Pindah – pindah agama

Saya bingung ,kenapa beberapa orang mempermainkan agamanya? saat akan menikah dengan si kristen pindah kristen,saat akan menikah dengan si muslim pindah muslim. tentunya teman2 sekalian pernah dengar tentang artis yg perilakunya seperti ini bukan?

saya pribadi pernah pindah,tapi hanya sekali. dan supaya tidak pindah lagi saya berjanji (kepada Tuhan dan diri sendiri) saya tidak akan pindah lagi kemanapun. saya tidak mau mempermainkan agama  untuk kebahagiaan dunia yg hanya sementara ini. justru seharusnya dunia itu mengikuti ke aturan2 agama bukan? bukankah yg lebih penting adalah kehidupan setelah kita mati nanti? bukankah itulah kehidupan yg sesungguhnya??

Celakalah orang yg menukar akheratnya dengan dunia, bukankah hidup ini hanya sementara? mendingan pilih jodoh yg seagama deh,biar gak nyesel nanti diakherat. gimana dengan temen2? ada yg lagi pacaran beda agama? atau jangan2 malah udah nikah beda agama? nikah di australia atau singapura bisa kok (tidak disarankan oleh saya lho:D )

24 Komentar

  1. “Celakalah orang yg menukar akheratnya dengan dunia, bukankah hidup ini hanya sementara?”
    Betul sekali mas…Agama adalah Ideologi yang mengantarkan ke Kehidupan abadi kelak, jadi kalau salah pilih celakalah nanti kita…dan nikah beda agama, saya sependapat dengan mas didot…pilih yang seagama, karena menikah kelak akan dipertanggungjawabkan pula di Negeri Akhirat…

    • makasih atas kunjugannya mas atma,semoga kita dapat jodohnya yg seiman semua ya:D

  2. HHHmmm …
    Ini kelihatannya memang seperti tulisan simple saja

    namun makna yang terkandung didalamnya sungguh dalam sangat …
    jujur saya baca dua kali Dot …

    Salam saya

    • saya biasain gak berbelit2 kalo nulis sekarang om,jadi straight to the point aja,paling sedikit buat intro yg agak nyambungin ,semoga pesannya di dapat ya om:)

  3. saya sendiri berpacaran dengan beda agama mas, itu juga terkadang yang membuat saya bingung untuk kedepannya, dulunya sich pacaran cuma buat menjawab tantangan teman teman, yang bilang ga’ laku, eh kebetulan aja yang dipacarin tuch beda agama

    untungnya sekarang udah baikan meski tadinya sempat musuhan waktu bilang putus cuma gara2 beda agama

    • hati2 aja mas,kalo umur udah lebih dari 25 dan masih pacaran beda agama,umur segitu seharusnya udah mikirin buat masa depan yg serius. takutnya buang waktu aja,karena gak mudah buat ngerubah orang kalo gak mau dibilang gak mungkin (orang berubah karena dirinya sendiri yg mau berubah alias kita gak bisa maksa orang buat berubah sebenernya,karena hati itu Allah yg menggerakkan)

      thanks udah mampir ya mas:)

  4. Pindah agama karena menikah jelas tidak disarankan. Agama itu ibarat tiang, jadi jika agamanya dipilih cuman karena romansa (yang bisa jadi hilang entah kapan) dan bukan karena pilihan hati serta keteguhan yang mendalam, lah tiangnya bakal lembek dong.. Dan kalo tiangnya lembek, bagaimana seseorang bisa berdiri dengan tegak?

    • kalo tiangnya lembek orangnya letoy,hehehehe…

      just kidding ah la,you got the point oready i see;p

  5. hidup di dunia ini ibaratnya hanya numpang minum atau numpang berteduh, setelah itu masih ada lagi perjalanan jauh yg akan ditempuh, utk itulah perlu bekal yg cukup utk perjalanan tsb.
    Dan, sebaik2 bekal hanyalah takwa.
    Tentang orang2 yg berganti2 agama, patut kita kasihani, mungkin mereka belm memahami dgn baik dan benar, apa artinya keimanan.
    Semoga mereka segera diberikan hidah olehNYA,amin.
    salam.

    • amin bunda ,Allah selalu memberi hidayah kepada siapapun yg menginginkannya. hati manusia sesungguhnya bisa melihat kebenaran,cuma kadang tertutup napsu aja jadi buta,makanya mungkin kata orang cinta itu buta ya??hehehehe…

  6. pernah juga kok pacaran ama beda agama. emang sih waktu itu masih sma. 3 tahun pacaran. tapi, lama-lama kok jadi kurang pas aja.

    bagaimana pun juga soal prinsip ya. gak bisa pake kompromi.

    • kalo aku justru gara2 waktu kuliah pacaran beda agama bisa jadi begini na,hehehe… tapi kalo sekarang ini udah umur kepala 3 masih juga mau beda agama sih itu berarti nyari gara2:D

  7. kakak pertama Oyen (cewek) nikah sama cowok katolik dan memurtadkannya ( salatiga salah satu kota yang paling gencar kristenisasinya, dan rata-rata orang muslimnya menganut paham pluralisme yang mengaggap semua agama sama, seperti ayah saya sehingga saya dulupun seperti itu), sampe akhirnya kakak melahirkan dan ketika ponakan saya umur 1,5 tahun suaminya kabur entah kemana…panjang perjuangan saya untuk mengislamkan kakak lagi, sampe akhirnya tahun kemaren bersyahadat lagi.

    Pluraslime, paham yang kini digencarkan oleh para musuh Islam untuk mengeluarkan seorang muslim dari agamanya, dan yang menedihkan banyak orang Islam yang tidak sadar akan bahaya paham ini, yang sekarang makin digencakan oleh jaringan islam liberal, bahkan Gus Dur salah satu tokoh pengusung pluralisme (silakan cari sumbernya)

    Saya cuman ingin mengajak untuk terus belajar dan melek fakta, terutama tentang masalah kaum muslimin, karena sungguh menyedihkan jika dien yang agung ini tergadaikan oleh sesuatu yang tidak ada harganya…

    jadi mari, kita sama-sama berjuang untuk izzul islam wal muslimin, dengan menuntut ilmu dan mendakwahkannya, sejauh yang kita mampu

    Allahuakbar

    • insya Allah bisa yen,saya beruntung Allah bermurah hati memberikan hidayah kepada saya. mudah2an di keluarga oyen juga dapat hidayah semua ya,bukan sekedar hidayah islam,tapi hidayah memantapkan iman islam,dengan belajar dan berjuang di jalan Allah.

      gak ada yg salah dengan pluralisme sih,kan islam itu agama untuk seluruh umat manusia. tapi kalo menyangkut keluarga dan pernikahan itu gak bisa ditawar kalo buat saya,itu harga mati.

      thanks for sharing ya yen:D

      • Harus dibedakan antara pluralisme dengan pluralitas Pak. Islam mengakui pluralitas (keragaman) tapi tidak pluralisme. Islam mengakui ada agama selain Islam yaitu Yahudi dan Nasrani, bahkan ketika jaman kekhilafahan (pemerintahan Islam) di dalamnya hidup pula Yahudi dan Nasarani, dimana harta dan kehormatannya dilindungi dalam Islam, dan dianggap sebagai bagian dari kafir dzimmi (orang non muslim yang berhak mendapat perlindungan khalifah, karena hidup di dalam wilayah Daulah Islam yang diterapkan aturan Islam di dalamnya dan tidak memerangi Islam), karena memang aturan Islam adalah rahmat bagi semesta alam, untuk seluruh manusia, termasuk non muslim.
        Namun Islam tidak mengakui pluralisme, paham yang menganggap semua agama sama saja/benar, sehingga tidak ada bedanya mana muslim dan mana non muslim, padahal Allah berfirman Sesungguhnya agama (yang diridhai) di sisi Allah hanyalah Islam. QS. 3:19., yang akhirnya membuat seorang muslim tidak masalah jika pindah2 agama ataupun menikah beda agama, karena menurut mereka kebenaran itu relatif, dimana dalam Islam kebenaran mutlak di tangan Allah. Wallahu’alam.

      • berarti yg saya maksud pluralitas yen,hehehe… maap yak:D

        tapi konsep pluralisme ini harus hati2 diungkapkan kepada non muslim,karena mereka juga nganggap agama mereka baik,dan tentu aja mereka juga mikir yg berhak masuk surga cuma agama mereka.

        sedangkan di quran kita dilarang mencela agama lain ,karena takutnya mereka mencela juga agama kita tanpa pengetahuan:D

        terimakasih atas penjelasannya yen *salaman

      • iya pak, makanya Islam memerintahkan untuk berdakwah dengan hujjah dan perkataan yang baik (QS an nahl 125) *akur ya..ho..ho

      • iya bu oyen,akur…. kur… kur… * salaman lagi:D

  8. tuLisan yg begini yg saya suka mas.. dikit tapi penuh arti,,, jadi enak ngebacanya..
    +
    satu info tentang mas didot saya dapatkan…
    heheheh…😉

    • hahaha… makasih fey,tulisan ini kan ada juga di about me (maksudnya tentang mualaf) , saya yg masih kurang info ttg kamu nih fey,lagi mencari tahu terus sambil baca2 blognya:D

      • hahahaha….😛

  9. waahhh nikah itu seumur hdp sekali, bgtu juga memilih agama, mending dipikir bener2 de…
    tapi klo merasa ada yang lebih bener y boleh ja, tapi bukan krn ikut2an lho….cinta ma dia, ikut agama x dy, cnta ma yg itu, ikut agamanya yg itu,,,,ckck…naudzubillah

  10. terima kasih atas sharing info-nya..

    beruntung sekali agama islam yang memiliki ummatnya yang pindah agama ke agama lain. Mengapa?? karena survei membuktikan bahwa orang-orang yang pindah agama tersebut biasanya memiliki perilaku yang kurang cocok untuk ditiru..ya setidaknya berkuranglah orang-orang yang malah “menusuk” agama sendiri dengan perilakunya yang kurang baik tersebut.

    trims,
    Bolehngeblog

  11. salut dan cocok diacungin jempol untuk orang-orang yang karena cinta dan harta mau meninggalkan keyakinannya (untuk agama apapun)..jarang ada orang yang mau dan bisa meninggalkan Tuhan-nya untuk hal-hal seperti itu…

    Bolehngeblog


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s