Pemilik kita….

    • Tapi yg disukai oleh Pemilik kita pasti sebenarnya disukai oleh jiwa kita kan?? hanya hawa nafsu saja yg membelokkannya jadi kita lupa,betul gak??:D


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s